Tuesday, August 7, 2012

BAGIAN KELIMAPULUH TUJUH KAMPONG


1.       Assalamualaikum sahabat kami sampaikan
Dalam suasana sehat wal’afiat kita jumpa lagi
Pantun berjudul KAMPONG kami hidangkan
Akan bersua selalu bila ke Belitung kita pergi

2.       Setinggi-tinggi bangau terbang di angkasa
Pasti pada akhirnya pulang ke pelimbahan
Kampong berarti pula kampung atau desa
Kadangkala sebuah desa setingkat kelurahan

3.       Angsa berenang di kolam sekawan lima
Kupu-kupu terbang ikut pula meramaikan
Lazimnya sebuah kampung diberikan nama
Nama diberikan  penduduk awal menemukan

4.       Capung dan belalang pun turut serta beraksi
Terbang seputar kolam semua ambil peranan
Bedasar sejarah, legenda serta posisi kondisi
Tanjung serta Air di Belitung nama dominan

5.       Kalaulah ke taman bunga tuan berkunjung
Tentulah sangat mengagumi bunga anyelir
Tanjung tentulah kampung letak di tanjung
Air atau aik ialah tebat atau sungai mengalir

6.       Taman bunga segar dibawah sinar mentari
Terletak indah di kawasan perbatasan kota
Marilah sahabat bersama coba kita telusuri
Ke beberapa kampong daerah pulau tercinta    

7.       Wahai pemuda gantunglah  tinggi cita-cita
Niat baik kelak jadi pemimpin beri tauladan
Tanjung Pandan dahulu kala empunya cerita
Di kawasan pantainnya bertumbuhan pandan

8.       Perkataan dusta sejauh mungkin dihindarkan
Melakukan korupsi jadikan perbuatan haram
Konon di tempat ini gajahmina mencari makan
Kata legenda hewan penyelamat perahu karam              

9.       Berbuat dikau pemuda sesuatu yang nyata
Jadikan negeri ini makmur aman dan damai
Masa kini Tanjung Pandan dijadikan ibukota
Kabupaten Belitung pulau berpantai permai

10.   Senja berakhir tentulah malam menjelang
Bersiap menyambut bintang dan rembulan
Di sebelah timur kampong Pangkal Lalang
Dulu bertumbuhan ilalang sepanjang jalan

11.   Sungguhlah senang menjadi orang kaya
Harga barang melonjak hati tiada gusar
Berlanjut seterusnya ke kampong Air Raya
Air Raya menaruh pengertian tebat besar

12.   Hidup orang miskin selalu berhati waswas
Tiada materi untuk mencukupi kebutuhan
Terus menyambung ke kampong Perawas
Perawas sejenis kayu disana bertumbuhan

13.   Daun teh paling enak yang ada di pucuk
Begitu kata iklan televisi ditonton orang
Tanjung Pandan di pinggir Sungai Cerucuk
Di seberang letak  kampong Juru Seberang

14.   Berlayar di tengah badai sangatlah sukar
Masih beruntung bila ke pantai terdampar
Berlanjut terus ke kampong Tanjung Tikar
Berpasir putih indah bagai tikar terhampar

15.   Niatkan didalam hati rakyat sejahterakan
Bila berhasil pasti rakyat menjadi bangga
Tentang Tanjung Pendam telah di ceriterakan
Konon disana naga terpendam siap menjaga

16.   Daerah Pasar Ikan masa lalu tanah berdebu
Disana berada sebuah bangunan kelenteng
Tanjung Pendam, Air Saga terus Tanjong Kubu
Di Tanjung Kubu dulu berdiri sebuah benteng

17.   Di kala hari hujan payung pegang peranan
Tentu di manfaatkan pula pada hari panas
Kubu atau benteng ialah tempat pertahanan
Dari serangan lanun merampok mengganas       

18.   Marilah kawan kita bergandengan tangan
Berjalan di alam terbuka suasana santai
Tanjung Binga kampong apa pula gerangan
Binga nama siput laut hewan hidup di pantai

19.   Perbuatlah kawan selalu akan kebenaran
Jangan bak nila merusak santan sebelanga
Di pantai kampong ini pula binga bertebaran
Jadilah kampong ini dinamakan Tanjung Binga

20.   Marilah kita main tebakan siapa yang tahu
Adapun kepala burung itu terletak dimana
Tanjung Binga kawasan pantai Bukit Berahu
Pulau Burung berbentuk burung ada disana

