BUNGA RAMPAI - BATU SATAM
1. Salam sejahtera kami ucapkan
Bunga rampai pantun dinamakan
Bermacam kisah dapat diceritakan
Dibagian lain belum disampaikan
2. Jangan takut mendirikan kebenaran
Janganlah ada udang dibalik batu
Bunga rampai bunga campuran
Berbagai bunga dicampur menyatu
3. Yang salah jangan dibenarkan
Janganlah pula bebicara dusta
Kepada tuan kami perkenalkan
Perihal spesifik pulau tercinta
4. Yang benar jangan disalahkan
Berlaku adil berbohong jangan
Tentang batu satam kami kisahkan
Oleh-oleh Belitung buat kenangan
5. Berkapal ke Singapura melalui Batam
Kapal mengangkut banyak peti kemas
Dibumi Belitung terdapat batu satam
Bagus dipakai perhiasan diikat emas
6. Tiba di Singapura jangkar diturunkan
Kapal ramai dibongkar secara massal
Banyak penelitian telah dilakukan
Perihal batu satam dari mana berasal
7. Bandar Singapura penuh kesibukan
Merapat mendekat lautnya dalam
Konon dari benda langit bertabrakan
Peristiwa terjadi jutaan tahun silam
8. Pergi darmawisata mencari hiburan
Bermobil bersama kepelabuhan Merak
Lalu benda langit pecah berhamburan
Jatuh dibumi Belitung pecahan terserak
9. Menyeberang ke Bakauheni dilakukan
Segera naik kekapal jangan tertunda
Ada sementara pendapat mengatakan
Hanya di Belitung batu satam berada
10. Dipantai permai nyaman bermain
Dilengkapi peralatan segala sarana
Ada pula pendapat yang berkisah lain
Satam terdapat dilima kawasan buana
11. Banyak ikan hidup dilaut berkarang
Dari perahu dipandang megasyikkan
Namun kenyataan hingga sekarang
Hanya di Belitung sang batu ditemukan
12. Tiba waktu pagi matahari bersinar
Malam dan siang datang begantian
Entah pendapat mana yang paling benar
Semoga ilmuwan melukukan penelitian
13. Tanaklah beras barang segantang
Buat hidangan sanak dan kawan
Penduduk menyebutnya tahi bintang
Billitonite sebutan para ilmuwan
14. Masakan sup daging juga sediakan
Jangan lupa memakai daun seledri
Biarlah penelitian ilmuwan lakukan
Jangan cerita satam menjadi mesteri
15. Sudah jadi tugas penjaga malam
Keliling kampung jalan meronda
Sejarah batu satam peristiwa alam
Bukan hanya sekadar suatu legenda
16. Kalaulah tuan seorang selebriti
Diseluruh media jadi bahan berita
Kepada para ilmuwan serta peneliti
Telitilah akurat berdasarkan fakta
17. Jadilah tuan seorang yang ramah
Dimana saja tuan dapat diterima
Adakah kaitan batu satam dan timah
Dibumi Belitung terpendam bersama
18. Sangatlah sulit menangkap belut
Belut mengelepar persaanpun kesal
Suatu cerita beredar mulut kemulut
Dari bahasa Tionghoa sebutan berasal
19. Menangkap belut orang perlombakan
Hiburan menyenangkan anak remaja
Konon pekerja Tionghoa menemukan
Ditanah tambang timah tempat bekerja
20. Ramai turun kelaut menyuluh ketam
Sampai menjelang dini baru berhenti
Dari bahasa Tionghoa sebutan satam
Empedu pasir konon satam berarti
21. Bersama menyuluh menjadi hiburan
Rasa persahabtan terus berkembang
Warnanya hitam bermacam ukuran
Tak pecah dipalu tak tembus dilubang
22. Bersepeda kekebun memetik manggis
Kebunnya terletak jauh dikaki bukit
Konon batu satam punya kekuatan magis
Penolak racun dan penyembuh penyakit
23. Dalam karung manggis ditempatkan
Dibawa kepasar tempat berjualan
Sengaja menambang sulit didapatkan
Nasib beruntung ditemukan kebetulan
24. Bupati naik podium pidato diucapkan
Pidato diucapkan dimajelis terbuka
Sejak dulu batu satam diperdagangkan
Komoditas mahal ditemukan langka
25. Sejumlah uang nenek kumpulkan
Uang nenek simpan dalam kepunjin
Rezeki halal bagi yang menemukan
Sumber penghasilan bagi pengrajin
26. Janganlah tuan suka berpura-pura
Berpura-pura itu fatal akibatnya
Diburu kolektor dari manca negara
Diseluruh jagad satam tiada duanya
27. Kalaulah tuan sedang beruntung
Jangan sampai mabuk kepayang
Oleh-oleh batu satam dari Belitung
Sampaikan buat keluarga tersayang
28. Riang berdendang sambil menari
Berpesta penduduk setahun sekali
Pantun batu satam mari kita akhiri
Pada pantun lain berjumpa kembali
Medan, 26 Oktober 2010
Thursday, April 28, 2011
Tuesday, April 19, 2011
BAGIAN KEDUABELAS
LEGENDA - TONGKAT EMAS (1)
1. Salam tabik wahai sahabat sekalian
Kami sampaikan sebuah legenda
Legenda dikisahkan berupa rangkaian
Dengan versi lain mungkin berbeda
2. Anggota parlemen gagah berdasi
Sesama rekan saling menyapa
Legenda tersurat berbagai versi
Namun tersirat dalam tema serupa
3. Gedung bertingkat tinggi didirikan
Ditengah keluhan rakyat menderita
Bermacam bentuk versi disampaikan
Sesuai kepandaian pengungkap cerita
4. Menang pemilu parpol beruntung
Masuk parlemen mereka bangga
Beredar dikalangan rakyat Belitung
Bebas diceritakan siapapun juga
5. Tidakkah terpikirkan rakyat merana
Jutaan mereka masih hidup sengsara
Legenda sama tersebar dimana-mana
Diberbagai kawasan daerah Nusantara
6. Indah gemerlap angkasa raya
Berhias sinar bintang berjuta
Legenda boleh tidak dipercaya
Hanya kisah tak didukung fakta
7. Setinggi langit gantungkan cita-cita
Kata sang pemimpin penuh wibawa
Maka berkisahlah siempunya cerita
Cerita zaman bahari suatu peristiwa
8. Mengale dimakan umbi dan pucuk
Ditanam diladang oleh petani
Konon berada dialiran Sungai Cercuk
Terletak delta tidak berpenghuni
9. Genggamkan jari tangan dikepal
Rentangkan lengan untuk disuntik
Delta mungil disebut Pulau Kapal
Pulau tak disinggahi beraroma mistik
10. Kalau mengetam padi berisi bernas
Bolehlah sebagian dibuat bertih
Kalau melewati pulau dihujan panas
Kadang terlihat seekor kera putih
11. Ramuan jamu berbau sangar
Belilah segelas jangan berhutang
Bunyi menyeramkan sering terdengar
Seperti suara berbagai binatang
12. Jamu penyehat tubuh anggota
Siapa minum bisa awet muda
Tentang pulau terkisah cerita
Cerita kemudian menjadi legenda
13. Dimasa perang sistuasi kemelut
Mendengar letusan jangan terkejut
Legenda disampaikan mulut kemulut
Zaman kezaman terus berlanjut
14. Kalaulah tuan berbaik perangai
Tentulah sahabat berendah diri
Konon dikampung dihulu sungai
Hiduplah sepasang suami istri
15. Perlakukan sahabat sama setara
Mereka merasa dapat kehormatan
Pasangan memiliki seorang putra
Putra kesayangan bernama Kantan
16. Pisang kelutuk pisang selamatan
Ditaman diladang bersama tebu
Sang bapak disapa Pak Kantan
Mak Kantan panggilan sang ibu
17. Pohon pelawan pembuat arang
Arang ditumang didaerah pedalaman
Keluarga Kantan sangat dihormati orang
Berpenampilan baik santun budiman
18. Membangun rumah pohon dibongkar
Halaman sempit rumahnya besar
Kerja sang bapak mencari kayu bakar
Sang ibu setiap hari menjual dipasar
19. Memelihara udang didalam tambak
Kecil dan besar ditambak berbeda
