1. Senang bertemu lagi wahai rekan
Perihal Imlek coba kami ceritakan
Dipulau Belitung biasa merayakan
Gong Xi Fa Cai bersama kita ucapkan
2. Konon ikan arwana pembawa hoki
Diruang tamu akuarium ditempatkan
Semoga Imlek akan berlimpah rezeki
Serta kesehatan selalu terpeliharakan
3. Hindarkanlah dunia dari bau mesiu
Sesungguhya perang amat merugikan
Sin Tjun Kiong Hi Thiam Hok Thiam Siu
Begitulah genersasi tua sering ucapkan
4. Pandanglah indah samudera membiru
Bersantai dipantai sambil berjemur
Selamat datang musim semi yang baru
Semoga tambah rezeki dan panjang umur
5. Menanam padi disawah tanah dibajak
Dengan hewan kerbau bajak dikerjakan
Sesungguhnya para leluhur manusia bijak
Banyak sekali falsafah mereka wariskan
6. Ramai orang membeli bandeng dipekan
Menjelang tahun baru diminggu depan
Petunjuk nenek moyang jangan abaikan
Penyuluh arah mengarungi kehidupan
7. Bermacam bunga banyak diperniagakan
Jenis bunga pilihan bukan sembarangan
Berbagai kebajikan harus dilaksanakan
Hindarkanlah pula dari segala larangan
8. Mau berniaga orang menyusun rencana
Dari usaha sederhana tentu memulai
Adat warisan lelehur bermuatan makna
Terkandung budaya tinggi tiada ternilai
9. Kalau hendak berniaga tanpa kendala
Keramah tamahan tentu harus dibina
Dari negeri Tiongkok perayaan bermula
Kini Imlek dirayakan disejagat buana
10. Mentari tenggelam indah panorama
Siang berpamitan malam menjelma
Tentulah etnis Tionghoa paling utama
Dihari yang bahagia berukaria bersama
11. Peliharalah tuan sikap budi pekerti
Hormat sahabat niscaya tuan alami
Dinegeri asal sambut musim berganti
Dari musim dingin berganti musim semi
12. Gagah penampilan pasukan berkuda
Dimedan tempur senantiasa berjaya
Banyak didalamnya bermuatan legenda
Dimasa kini telah menjadi adat budaya
13. Dipasar Manggar membeli kue bulan
Kue bulan dikemas hargapun dihitung
Imlek dirayakan berdasar penanggalan
Hanya para akhlinya pandai menghitung
14. Pada waktu bunga sedang berkembang
Banyak rama-rama datang berterbangan
Duabelas jenis hewan dijadikan lambang
Masing-masing membawa peruntungan
15. Bersinar mata anak dara bagai kejora
Dagu mungil bagai lebah bergantung
Dirayakan orang ramai dibumi Nusantara
Tidaklah terkecuali pula di Pulau Belitung
16. Batang kelapa tumbang melintang
Ketengah lautan batang mengapung
Dikala perayaan Imlek mejelang datang
Masyarakat Tionghoa pulang kampung
17. Kata nyanyian seribu tahun tidak lama
Hanya sekejap mata tiadalah kentara
Berbondong rombongan mudik bersama
Melalui perjalanan laut maupun udara
18. Marilah berkunjung kedaerah Lingga
Pantai Batu Berdaun tempat wisata
Merayakan Imlek dtengah kekuarga
Di Pulau Belitung kampung tercinta
19. Buatlah rokok dari kembang kecubung
Untuk penyakit asma obat penawar
Harga karcis angkutan tinggi melambung
Berapapun dipatok tidaklah lagi ditawar
20. Pergi kepasar Glodok membeli capcai
Capcainya panas digoreng dikuali
Berapa harga ditawarkan okelah cincai
Toh kesempatan hanya setahun sekali
21. Minuman jamu banyak didagangkan
Digemari orang walapun berbau sangar
Penuh padat bandara dapat dibayangkan
Suara rio cingkau hingar bingar terdengar
22. Jagalah wahai tuan dari kewibawaan
Dihormati orang pastilah tuan bangga
Pesawat dipadati berbagai bagasi bawaan
Jeruk, apel, anggur, mangga dan buah naga
23. Jangan bagai pungguk rindukan bulan
Hati-hatilah tuan dalam bermain cinta
Pohon meihwa tentu tidak ketinggalan
Berwarna warni sedap dipandang mata
24. Sejenis beruang besar binatang panda
Dinegeri Tiongkok binatang ditemukan
Dipelabuhan laut keadaan tak berbeda
Penumpang kapal laut penuh bedesakan
25. Kalau tuan ingin jadi pengembara
Untuk penunjuk jalan pakailah peta
Bertemu keluarga sangatlah gembira
Perayaan ditunggu ada didepan mata
26. Zaman dahulu tidak terbayangkan
Bagimana cara menggapai bulan
Petunjuk leluhur bersama dikerjakan
Tradisi serta adat sejak lama berjalan
27. Melalui internet orang berkenalan
Mengirim pesan menanti jawaban
Bersihkan rumah hilangkan kesialan
Selesaikan hutang hilangkan beban
28. Berangkat berburu siapkan senapan
Masuk kedalam hutan buruan dilacak
Jadikan urusan keluarga damai kedepan
Siapkan makanan sebelum hari puncak
29. Menjadi pemimpin terima laporan
Segala macam masalah dilaporkan
Berbagai bimbingan beserta anjuran