21.   Janganlah sampai logam emas dikira loyang
Kalau logam emas pastilah tidak berkaratan
Dari Tanjung Binga terus ke Tanjung Kelayang
Kawasan pantai kampong terletak berdekatan

22.   Bercerai suami istri  berebut harta gono-gini
Bisa diselesaikan hakim di pengadilan agama
Banyaklah  burung layang-layang hidup disini
Maka Tanjung Kelayang kampong diberi nama

23.   Dengar harga minyak naik jangan terkejut
Sesudah minyak gerangan naik apakah lagi
Marilah ke Tanjung Tinggi kita kita berlanjut
Batu granit berbaris di pantai  bersusun tinggi

24.   Bila banyak minyak lampu menjadi terang
Tetapi harga naik rakyat tidaklah senang
Kadang Pelabuhan Bilik juga disebut orang
Pantai berpasir putih serta berarus tenang

25.   Singgah membeli tegel di Pasar Rumput
Harga disana murah untuk penghematan
Kini kita ke kampong Sijuk melalui Keciput
Dewasa ini kampong Sijuk jadi kecamatan

26.   Caca marica anak kambing saya dimana
Anak kambing tuan ada di tengah huma
Keciput juga sejenis siput laut hidup disana
Jadilah kampong ini diberi nama yang sama

27.   Kata pepatah sudah gaharu cendana pula
Jangan tuan berlebihan jikalau meminta
Entah nama Sijuk alias Sijok kapan bermula
Hanya dugaan kelakar saja empunya cerita

28.   Nenek moyang kita membuat kain bertenun
Hasil tenunan dibuat dengan berbagai corak
Konon dulu rakyat melawan perompak lanun
Sijok, sijok, sijok, lalu mereka ramai bersorak

29.   Berhentilah tuan makan dikala sudah kenyang
Kalau diteruskan tuan gembul orang sebutkan
Mungkin arti sijok adalah lawan atau ganyang
Singkat kata Sijok kampong penduduk namakan

30.   Dahulu kegiatan olahraga disebut gerak badan
Kurikulum sekolah berselang seling permainan
Mari dari kampong Sijuk kita ke Tanjung Pandan
Melalui kampong bernama Air dalam perjalanan

31.   Membuat bangunan dikerjakan bersama tukang
Tukang kayu, tukang semen beserta tukang batu
Air Selumar, Air Gelarak, Air Seru, Air Rembikang
Air Rendudong , Air Merbau berakhir di Pal Satu

32.   Tahukah tuan menyantap nasi uduk bagaimana
Palinglah enak disantap bersama sambal kacang
Nama Air di ikuti jenis nama kayu tumbuh disana
Pal Satu tonggak kilometer pertama terpancang

33.   Tempat tambang timah darat disebut kolong
Biasanya berada diatas tanah tidak berbatu
Mari kita bertandang ke kampong Membalong
Kampong Membalong disebutkan juga Belantu

34.   Apabila tuan ingin mengadakan perhelatan
Tentu mengadakan persiapan dan berbenah
Membalong konon nama sejenis kayu hutan
Belantu sejenis bambu pembuat anak panah

35.   Tuan memakai ponsel tentu membeli pulsa
Bersama rekan dari jauh mengucapkan kata
Disini ada Tanjung Kiras dan Tanjung Rusa
Tanjung Kiras elok dijadikan tempat wisata

36.   Bilamana tuan sudah menjadi pimpinan
Berlakulah disiplin agar bawahan meniru
Kiras nama sejenis kayu pembuat bangunan
Rusa adalah hewan incaran para pemburu

37.   Ada jajanan disebut kue putu putri ayu
Bila dicoba satu tuan minta tambah lagi
Banyak kampong diambil dari nama kayu
Seperti Kepang, Bantan, Lasar dan Mentigi

38.   Manakala badan sudahlah lanjut berumur
Orang biasanya ingin pulang dari merantau
Manggar ibukota Kabupaten Belitung Timur
Kala matahari terbit disana dapat dipantau

39.   Kebakaran jenggot sebuah pepatah misal
Cepat bereaksi ketika ada guyon menyapa
Tiada cerita atau legenda dari nama berasal
Konon disana dahulu ditanam pohon kelapa

40.   Ditangkap polantas kalau rambu dilanggar
Surat izin mengemudi tentu dapat dicabut
Mayang buah kelapa disebut orang manggar
Pantai Nyiur Melambai cocok nama disebut