Kantan membantu mendorong gerobak
Untuk melancarkan kerja ayah bunda
20. Pisang ditanam didaerah Belantu
Di Belantu tumbuh rumput tegari
Demikian kerja bantu membantu
Untuk mencari nafkah setiap hari
21. Akar tegari dibakar dipedupaan
Wangi semerbak segar terasa
Sang bapak selalu datang kepertapaan
Bersemedi meminta petunjuk Yang Kuasa
22. Ikan ketambak dipancing melawan
Pancing dilarikan mulut terluka
Kala lengang Kantan pergi berkawan
Membandering burung kesukaan mereka
23. Angin tenang berlayar tidaklah lama
Sambil memancing duduk bersantai
Kawan Kantan punya berbagai nama
Yang gemuk pendek namanya Katai
24. Pulau Mendanau kampung Petaling
Letak berdekatan Pulau Sebungkok
Yang bermata sipit namanya Juling
Tubuh melengkung bernama Bingkok
25. Ayam mengeram didalam kotak
Sudah menetas anaknya mencicit
Berkepala gundul namanya Butak
Betubuh kecil mungil namanya Kecit
26. Dipucuk kelapa kelayang hinggap
Pohon kelapa tumbuh tinggi sekali
Berbadan tinggi tegap namanya Agap
Ada pula yang bernama Jali dan Sali
27. Dikarbit pedagang pisang peraman
Diangkut kepasar bahu menggotong
Lebih apes lagi yang bernama Saman
Tangan disambar buaya dipanggil Kutong
28. Pecal dijual perempuan berkuncit
Bekedai disamping penjual lontong
Katai, Juling, Bingkok, Butak dan Kecit
Kantan, Agap, Jali, Sali dan Kutong
29. Nasi kebuli ditanak berminyak samin
Dicampur garam untuk pemasin
Ditambah sikembar Deman dan Demin
Mereka sepermainan jumlah selusin
30. Ketam kelemangok hidup dibatu
Merayap cepat makan menyambar
Penduduk umumnya beranak satu
Kecuali pasangan beranak kembar
31. Membuat lingking dibakar sabut
Diatas perasapan pisang diletakkan
Sekawan selusin kelompok disebut
Segala macam permainan dilakukan
32. Sekali setahun bermusim mangga
Dibawa keseberang diangkut sampan
Kadang bermain gundu berlobang tiga
Kadang mereka bermain sendetupan
33. Pergi kondangan berkain sarung
Sarung bermotif pelangi amatlah elok
Paling suka membandering burung
Atau memulut dipohon jambu bulok
34. Bersepeda kegunung jalan mendaki
Jalan berkelok gunungnya tinggi
Semua itu permainan anak lelaki
Pemainan anak perempuan lain lagi
35. Diisatana raja santap bersendok
Baginda menjamu tuan dan puan
Main masakan, angkup dan badok
Permainan dilakukan anak perempuan
36. Musik mambo keras berirama
Bunyinya bising suara melengking
Adakalanya mereka bermain bersama
Bermain galah panjang dan ingka-ingking
37. Baginda keliling bersama pasukan
Diiringi berbaris hamba sahaya
Berenang disungai waspada dilakukan
Sejak tangan Saman diterkam buaya
38. Baginda lewat kibarkan bendera
Berjejer beraturan lambaikan tangan
Kala sore mereka bersama kemuara
Tempat nelayan dari laut berdatangan
39. Kemana saja tuan berpergian
Waspada jangan sampai menyasar
Ikan yang kecil mereka kebagian
Yang besar dijual orang dipasar
40. Katak hidup dibawah tempurung
Tempurung terbuka katak berlompatan
Suatu kali mereka membandering burung
Batu bandering Sali kena kening Kantan
41. Diluar tempurung katak hidup leluasa
Menjelajahi sampah bersama lalat
Luka robek berdarah dulat tersisa
Sejak itu dia disebut Kantan berdulat
42. Ular merayap katak disambar
Hidup dialam bebas maut menanti
Keluarga Kantan kelurga sabar
Tidaklah marah dendam dihati
43. Hindarkanlah diri dari bermain judi
Bermain judi membawa kesengsaraan
Setiap malam Pak Kantan bersemedi
Lebih lagi setelah anak dapat kecelakaan
44. Sikaya jatuh miskin kekayaan raib
Hidup jadi terlunta kehilangan harta
Suatu malam datang mahluk ajaib
Berjambang putih bertubuh renta
45. Menjahit pakaian seragam serupa
Dikerjakan oleh penjahit pintar
Wahai Pak Kantan tamu menyapa
Pak Kantan terkejut badan gemetar
46. Banyak orang berdatangan keibukota
Mencari pekerjaan datang berdiam
Dengan tenang sang tamu berkata
Pak Kantan terpaku duduk terdiam
47. Diibukota hidup berkelompok bersama
Tolong menolong bantu membantu
Ungkapan didengar dengan seksama
Disimak kata demi kata satu persatu
48. Belajarlah wahai pemuda dimasa kini
Untuk persiapan hidup dimasa depan
Dengarkanlah dengan baik pesan ini
Sang tamu melanjutkan ungkapan
49. Hendak menanam tanah digemburkan
Setelah itu barulah disemai bibit
Apa kukatakan engkau laksanakan
Besok hari setelah matahari terbit
50. Panggang ikan pais berbumbu
Buat lauk nasi dari beras tampian
Diseberang sungai ada rumpun bambu
Berjalan sembilan langkah dari tepian
51. Digosok asam dulang tidak berkarat
Susun dilapisi kain jangan berhimpitan
Belok kanan tujuh langkah arah kebarat
Belok kiri lima langkah arah keselatan
52. Sebelum disusun dulang dijemur
Merawat perlengkapan itulah cara
Belok kiri tiga langkah arah ketimur
Belok kiri selangkah arah keutara
53. Ramai anak remaja mencuci dikali
Diselingi tawa canda bersiraman
Disana kamu berhenti dan menggali
Kerjakanlah itu wahai bapak budiman
54. Semua ksatria minum bersulang
Selepas sukses melaksanakan tugas
Setelah kakek renta pergi menghilang
Pak Katan terlena pulang bergegas
55. Burung bangau terbang diatas telaga
Melihat ikan kecil berenang ratusan
Semuanya diceritakan kepada keluarga
Mereka bersepakat melaksanakan pesan
56. Penembak jengkel mulut menggerutu
Melihat burung terbang berpencar
Kepada keluarga dimohon restu
Supaya pekerjaan berjalan lancar
57. Dikebun ditanam batang alpukat
Besama es buahnya enak dimakan
Esok dipagi buta Pak Kantan berangkat
Mebawa cangkul sampan dikayuhkan
58. Naik kepanggung pemusik gambus
Kesenian rakyat khidmat ditampilkan
Bersangu sebungkus menggale rebus
Pesan kakek ajaib segera dilaksanakan
59. Kalau tuan tenaga telah berkurang
Berjalan jauh tentu tak terjangkau
Sebelum matahari terbit tiba diseberang
Sampan ditambatkan dipohon bakau
60. Dahan pepohonan patah terkulai
Diterpa angin kencang hembusan
Matahari terbit pekerjaan dimulai
Melaksanakan teliti semua pesan
Medan, 22 Oktober 2010
1. Salam tabik wahai sahabat sekalian
Kami sampaikan sebuah legenda
Legenda dikisahkan berupa rangkaian
Dengan versi lain mungkin berbeda
2. Anggota parlemen gagah berdasi
Sesama rekan saling menyapa
Legenda tersurat berbagai versi
Namun tersirat dalam tema serupa
3. Gedung bertingkat tinggi didirikan
Ditengah keluhan rakyat menderita
Bermacam bentuk versi disampaikan
Sesuai kepandaian pengungkap cerita
4. Menang pemilu parpol beruntung
Masuk parlemen mereka bangga
Beredar dikalangan rakyat Belitung
Bebas diceritakan siapapun juga
5. Tidakkah terpikirkan rakyat merana
Jutaan mereka masih hidup sengsara
Legenda sama tersebar dimana-mana
Diberbagai kawasan daerah Nusantara
6. Indah gemerlap angkasa raya
Berhias sinar bintang berjuta