Agar anak cucu hidup dalam kebaikan
30. Disaat laporan telah berdatangan
Pelajari seksama dengan cermat
Berbagai larangan beserta pantangan
Menjaga anak cucu senantiasa selamat
31. Laporan disampaikan secara berkala
Dibumbui segala macam pandangan
Berbagai jenis makanan disiapkan pula
Untuk makan bersama serta hidangan
32. Menanti tiba kendaraan diterminal
Banyak kendaraan berbaris panjang
Dua jenis makanan paling terkenal
Kueh bacang dan kueh keranjang
33. Pulau Samosir letak di Danau Toba
Sesekali datanglah wisata bersama
Bila perayaan puncak sudahlah tiba
Dimulai hari pertama bulan pertama
34. Keagungan Borobudur selalu terjaga
Keseluruh dunia candi termasyhur
Makan malam bersama acara keluarga
Tanda ucapan terima kasih bagi leluhur
35. Didalam candi budaya diperlihatkan
Berderetan patung batu berpahat
Petasan dan kembang api dinyalakan
Untuk pengusir datangnya roh jahat
36. Jikalau tuan takut tangan terluka
Janganlah bermain dengan sembilu
Pintu dan jendela biarkan terbuka
Kegagalan tahun silam biar berlalu
37. Diperbuat perabot kayu meranti
Papan dipotong serta digergaji
Seluruh kelenteng penuh dipadati
Altar setiap rumah dipenuhi sesaji
38. Dahulu kayu gaharu diperniagakan
Diperniagakan pula kayu cendana
Puja berserta puji leluhur dipanjatkan
Semoga dapat ketenangan dialam sana
39. Gunung Semeru berpuncak Mahameru
Melakukan penelitian ahli berdatangan
Pakaian baru petanda semangat baru
Warna merah lambang keberuntungan
40. Beli beras ketan dikampung Bantan
Singgah di Cerucuk membeli keladi
Hujan turun petanda bawa keberkatan
Nyaris setiap Imlek peristiwa terjadi
41. Kalau berperang pantang menyerah
Kobarkanlah terus semangat juang
Angpau amplop dari kertas warna merah
Bingkisan untuk anak-anak berisi uang
42. Hendak menembak pasang peluru
Sasaran tembak perhatikan teliti
Lampion terpasang disegala penjuru
Dominan warna merah sudahlah pasti
43. Manakala pasukan senantiasa bersatu
Pastilah menang dalam pertempuran
Barongsai serta liong dimainkan tentu
Seluruh masyarakat mendapat hiburan
44. Dimasa kini banyak senjata mutakhir
Setiap saat peperangan bisa meletup
Limabelas hari bulan perayaan berakhir
Cap Go Meh adalah perayaan penutup
45. Ada sebuah jembatan besar pice disebut
Sejak lama berdiri anggun dikota Gantung
Sembahyang kubur dan sembahyang rebut
Kebiasaan tradisionil Tionghoa di Belitung
46. Kota Singapura kota internasional
Teletak diselatan Tanah Semenanjung
Pulau Belitung telah sejak lama dikenal
Dari seluruh dunia bangsa berkunjung
47. Kalau naik kendaraan macet dijalan
Makanlah sangu jikalau perut lapar
Bangsa Tionghoa tentu tidak ketinggalan
Baik sekadar singgah ataupun terdampar
48. Janganlah sering berucap sembarangan
Dengan etika sopan santun tuan terikat
Diabad delapanbelas mereka berdatangan
Pertambangan timah menjadi daya pemikat
49. Dimusim kemarau keringlah telaga
Sangatlah mederita hewan melata
Sebahagian datang maksud berniaga
Bersama menetap dipulau tercinta
50. Mendirikan rumah membuat pondasi
Pondasi terbuat dari semen dan batu
Dengan rakyat setempat beradaptasi
Besama masyarakat mereka menyatu
51. Pergi kekota Bandung lewat Cimahi
Sampai kekota Bandung sahabat dicari
Adat serta budaya saling mempengaruhi
Khusus pertukangan dan ilmu bela diri
52. Masuk kerestoran ditanya pelayan
Makanan apa saja menjadi pesanan
Cara berkebun dan menjadi nelayan
Juga cara membuat berjenis jajanan
53. Janganlah tuan suka berkelahi
Janganlah pula suka dendam dihati
Adat rakyat setempat mereka patuhi
Tiga serangkai desa mereka hormati
54. Kalau mobil sedang dikemudikan
Wasapalah rambu jangan dilanggar
Banyak kelenteng mereka dirikan
Dikota Tanjung Padan dan Manggar
55. Bermobil kedesa jalannya sempit
Jagalah kecelakaan jangan terjadi
Dikota Gantung dan Kelapa Kampit
Di Sijuk dan Gunung Burung Mandi
56. Hampir setiap hari televisi beritakan
Ada orang hilang tanpa kabar berita
Kini menjadi bagian tidak terpisahkan
Bersama membangun pulau tercinta
57. Harum semerbak sibunga tanjung
Lagu Semenanjung sering dinyanyikan
Coba kepulau Belitung tuan berkunjung
Masyarakat sarat toleransi tuan saksikan
58. Ayam berkokok beradu sudahkan
Petanda sang hari sudahlah pagi
Kisah perihal Imlek kita selesaikan
Pada kisah lain kita berjumpa lagi
Bogor, 03 Pebruari 2011