41.   Kawanan  perampok berlari dikejar polisi
Jikalau melawan tentulah akan di tembak
Parihal nama Gantong tiada pula informasi
Maafkanlah tuan sulitlah rasanya menebak

42.   Berkeliling kesana kemari para pengelana
Pergi melanglang buana mengadu untung
Bendungan pice dibangun Belanda disana
Bentuk bendungan mirip jembatan gantung

43.   Bila tuan berlayar bolehkah kami menumpang
Kami berjanji membantu tak akan membebani
Dari Gantong ke kampong Tanjung Kelumpang
Kelumpang jenis batu granit bertebaran disini

44.   Acara nyulo di malam gelap penuh kepekatan
Berebut memburu udang, cumi beserta ketam
Ada tiga Tanjung di selatan letak berdekatan
Tanjung Batu Air, Batu Buyung dan Batu Itam

45.   Tahun berakhir pastilah orang berlibur ramai
Paling menumpuk tentulah di bulan Desember
Deretan batu tentulah menghiasi pantai permai
Tanjung Batu Air disana ada mata air bersumber

46.   Koruptor berkilah tuduhan pada dirinya fitnah
Padahal buktinya sudah tersiar antero negeri
Buyung alias buyong wadah air berbahan tanah
Batu Buyung dikeramatkan punya kisah misteri

47.   Acara maras taun dilakukan sesudah ngetam
Seluruh penduduk gembira ria turut beserta
Batu Itam jenis bebatuan granit berwarna hitam
Masa ini ketiga kampong menjadi obyek wisata

48.   Hendak pulang berkunjung disebut pamitan
Dengan kata lain terkadang disebut permisi
Walaupun kampong letak tidak berdekatan
Dua Air bernama cenderung bagaikan puisi

49.   Waspadalah tuan saat menyeberang kali
Kadang ada hewan buaya disana berjemur
Ada kampong Air Kala dan ada pula Air Keli
Air Kala letak di bagain barat Air Keli di timur

50.   Cobalah tebak teka-teki apabila tuan bisa
Siapakah pergi kemana pun rumah dibawa
Kala adalah kalajengking binatang berbisa
Keli sejenis ikan lele kalau di daerah Jawa

51.   Zaman penjajahan tentara disebut sedadu
Sebagai alat mereka menegakkan kuasa
Air Madu kampong tempat menyuar madu
Disana banyak di tanam nanas manis rasa

52.   Rawatlah tuan selalu bangku di serambi
Terkena tampias warnanya bisa kusam
Dekat Air Madu terletak kampong Kelubi
Kelubi jenis buah-buahan rasanya masam

53.   Di Belitung mentimun disebut belungkak
Banyak orang tanam di desa Kepayang
Marilah meninjau kampong disebut kelekak
Kebun buah-buahan warisan nenek moyang

54.   Gajah bekerja kuat menggunakan belalai
Memindahkan barang sangatlah pandai
Kelekak Datuk, Kelekak Usang, Kelekak Balai
Ada pula Kelekak Nangak dan Kelekak Ludai

55.   Jangan tuan mengemudi di kala ngantuk
Istirahatlah dulu kendaraan dihentikan
Kelekak Datuk jelas kelekak warisan datuk
Kelekak Usang kelekak yang awal didirikan

56.   Bila tuan datang menghadiri perjamuan
Pakaian sederhana pantas tuan kenakan
Kelekak Balai mulanya tempat pertemuan
Baripat beregong dulu disini dipermainkan

57.   Mengapakah puan bersedih menyendiri
Janganlah sampai menangis dan meratap
Kelekak Nangak ada legenda seorang putri
Nangak nama pohon daunnya pembuat atap

58.   Persembahkan rangkaian bunga melati
Kepada kekasih tercinta cobalah merayu
Kelekak Ludai punya legenta senjata sakti
Ludai jenis pohon asal dari tanah Melayu

59.   Sungguh amat indah cahaya sang pelangi
Melingkar diatas angkasa berwarna-warni
Tidak semua kampong dapat kita kunjungi
Rangkaian pantun kita sudahi sampai disini

60.   Kala matahari terbit di timur sianglah hari
Malam ditinggalkan menyongsong pagi
Tabik tuan beserta puan kami mohon diri
Pada pantun mendatang kita bertemu lagi

Bogor,  24 Maret 2012


No comments:

Post a Comment