Legenda boleh tidak dipercaya
Hanya kisah tak didukung fakta
7. Setinggi langit gantungkan cita-cita
Kata sang pemimpin penuh wibawa
Maka berkisahlah siempunya cerita
Cerita zaman bahari suatu peristiwa
8. Mengale dimakan umbi dan pucuk
Ditanam diladang oleh petani
Konon berada dialiran Sungai Cercuk
Terletak delta tidak berpenghuni
9. Genggamkan jari tangan dikepal
Rentangkan lengan untuk disuntik
Delta mungil disebut Pulau Kapal
Pulau tak disinggahi beraroma mistik
10. Kalau mengetam padi berisi bernas
Bolehlah sebagian dibuat bertih
Kalau melewati pulau dihujan panas
Kadang terlihat seekor kera putih
11. Ramuan jamu berbau sangar
Belilah segelas jangan berhutang
Bunyi menyeramkan sering terdengar
Seperti suara berbagai binatang
12. Jamu penyehat tubuh anggota
Siapa minum bisa awet muda
Tentang pulau terkisah cerita
Cerita kemudian menjadi legenda
13. Dimasa perang sistuasi kemelut
Mendengar letusan jangan terkejut
Legenda disampaikan mulut kemulut
Zaman kezaman terus berlanjut
14. Kalaulah tuan berbaik perangai
Tentulah sahabat berendah diri
Konon dikampung dihulu sungai
Hiduplah sepasang suami istri
15. Perlakukan sahabat sama setara
Mereka merasa dapat kehormatan
Pasangan memiliki seorang putra
Putra kesayangan bernama Kantan
16. Pisang kelutuk pisang selamatan
Ditaman diladang bersama tebu
Sang bapak disapa Pak Kantan
Mak Kantan panggilan sang ibu
17. Pohon pelawan pembuat arang
Arang ditumang didaerah pedalaman
Keluarga Kantan sangat dihormati orang
Berpenampilan baik santun budiman
18. Membangun rumah pohon dibongkar
Halaman sempit rumahnya besar
Kerja sang bapak mencari kayu bakar
Sang ibu setiap hari menjual dipasar
19. Memelihara udang didalam tambak
Kecil dan besar ditambak berbeda
Kantan membantu mendorong gerobak
Untuk melancarkan kerja ayah bunda
20. Pisang ditanam didaerah Belantu
Di Belantu tumbuh rumput tegari
Demikian kerja bantu membantu
Untuk mencari nafkah setiap hari
21. Akar tegari dibakar dipedupaan
Wangi semerbak segar terasa
Sang bapak selalu datang kepertapaan
Bersemedi meminta petunjuk Yang Kuasa
22. Ikan ketambak dipancing melawan
Pancing dilarikan mulut terluka
Kala lengang Kantan pergi berkawan
Membandering burung kesukaan mereka
23. Angin tenang berlayar tidaklah lama
Sambil memancing duduk bersantai
Kawan Kantan punya berbagai nama
Yang gemuk pendek namanya Katai
24. Pulau Mendanau kampung Petaling
Letak berdekatan Pulau Sebungkok
Yang bermata sipit namanya Juling
Tubuh melengkung bernama Bingkok
25. Ayam mengeram didalam kotak
Sudah menetas anaknya mencicit
Berkepala gundul namanya Butak
Betubuh kecil mungil namanya Kecit
26. Dipucuk kelapa kelayang hinggap
Pohon kelapa tumbuh tinggi sekali
Berbadan tinggi tegap namanya Agap
Ada pula yang bernama Jali dan Sali
27. Dikarbit pedagang pisang peraman
Diangkut kepasar bahu menggotong
Lebih apes lagi yang bernama Saman
Tangan disambar buaya dipanggil Kutong
28. Pecal dijual perempuan berkuncit
Bekedai disamping penjual lontong
Katai, Juling, Bingkok, Butak dan Kecit
Kantan, Agap, Jali, Sali dan Kutong
29. Nasi kebuli ditanak berminyak samin
Dicampur garam untuk pemasin
Ditambah sikembar Deman dan Demin
Mereka sepermainan jumlah selusin
30. Ketam kelemangok hidup dibatu
Merayap cepat makan menyambar
Penduduk umumnya beranak satu
Kecuali pasangan beranak kembar
31. Membuat lingking dibakar sabut
Diatas perasapan pisang diletakkan
Sekawan selusin kelompok disebut
Segala macam permainan dilakukan
32. Sekali setahun bermusim mangga
Dibawa keseberang diangkut sampan
Kadang bermain gundu berlobang tiga
Kadang mereka bermain sendetupan
33. Pergi kondangan berkain sarung
Sarung bermotif pelangi amatlah elok
Paling suka membandering burung
Atau memulut dipohon jambu bulok
34. Bersepeda kegunung jalan mendaki
Jalan berkelok gunungnya tinggi
Semua itu permainan anak lelaki
Pemainan anak perempuan lain lagi
35. Diisatana raja santap bersendok
Baginda menjamu tuan dan puan
Main masakan, angkup dan badok
Permainan dilakukan anak perempuan
36. Musik mambo keras berirama
Bunyinya bising suara melengking
Adakalanya mereka bermain bersama
Bermain galah panjang dan ingka-ingking
37. Baginda keliling bersama pasukan
Diiringi berbaris hamba sahaya
Berenang disungai waspada dilakukan
Sejak tangan Saman diterkam buaya
38. Baginda lewat kibarkan bendera
Berjejer beraturan lambaikan tangan
Kala sore mereka bersama kemuara
Tempat nelayan dari laut berdatangan
39. Kemana saja tuan berpergian
Waspada jangan sampai menyasar
Ikan yang kecil mereka kebagian
Yang besar dijual orang dipasar
40. Katak hidup dibawah tempurung
Tempurung terbuka katak berlompatan
Suatu kali mereka membandering burung
Batu bandering Sali kena kening Kantan
41. Diluar tempurung katak hidup leluasa
Menjelajahi sampah bersama lalat
Luka robek berdarah dulat tersisa
Sejak itu dia disebut Kantan berdulat
42. Ular merayap katak disambar
Hidup dialam bebas maut menanti
Keluarga Kantan kelurga sabar
Tidaklah marah dendam dihati
43. Hindarkanlah diri dari bermain judi
Bermain judi membawa kesengsaraan
Setiap malam Pak Kantan bersemedi
Lebih lagi setelah anak dapat kecelakaan
44. Sikaya jatuh miskin kekayaan raib
Hidup jadi terlunta kehilangan harta
Suatu malam datang mahluk ajaib
Berjambang putih bertubuh renta
45. Menjahit pakaian seragam serupa
Dikerjakan oleh penjahit pintar
Wahai Pak Kantan tamu menyapa
Pak Kantan terkejut badan gemetar
46. Banyak orang berdatangan keibukota
Mencari pekerjaan datang berdiam
Dengan tenang sang tamu berkata
Pak Kantan terpaku duduk terdiam
47. Diibukota hidup berkelompok bersama
Tolong menolong bantu membantu
Ungkapan didengar dengan seksama
Disimak kata demi kata satu persatu
48. Belajarlah wahai pemuda dimasa kini
Untuk persiapan hidup dimasa depan
Dengarkanlah dengan baik pesan ini
Sang tamu melanjutkan ungkapan
49. Hendak menanam tanah digemburkan
Setelah itu barulah disemai bibit
Apa kukatakan engkau laksanakan
Besok hari setelah matahari terbit
50. Panggang ikan pais berbumbu
Buat lauk nasi dari beras tampian
Diseberang sungai ada rumpun bambu
Berjalan sembilan langkah dari tepian
51. Digosok asam dulang tidak berkarat
Susun dilapisi kain jangan berhimpitan
Belok kanan tujuh langkah arah kebarat
Belok kiri lima langkah arah keselatan
52. Sebelum disusun dulang dijemur
Merawat perlengkapan itulah cara
Belok kiri tiga langkah arah ketimur
Belok kiri selangkah arah keutara
53. Ramai anak remaja mencuci dikali
Diselingi tawa canda bersiraman
Disana kamu berhenti dan menggali
Kerjakanlah itu wahai bapak budiman
54. Semua ksatria minum bersulang
Selepas sukses melaksanakan tugas
Setelah kakek renta pergi menghilang
Pak Katan terlena pulang bergegas
55. Burung bangau terbang diatas telaga
Melihat ikan kecil berenang ratusan
Semuanya diceritakan kepada keluarga
Mereka bersepakat melaksanakan pesan
56. Penembak jengkel mulut menggerutu
Melihat burung terbang berpencar
Kepada keluarga dimohon restu
Supaya pekerjaan berjalan lancar
57. Dikebun ditanam batang alpukat
Besama es buahnya enak dimakan
Esok dipagi buta Pak Kantan berangkat
Mebawa cangkul sampan dikayuhkan
58. Naik kepanggung pemusik gambus
Kesenian rakyat khidmat ditampilkan
Bersangu sebungkus menggale rebus
Pesan kakek ajaib segera dilaksanakan
59. Kalau tuan tenaga telah berkurang
Berjalan jauh tentu tak terjangkau
Sebelum matahari terbit tiba diseberang
Sampan ditambatkan dipohon bakau
60. Dahan pepohonan patah terkulai
Diterpa angin kencang hembusan
Matahari terbit pekerjaan dimulai
Melaksanakan teliti semua pesan
Medan, 22 Oktober 2010
Friday, April 8, 2011
BAGIAN KESEBELAS
FLORA DAN FAUNA (2)
1. Senang sekali bertemu sekalian rekan
Semoga kedamaian menyertai suasana
Pantun perihal Belitung kita teruskan
Lanjutan menyangkut flora dan fauna
2. Merdu sekali kokok ayam jantan
Membuyarkan mimpi dialam maya
Rusa dan kijang menghuni hutan
Berkelana bebas dirimba raya
3. Duduk dikursi mencari sandaran
Mata kantuk dapat dipejamkan
Pelanduk cerdik pergi berkeliaran
Dihutan dan dikebun mencari makan
4. Sarapan pagi berlauk telur dadar
Telur digoreng diatas api berarang
Mereka harus siap lari menghindar
Ketiga hewan tersebut diburu orang
5. Ditengah ladang dirikan pondok
Didirikan diatas tanah bertimbun
Babi hutan disebut juga gadok
Binatang perusak ladang dan kebun
6. Istana tempat raja bersemayam
Disetiap pintu dipasang aling-aling
Musang suka memangsa ayam
Orang Belitung menyebutnya galing
7. Pulau Sebungkok lautnya berbusa
Musim barat disana kapal dilabuhkan
Buaya yang ganas binatang pemangsa
Dijerat ditangkap kulitnya diniagakan
8. Kapal penuh sarat barang dibawa
Diujung pelabuhan melempar jangkar
Biawak biasanya menghuni rawa
Mengkarong hidup dalam belukar
9. Rumah panggung berlantai papan
Bawah rumah sengaja ditinngikan
Kedua binatang ini jadi tangkapan
Dijual belikan setelah diawetkan
10. Dibulan terang orang berlatih silat
Latihan banyak diikuti para bujangan
Tenggiling bersisik pandai membulat
Kulit dan sisik dijadikan pajangan
11. Mentimun suri pohon menjalar
Buahnya enak dimakan bersantan
Sabak, tedong dan manau jenis ular
Berbisa gigitan beracun pagutan
12. Pohon pinang ditanam berderetan
Pohon pisang tandan berjantung
Semua binatang itu hidup didaratan
Bagian dari fauna tanah Belitung
13. Masakan opor berbumbu jintan
Hidangan makanan bersama rendang
Banyak pula hewan hidup dilautan
Berjenis ikan, cumi, ketam dan udang
14. Kalau uang tunai tak digenggam
Bolehlah tuan membeli mencicil
Ikan laut terdiri berbagai ragam
Dari yang besar hingga yang kecil
15. Janganlah tuan berlaku kasar
Tunjukkanlah diri bijak bestari
Kakap termasuk jenis ikan besar
Yang kecil mengawan dinamai teri
16. Segala macam catatan tertulis
Baiknya disimpan sebagai arsip
Ikan teri disebut juga ikan bilis
Digarami dibotol dibuat rusip
17. Wahai angin sampaikanlah salam
Salam bagi kawan dinegeri jiran
Tongkol dan tenggiri dilaut dalam
Tamban dan rinyok hidup dipinggiran
18. Buatlah rujak dari tembabal
Tambahkan sedikit jeruk nipis
Seminyak dan kerapu bersisik tebal
Menggali dan bulat bersisik tipis
19. Kalau tulisan salah dapat diralat
Kesalahan terjadi karena tak sadar
Jangan keliru dengan kata bulat
Bulat disini bukanlah bearti bundar
20. Obor penerang tentu dinyalakan
Jika berjalan dikegelapan malam
Bulat adalah nama sejemis ikan
Ramai berkawan dilaut yang dalam
21. Bila tuan memakai obor penerang
Dapat berjalan mencapai sasaran
Ikan kuwe di Jakarta disebut orang
Paling banyak dijual dipasaran
22. Pandai melukis seorang kartunis
Orang melihat menjadi senang
Dedor, libam dan bingkis sejenis
Termasuk kelompok ikan baronang
23. Keatas bukit rombongan mendaki
Berjalan lambat tidak berlari
Ikan bandeng konon pembawa hoki
Pada hari raya Imlek paling dicari
24. Telaga kerontang air kekeringan
Panjanglah sekali musim panas
Ketarap dan ilak nyaman digangan
Gangan dimasak bersama nanas
25. Dara remaja berleher jenjang
Tinggal dirumah jadi pingitan
Ikan alu-alu bentuk bulat panjang
Digangan tumis memakai santan
26. Bila kehujanan ditengah huma
Dapat berteduh didalam gubuk
Tiga jenis ikan berbentuk sama
Belumbong, bebulus serta nambuk
27. Kalau ingin tampil pegang peranan
Jangan berdiam ditempat terpencil
Bentuk sama tapi ukuran berlainan
Belumbong terbesar, nambuk terkecil
28. Bayi kecil mungil berkulit halus
Diatas dorongan bayi berbaring
Ukuran menengah dinamai bebulus
Ketiganya nyaman digoreng kering
29. Berkumpullah tetua dibalai selasar
Bersama membahas banyak perihal
Berbagai jenis ikan hiu bertubuh besar
Dikeringkan siripnya dijual mahal
30. Saat tiba hari pemungutan suara
Gambar parpol dipasang didinding
Kitang dan sembilang hidup dimuara
Hidup pula disana selar dan seriding
31. Calon bupati diajukan berpasangan
Dibutuhkan materi dana peggalang
Kerisi dan birai jenis ikan gorengan
Juga anjang-anjang yang penuh tulang
32. Bupati adalah kepala daerah
Dipilih rakyat lima tahun sekali
Sejenis kakap berwarna merah
Orang menamakannya kerisi bali
33. Beli penganan diwarung perapatan
Dibawa pulang penganan dibungkus
Tamban masuk jenis ikan pukatan
Enak dipais disantap bersama kukus
34. Ingin membidik mata memicing
Dikejauhan berdiri seekor rusa
Puput dan tudak bermulut runcing
Mayong dan usat petiknya berbisa
35. Cabut diladang lengkuas dan cekor
Semuanya ditaruh didalam ambong
Pari dan mingkik bersayap berekor
Bermulut monyong disebut jebong
36. Jambu kelutuk punya banyak biji
Jambu bulok sebutan jambu mente
Bentuk kepala besar ikan bebaji
Dagingnya paling enak dibuat sate
37. Jangan menyulam dicahaya kelam
Setelah terang tampak yang cacat
Ketambak banyak dipancing malam
Belanak dipukat pandai meloncat
38. Jalan rusak mobil bergerak perlahan
Kecelakaan hindari sedapat mungkin
Lampak termasuk ikan murahan
Nasibnya jadi santapan orang miskin
39. Bersampan kita santai berdayung
Masuk dermaga sampan berbaris
Kadang tertangkap ikan duyung
Jenis ikan langka penuh legendaris
40. Berjuang keras siapkan mental
Berhati keras persatuan digalang
Sejenis ikan beracun disebut buntal
Ditangkap tak perlu dibawa pulang
41. Pohon kelapa tidak bercabang
Ditanam berbaris satu persatu
Ikan nakal namanya tunggu lubang
Melarikan pancing kelobang batu
42. Capek mengangon tidak terasa
Duduk dikerbau meniup suling
Ikan lepuk sengatnnya berbisa
Bila disengat kalap tujuh keliling
43. Siang bumi terang benderang
Ditimpa sinar cahaya matahri
Hidup pula berjenis ikan karang
Berbagai bentuk menghuni bahari
44. Burung punai terbang bertebaran
Sampai diudara baru bergabung
Berjenis udang berbagai ukuran
Udang windu dan udang jerebung
45. Binatang singa bertubuh besar
Berbulu loreng binatang macan
Udang galah berukuran besar
Yang paling kecil udang belacan
46. Dara remaja cantik hitam manis
Tak mudah dirayu menjaga gengsi
Cumi terdiri dari bermacam jenis
Tak bertulang menyimpan mangsi
47. Ditoko dijual barang kelontong
Toko berderet ditengah kota
Bertulang tunggal disebut sotong
Berlengan delapan disebut gurita
48. Membuat baju cita digunting
Cita berbunga dasarnya hitam
Hidup pula berjenis kepiting
Dipulau Belitung disebut ketam
49. Janganlah tuan suka melongo
Nanti pikiran menjadi buntu
Paling besar ketam kelemango
Lihai merayap sembunyi dibatu
50. Sambil duduk diatas lantai
Anak kecil belajar berhitung
Berjenis siput hidup dipantai
Salah satunya bernama belitung
51. Pesawat televisi buatan Jepang
Ditonton dirumah setiap malam
Dilautan dalam hidup teripang
Ditangkap dengan cara menyelam
52. Kalau hidup tinggal diri seorang
Disebut sebagai sebatang kara
Ada pula jenis lokan dan kerang
Dalam tubuhnya terdapat mutiara
53. Semangka dikebun tumbuh subur
Untuk pengamanan kebun dipagar
Berenang sejenis hewan ubur-ubur
Bertumbuhan pula jenis agar-agar
54. Udang, cumi, kepiting dan agar-agar
Teripang, ubur-ubur, siput dan kerang
Diproses dikemas dalam kondisi segar
Menjadi bahan komoditi diekspor orang
55. Dibawah naungan lingkar pelangi
Burung beterbangan riang gembira
Penyu dan sisik hewan dilindungi
Menangkapnya bisa masuk penjara
56. Lambang cinta bunga mawar
Didalam hati asmara tersirat
Hidup berjenis ikan air tawar
Di Belitung disebut ikan darat
57. Dimusim barat turun hujan lebat
Basahlah tanah semua kawasan
Sepat dan kemuring diam ditebat
Ditangkap ditaman sebagai hiasan
58. Nonton dulmulok didesa Kembiri
Hikayat Siti Zubaidah diceritakan
Perihal flora dan fauna kami akhiri
Bila ada kekeliruan mohon dimaafkan
Medan, 29 September 2010
1. Senang sekali bertemu sekalian rekan
Semoga kedamaian menyertai suasana
Pantun perihal Belitung kita teruskan
Lanjutan menyangkut flora dan fauna
2. Merdu sekali kokok ayam jantan
Membuyarkan mimpi dialam maya
Rusa dan kijang menghuni hutan
Berkelana bebas dirimba raya
3. Duduk dikursi mencari sandaran
Mata kantuk dapat dipejamkan
Pelanduk cerdik pergi berkeliaran
Dihutan dan dikebun mencari makan
4. Sarapan pagi berlauk telur dadar
Telur digoreng diatas api berarang
Mereka harus siap lari menghindar
Ketiga hewan tersebut diburu orang
5. Ditengah ladang dirikan pondok
Didirikan diatas tanah bertimbun
Babi hutan disebut juga gadok
Binatang perusak ladang dan kebun
6. Istana tempat raja bersemayam
Disetiap pintu dipasang aling-aling
Musang suka memangsa ayam
Orang Belitung menyebutnya galing
7. Pulau Sebungkok lautnya berbusa
Musim barat disana kapal dilabuhkan
Buaya yang ganas binatang pemangsa
Dijerat ditangkap kulitnya diniagakan
8. Kapal penuh sarat barang dibawa
Diujung pelabuhan melempar jangkar
Biawak biasanya menghuni rawa
Mengkarong hidup dalam belukar
9. Rumah panggung berlantai papan
Bawah rumah sengaja ditinngikan
Kedua binatang ini jadi tangkapan
Dijual belikan setelah diawetkan
10. Dibulan terang orang berlatih silat
Latihan banyak diikuti para bujangan
Tenggiling bersisik pandai membulat
Kulit dan sisik dijadikan pajangan
11. Mentimun suri pohon menjalar
Buahnya enak dimakan bersantan
Sabak, tedong dan manau jenis ular
Berbisa gigitan beracun pagutan
12. Pohon pinang ditanam berderetan
Pohon pisang tandan berjantung
Semua binatang itu hidup didaratan
Bagian dari fauna tanah Belitung
13. Masakan opor berbumbu jintan
Hidangan makanan bersama rendang
Banyak pula hewan hidup dilautan
Berjenis ikan, cumi, ketam dan udang
14. Kalau uang tunai tak digenggam
Bolehlah tuan membeli mencicil
Ikan laut terdiri berbagai ragam
Dari yang besar hingga yang kecil
15. Janganlah tuan berlaku kasar
Tunjukkanlah diri bijak bestari
Kakap termasuk jenis ikan besar
Yang kecil mengawan dinamai teri
16. Segala macam catatan tertulis
Baiknya disimpan sebagai arsip
Ikan teri disebut juga ikan bilis
Digarami dibotol dibuat rusip
17. Wahai angin sampaikanlah salam
Salam bagi kawan dinegeri jiran
Tongkol dan tenggiri dilaut dalam
Tamban dan rinyok hidup dipinggiran
18. Buatlah rujak dari tembabal
Tambahkan sedikit jeruk nipis
Seminyak dan kerapu bersisik tebal
Menggali dan bulat bersisik tipis
19. Kalau tulisan salah dapat diralat
Kesalahan terjadi karena tak sadar
Jangan keliru dengan kata bulat
Bulat disini bukanlah bearti bundar
20. Obor penerang tentu dinyalakan
Jika berjalan dikegelapan malam
Bulat adalah nama sejemis ikan
Ramai berkawan dilaut yang dalam
21. Bila tuan memakai obor penerang
Dapat berjalan mencapai sasaran
Ikan kuwe di Jakarta disebut orang
Paling banyak dijual dipasaran
22. Pandai melukis seorang kartunis
Orang melihat menjadi senang
Dedor, libam dan bingkis sejenis
Termasuk kelompok ikan baronang
23. Keatas bukit rombongan mendaki
Berjalan lambat tidak berlari
Ikan bandeng konon pembawa hoki
Pada hari raya Imlek paling dicari
24. Telaga kerontang air kekeringan
Panjanglah sekali musim panas
Ketarap dan ilak nyaman digangan
Gangan dimasak bersama nanas
25. Dara remaja berleher jenjang
Tinggal dirumah jadi pingitan
Ikan alu-alu bentuk bulat panjang
Digangan tumis memakai santan
26. Bila kehujanan ditengah huma
Dapat berteduh didalam gubuk
Tiga jenis ikan berbentuk sama
Belumbong, bebulus serta nambuk
27. Kalau ingin tampil pegang peranan
Jangan berdiam ditempat terpencil
Bentuk sama tapi ukuran berlainan
Belumbong terbesar, nambuk terkecil
28. Bayi kecil mungil berkulit halus
Diatas dorongan bayi berbaring
Ukuran menengah dinamai bebulus
Ketiganya nyaman digoreng kering
29. Berkumpullah tetua dibalai selasar
Bersama membahas banyak perihal
Berbagai jenis ikan hiu bertubuh besar
Dikeringkan siripnya dijual mahal
30. Saat tiba hari pemungutan suara
Gambar parpol dipasang didinding
Kitang dan sembilang hidup dimuara
Hidup pula disana selar dan seriding
31. Calon bupati diajukan berpasangan
Dibutuhkan materi dana peggalang
Kerisi dan birai jenis ikan gorengan
Juga anjang-anjang yang penuh tulang
32. Bupati adalah kepala daerah
Dipilih rakyat lima tahun sekali
Sejenis kakap berwarna merah
Orang menamakannya kerisi bali
33. Beli penganan diwarung perapatan
Dibawa pulang penganan dibungkus
Tamban masuk jenis ikan pukatan
Enak dipais disantap bersama kukus
34. Ingin membidik mata memicing
Dikejauhan berdiri seekor rusa
Puput dan tudak bermulut runcing
Mayong dan usat petiknya berbisa
35. Cabut diladang lengkuas dan cekor
Semuanya ditaruh didalam ambong
Pari dan mingkik bersayap berekor
Bermulut monyong disebut jebong
36. Jambu kelutuk punya banyak biji
Jambu bulok sebutan jambu mente
Bentuk kepala besar ikan bebaji
Dagingnya paling enak dibuat sate
37. Jangan menyulam dicahaya kelam
Setelah terang tampak yang cacat
Ketambak banyak dipancing malam
Belanak dipukat pandai meloncat
38. Jalan rusak mobil bergerak perlahan
Kecelakaan hindari sedapat mungkin
Lampak termasuk ikan murahan
Nasibnya jadi santapan orang miskin
39. Bersampan kita santai berdayung
Masuk dermaga sampan berbaris
Kadang tertangkap ikan duyung
Jenis ikan langka penuh legendaris
40. Berjuang keras siapkan mental
Berhati keras persatuan digalang
Sejenis ikan beracun disebut buntal
Ditangkap tak perlu dibawa pulang
41. Pohon kelapa tidak bercabang
Ditanam berbaris satu persatu
Ikan nakal namanya tunggu lubang
Melarikan pancing kelobang batu
42. Capek mengangon tidak terasa
Duduk dikerbau meniup suling
Ikan lepuk sengatnnya berbisa
Bila disengat kalap tujuh keliling
43. Siang bumi terang benderang
Ditimpa sinar cahaya matahri
Hidup pula berjenis ikan karang
Berbagai bentuk menghuni bahari
44. Burung punai terbang bertebaran
Sampai diudara baru bergabung
Berjenis udang berbagai ukuran
Udang windu dan udang jerebung
45. Binatang singa bertubuh besar
Berbulu loreng binatang macan
Udang galah berukuran besar
Yang paling kecil udang belacan
46. Dara remaja cantik hitam manis
Tak mudah dirayu menjaga gengsi
Cumi terdiri dari bermacam jenis
Tak bertulang menyimpan mangsi
47. Ditoko dijual barang kelontong
Toko berderet ditengah kota
Bertulang tunggal disebut sotong
Berlengan delapan disebut gurita
48. Membuat baju cita digunting
Cita berbunga dasarnya hitam
Hidup pula berjenis kepiting
Dipulau Belitung disebut ketam
49. Janganlah tuan suka melongo
Nanti pikiran menjadi buntu
Paling besar ketam kelemango
Lihai merayap sembunyi dibatu
50. Sambil duduk diatas lantai
Anak kecil belajar berhitung
Berjenis siput hidup dipantai
Salah satunya bernama belitung
51. Pesawat televisi buatan Jepang
Ditonton dirumah setiap malam
Dilautan dalam hidup teripang
Ditangkap dengan cara menyelam
52. Kalau hidup tinggal diri seorang
Disebut sebagai sebatang kara
Ada pula jenis lokan dan kerang
Dalam tubuhnya terdapat mutiara
53. Semangka dikebun tumbuh subur
Untuk pengamanan kebun dipagar
Berenang sejenis hewan ubur-ubur
Bertumbuhan pula jenis agar-agar
54. Udang, cumi, kepiting dan agar-agar
Teripang, ubur-ubur, siput dan kerang
Diproses dikemas dalam kondisi segar
Menjadi bahan komoditi diekspor orang
55. Dibawah naungan lingkar pelangi
Burung beterbangan riang gembira
Penyu dan sisik hewan dilindungi
Menangkapnya bisa masuk penjara
56. Lambang cinta bunga mawar
Didalam hati asmara tersirat
Hidup berjenis ikan air tawar
Di Belitung disebut ikan darat
57. Dimusim barat turun hujan lebat
Basahlah tanah semua kawasan
Sepat dan kemuring diam ditebat
Ditangkap ditaman sebagai hiasan
58. Nonton dulmulok didesa Kembiri
Hikayat Siti Zubaidah diceritakan
Perihal flora dan fauna kami akhiri
Bila ada kekeliruan mohon dimaafkan
Medan, 29 September 2010
Sunday, April 3, 2011
BAGIAN KESEPULUH
KULINER - SAMBAL LINGKONG
1. Selamat berjumpa wahai semua teman
Kuliner sambal lingkong kami kenalkan
Kuliner Belitung dari zaman ke zaman
Cara membuat coba kami sampaikan
2. Bunga mawar berwarna merah
Pohon ditanam disembarang lahan
Sambal lingkong kuliner asli daerah
Dibuat dari ikan laut jenis pilihan
3. Berlari pagi mencari kebugaran
Rasa tubuh enak letih tak dikenal
Sambal lingkong dibuat saat lebaran
Bersama ketupat makanan tradisional
4. Penari menari lemah gemulai
Pakai wewangian harum semerbak
Tak jelas gerangan siapa memulai
Kata lingkong mungkin bisa ditebak
5. Ikuti perkembangan masyrakat global
Kemajuan dunia berjalan amat cepat
Sambal lingkong bukan sejenis sambal
Disebut abon ikan mungkin lebih tepat
6. Amal ibadah harus dilaksanakan
Jauhkan segala perbuatan terlarang
Resepnya semula penduduk rahasiakan
Sekarang telah diketahui banyak orang
7. Ciduklah air sumur barang setimba
Dengan air bening muka dibersihkan
Kalaulah tuan berniat ingin mencoba
Kepada tuan resep kami persembahkan
8. Berbaris kendaraan macet dijalan
Kalau mendahului kena ditilang
Sediakan sekilo tenggiri jempolan
Diambil daging dibuang tulang
9. Berkendaraan kedesa jalannya rusak
Mencapai tujuan tidaklah mulus
Tenggiri bersih dikukus masak
Didinginkan dan digiling sampai halus
10. Berakit dari hulu sampai kemuara
Hulu berawa terletak ditengah hutan
Dua buah kelapa tua siapkan segera
Diparut serta diperas menjadi santan
11. Hasil hutan penduduk perdagangkan
Perdagangan rutin dari masa kemasa
Beberapa jenis bumbu tentu diperlukan
Tanpa bahan penyedap pengenak rasa
12. Didalam hutan kijang mencari makan
Mencari makan pula sicerdik kancil
Lengkuas berserta kunyit dipersiapkan
Masing-masing jenis dua bonggol kecil
13. Gunung Tajam punya kisah mesteri
Konon tak semua orang dapat naik
Sediakanlah pula sepuluh biji kemiri
Carilah kemiri yang tua jenis terbaik
14. Kala cuaca benderang langitpun cerah
Awan berkejaran warnanya memutih
Siapkan duapuluh siung bawang merah
Tambahkan empat siung bawang putih
15. Ketukang potret tuan bergambar
Gambar diambil setengah badan
Sertakan pula segenggam ketumbar
Lombok merah sediakan sepadan
16. Membuat minyak dari kelapa sawit
Dipasarkan dalam bermacam kemasan
Ingin pedas tambahkan cabai rawit
Tetapi janganlah sampai kepedasan
17. Mencari kayu bakar ditengah hutan
Sudah dibelah dibangsalan ditaruh
Boleh ditambahkan sesendok teh jintan
Tidak pakai jintanpun tak berpengaruh
18. Kalau malam gelap tanpa bintang
Pakailah penerangan lampu lentera
Jahe sepotong kecil, serai tiga batang
Garam dan gula pasir sesuai selera
19. Dihutan Belitung tak ada macan
Kancil berkeliaran tidak menakutkan
Bagi yang suka tambahkan belacan
Daun salam jangan pula dilupakan
20. Anak manja lucu menyenangkan
Dada dan perut dipasang barut
Daun jeruk boleh pula disertakan
Paling bagus dari jenis jeruk purut
21. Ukurlah tanah panjang dan lebar
Sertifikat segeralah tuan buatkan
Lengkuas, kunyit, kemiri, ketumbar
Lombok merah, jahe serta jintan
22. Bunga melati mekar memutih
Bunga dahlia berwarna kelabu
Bawang merah dan bawang putih
Kesembilan jenis disebut bumbu
23. Bila hari panas jalanan berdebu
Bila tak diaspal kerikil berbatu
Tumbuk halus sembilan bumbu
Semuanya tercampur menjadi satu
24. Keliling pelosok petugas kabupaten
Bersihkan kampung dia perintahkan
Minyak penumis minyak yang paten
Supaya hasilnya tidak mengecewakan
25. Janganlah tuan buang sampah dikali
Penertiban kebersihan jadi percuma
Nyalakan api ditungku jerang kuali
Semua bumbu halus tumis bersama
26. Seisi kampung adakan selamatan
Segala bencana mohon dijauhkan
Masukkanlah ikan beserta santan
Serai dan daun salam disertakan
27. Do’a serta permohonan dipanjatkan
Semoga seluruh negeri diselamatkan
Berapa lembar daun jeruk disusulkan
Untuk jadi pewangi aroma masakan
28. Dari desa Cerucuk ke Simpang Rusa
Berhenti di Bantan singgah belanja
Garam dan gula pasir sejalan rasa
Belacan untuk penyedap sedikit saja
29. Pergi ke Air Madu membeli nanas
Beli iding-iding dikampung Liring
Besar api diatur tak terlalu panas
Masakan diaduk rata sampai kering
30. Pohon pinang tinggi berbatang
Hendak dipanjat amatlah mudah
Adukan jangan terhenti sampai matang
Beberapa jam kering selesailah sudah
31. Daerah pegunungan lembab udara
Kadang kencang berembus angin
Kalau sudah kering angkatlah segera
Pindahkan kepanci supaya dingin
32. Kalau gendang nyaring tuan harapkan
Buatlah gendang dari kulit domba
Sambal lingkong harum siap dihidangkan
Bagi yang berminat silahkan mencoba
33. Pohon salak batangnya berduri
Buah yang terpilih boleh dimakan
Itulah sambal lingkong ikan tenggiri
Dari ikan lain juga dapat dibuatkan
34. Bertanding bola berebut piala
Siapa pemenang juara pertama
Ikan ketarap biasa dipakai pula
Sedikit berbeda nikmatnya sama
35. Bermain sepakbola orang berlari
Bimbingan wasit harus perhatikan
Bagi yang tak mau merepotkan diri
Dipasar banyak dipejual belikan
36. Kendaraan dijalan ramai sekali
Waspada saat seberangi lintasan
Telitilah dahulu sebelum membeli
Dapat dibaca petunjuk dibungkusan
37. Nangguk bagan mendapat bilis
Kadang tertangguk ikan sotong
Pada bungkusan biasanya tertulis
Sambal lingkong asli dari Belitong
38. Ingin memintas jalan tidak berani
Bantuan polantas tentu diperlukan
Perihal sambal lingkong cukup disini
Kelak perihal kuliner lain dikisahkan
Medan, 21 September 2010
1. Selamat berjumpa wahai semua teman
Kuliner sambal lingkong kami kenalkan
Kuliner Belitung dari zaman ke zaman
Cara membuat coba kami sampaikan
2. Bunga mawar berwarna merah
Pohon ditanam disembarang lahan
Sambal lingkong kuliner asli daerah
Dibuat dari ikan laut jenis pilihan
3. Berlari pagi mencari kebugaran
Rasa tubuh enak letih tak dikenal
Sambal lingkong dibuat saat lebaran
Bersama ketupat makanan tradisional
4. Penari menari lemah gemulai
Pakai wewangian harum semerbak
Tak jelas gerangan siapa memulai
Kata lingkong mungkin bisa ditebak
5. Ikuti perkembangan masyrakat global
Kemajuan dunia berjalan amat cepat
Sambal lingkong bukan sejenis sambal
Disebut abon ikan mungkin lebih tepat
6. Amal ibadah harus dilaksanakan
Jauhkan segala perbuatan terlarang
Resepnya semula penduduk rahasiakan
Sekarang telah diketahui banyak orang
7. Ciduklah air sumur barang setimba
Dengan air bening muka dibersihkan
Kalaulah tuan berniat ingin mencoba
Kepada tuan resep kami persembahkan
8. Berbaris kendaraan macet dijalan
Kalau mendahului kena ditilang
Sediakan sekilo tenggiri jempolan
Diambil daging dibuang tulang
9. Berkendaraan kedesa jalannya rusak
Mencapai tujuan tidaklah mulus
Tenggiri bersih dikukus masak
Didinginkan dan digiling sampai halus
10. Berakit dari hulu sampai kemuara
Hulu berawa terletak ditengah hutan
Dua buah kelapa tua siapkan segera
Diparut serta diperas menjadi santan
11. Hasil hutan penduduk perdagangkan
Perdagangan rutin dari masa kemasa
Beberapa jenis bumbu tentu diperlukan
Tanpa bahan penyedap pengenak rasa
12. Didalam hutan kijang mencari makan
Mencari makan pula sicerdik kancil
Lengkuas berserta kunyit dipersiapkan
Masing-masing jenis dua bonggol kecil
13. Gunung Tajam punya kisah mesteri
Konon tak semua orang dapat naik
Sediakanlah pula sepuluh biji kemiri
Carilah kemiri yang tua jenis terbaik
14. Kala cuaca benderang langitpun cerah
Awan berkejaran warnanya memutih
Siapkan duapuluh siung bawang merah
Tambahkan empat siung bawang putih
15. Ketukang potret tuan bergambar
Gambar diambil setengah badan
Sertakan pula segenggam ketumbar
Lombok merah sediakan sepadan
16. Membuat minyak dari kelapa sawit
Dipasarkan dalam bermacam kemasan
Ingin pedas tambahkan cabai rawit
Tetapi janganlah sampai kepedasan
17. Mencari kayu bakar ditengah hutan
Sudah dibelah dibangsalan ditaruh
Boleh ditambahkan sesendok teh jintan
Tidak pakai jintanpun tak berpengaruh
18. Kalau malam gelap tanpa bintang
Pakailah penerangan lampu lentera
Jahe sepotong kecil, serai tiga batang
Garam dan gula pasir sesuai selera
19. Dihutan Belitung tak ada macan
Kancil berkeliaran tidak menakutkan
Bagi yang suka tambahkan belacan
Daun salam jangan pula dilupakan
20. Anak manja lucu menyenangkan
Dada dan perut dipasang barut
Daun jeruk boleh pula disertakan
Paling bagus dari jenis jeruk purut
21. Ukurlah tanah panjang dan lebar
Sertifikat segeralah tuan buatkan
Lengkuas, kunyit, kemiri, ketumbar
Lombok merah, jahe serta jintan
22. Bunga melati mekar memutih
Bunga dahlia berwarna kelabu
Bawang merah dan bawang putih
Kesembilan jenis disebut bumbu
23. Bila hari panas jalanan berdebu
Bila tak diaspal kerikil berbatu
Tumbuk halus sembilan bumbu
Semuanya tercampur menjadi satu
24. Keliling pelosok petugas kabupaten
Bersihkan kampung dia perintahkan
Minyak penumis minyak yang paten
Supaya hasilnya tidak mengecewakan
25. Janganlah tuan buang sampah dikali
Penertiban kebersihan jadi percuma
Nyalakan api ditungku jerang kuali
Semua bumbu halus tumis bersama
26. Seisi kampung adakan selamatan
Segala bencana mohon dijauhkan
Masukkanlah ikan beserta santan
Serai dan daun salam disertakan
27. Do’a serta permohonan dipanjatkan
Semoga seluruh negeri diselamatkan
Berapa lembar daun jeruk disusulkan
Untuk jadi pewangi aroma masakan
28. Dari desa Cerucuk ke Simpang Rusa
Berhenti di Bantan singgah belanja
Garam dan gula pasir sejalan rasa
Belacan untuk penyedap sedikit saja
29. Pergi ke Air Madu membeli nanas
Beli iding-iding dikampung Liring
Besar api diatur tak terlalu panas
Masakan diaduk rata sampai kering
30. Pohon pinang tinggi berbatang
Hendak dipanjat amatlah mudah
Adukan jangan terhenti sampai matang
Beberapa jam kering selesailah sudah
31. Daerah pegunungan lembab udara
Kadang kencang berembus angin
Kalau sudah kering angkatlah segera
Pindahkan kepanci supaya dingin
32. Kalau gendang nyaring tuan harapkan
Buatlah gendang dari kulit domba
Sambal lingkong harum siap dihidangkan
Bagi yang berminat silahkan mencoba
33. Pohon salak batangnya berduri
Buah yang terpilih boleh dimakan
Itulah sambal lingkong ikan tenggiri
Dari ikan lain juga dapat dibuatkan
34. Bertanding bola berebut piala
Siapa pemenang juara pertama
Ikan ketarap biasa dipakai pula
Sedikit berbeda nikmatnya sama
35. Bermain sepakbola orang berlari
Bimbingan wasit harus perhatikan
Bagi yang tak mau merepotkan diri
Dipasar banyak dipejual belikan
36. Kendaraan dijalan ramai sekali
Waspada saat seberangi lintasan
Telitilah dahulu sebelum membeli
Dapat dibaca petunjuk dibungkusan
37. Nangguk bagan mendapat bilis
Kadang tertangguk ikan sotong
Pada bungkusan biasanya tertulis
Sambal lingkong asli dari Belitong
38. Ingin memintas jalan tidak berani
Bantuan polantas tentu diperlukan
Perihal sambal lingkong cukup disini
Kelak perihal kuliner lain dikisahkan
Medan, 21 September 2010
BAGIAN KESEMBILAN
PUASA DAN LEBARAN
1. Assamualaikum wahai rekan budiman
Kehadhirat Allah do’a kita panjatkan
Semoga kita hidup tenteram aman
Segala keberkahan Allah limpahkan
2. Mari berdendang sambil melantun
Melantun dengan berbaik kata
Marilah bersama kita berpantun
Perihal Belitung kampung tercinta
3. Perbanyak bekerja daripada bicara
Janganlah bekerja seraya tertawa
Belitung bagian kepulauan Nusantara
Terletak mungil didekat khatulistiwa
4. Belanja dipekan orangnya ramai
Ada penjual nasi ada pula bubur
Pulau kecil tetapi alamnya permai
Pulau kelapa yang amat subur
5. Bila tuan berkunjung kekota Dumai
Jangan lupa membeli kenangan
Hidup penduduknya amatlah damai
Bahu membahu bergandengan tangan
6. Saudagar tentulah orangnya kaya
Menyimpan harta didalam peti
Perihal masyarakat dan sosial budaya
Penduduk toleran saling menghormati
7. Makan siang berlauk sayur nangka
Sayur dimasak kuahya bersantan
Tiada perseteruan diantara mereka
Tenteram melakukan segala kegiatan
8. Pergi kehulu mendayung biduk
Ada ranting biduk tersangkut
Islam agama mayoritas penduduk
Agama lainnya juga punya pengikut
9. Dihulu banyak ditanam pohon para
Getah para menjadi bahan komoditi
Seperti lazimnya dibumi Nusantara
Adat istiadat sangatlah dihormati
10. Ketempat tujuan kemudi arahkan
Supaya sampai tepat sasaran
Sesuai judul pantun kita kisahkan
Menyangkut puasa serta lebaran
11. Kesenian bagian dari peradaban
Pesan disampaikan tersurat kalam
Puasa adalah merupakan kewajiban
Salah satu dari lima rukun Islam
12. Bila langit cerah dimalam hari
Jutaan bintang indah bertebaran
Puasa tentunya ditutup Idulfitri
Disebut kan pula sebagai lebaran
13. Gedung lapuk dimakan masa
Menyisakan riwayat dan cerita
Menjelang tiba bulan puasa
Disambut dengan bersuka cita
14. Pergi kemana saja raja dikawal
Dikawal oleh tentara sepasukan
Satu Ramadhan puasa berawal
Segala macam sudah disiapkan
15. Permaisuri setia selalu mendampingi
Waktu perjalanan diatur tak terlambat
Tempat pemakaman ramai dikunjungi
Membersihkan makam para kerabat
16. Buah durian jatuh setelah masak
Jatuh beruntun diwaktu senja
Pasar dan pertokoan penuh sesak
Dikunjungi orang datang belanja
17. Akad nikah perjanjian kesetiaan
Hidup rukun sepanjang masa
Belanja segala macam persediaan
Untuk keperluan bulan puasa
18. Sedekah tuan perbanyak amalan
Berbuat baik tegakkan kebenaran
Puasa dilakukan penuh sebulan
Sampai tiba menjelang lebaran
19. Kelekak adalah kebun pusaka
Oleh datuk nenek diwariskan
Puasa siang hari malam berbuka
Segala jenis juadah dihidangkan
20. Bertemu kembali saling salaman
Tidak berjumpa sudalah lama
Disertai segala jenis minuman
Tak ketinggalan pula buah kurma
21. Pantai Olivir terhampar permai
Menjadi kebanggaan kota Manggar
Shalat tarawih dikunjungi beramai
Dimasjid, surau beserta langgar
22. Mendayung perahu saling berlomba
Terjun kesungai memakai pelampung
Dikala menjelang santap sahur tiba
Ada yang bernyanyi keliling kampung
23. Pandai mengelabui situkang sulap
Kecepatan tangan dia permainkan
Bangunkan orang dari tidur lelap
Agar santap sahur dilaksanakan
24. Dipesisir ditanami pohon kelapa
Diselang selingi pohon mengkudu
Capek dan mengantuk tidak mengapa
Berbuat kebajikan dibulan syahdu
25. Ikan ketarap dipanggang berbumbu
Ikan tanggiri digangan dibelanga
Ramai dibunyikan meriam bambu
Berdentam dentum pekakkan telinga
26. Kalau tuan berkunjung kedesa
Cobalah mampir mandi dipancuran
Malam duapuluhsatu bulan puasa
Kebisaan memasang lampu likoran
27. Ditanah rata pramuka berbenah
Tempat mereka mendirikan kemah
Pelita, lilin dan lampu minyak tanah
Dipasang berderet didepan rumah
28. Naik kereta api jangan ketiduran
Stasiun dituju dapat terlewati
Jelang seminggu sebelum lebaran
Pasar dan toko kembali dipadati
29. Kereta api mampir sebentar saja
Lalu terus lanjutkan perjalanan
Persiapan lebaran orang belanja
Pakaian serta bahan makanan
30. Pohon karet ditanam berderet
Getahnya diangkut kereta sorong
Lapis, bolu dan kue semperet
Rintak berseta kue semperong
31. Menyadap karet dihari cerah
Kalau hujan getah rusak selalu
Segala macam kue tradisi daerah
Dibuat orang sejak zaman dahulu
32. Dari legen kabong dibuat gula
Dibungkus seturus sepuluh potong
Jenis kue mutakhirpun dibuat pula
Jajak modern kate urang Belitong
33. Berlomba lari beradu cepat
Kaki melangkah berdepa-depa
Tradisi umum membuat ketupat
Dibuat dari pucuk daun kelapa
34. Mengepul harum asap sate ayam
Sate dijual pakai gerobak dorong
Pucuk daun kelapa rapih dianyam
Penduduk namakan urong-urong
35. Marilah piknik ke Tanjung Kiras
Sambil menonton campak menari
Urong-orong diisi dengan beras
Direbus ditungku setengah hari
36. Membeli ketambak dikampung Gual
Ketambak dipanggang diatas tungku
Ikan, daging dan ayam ramai dijual
Ikan tenggiri dan ketarap paling laku
37. Dari beras dibuat kueh jongkong
Kueh dikukus didalam dandang
Ikan dijadikan sambal lingkong
Daging dijadikan masak rendang
38. Pengaten baru senang digambar
Jalan berdua tangan begandeng
Ayam dijadikan masak ketumbar
Dari kacang hijau dibuat serundeng
39. Dikampung padi dijual bersukat
Sudah dijual diangkut kekota
Kantor amil ramai menerima zakat
Zakat fitrah beserta zakat harta
40. Mentari terbit indah pemandangan
Menghilang gelap timbullah terang
Para pemudik ramai berdatangan
Dari perantauan ditanah seberang
41. Terbang tinggi merpati diudara
Disawah terbang burung pipit
Naik pesawat memenuhi bandara
Angkutan lautpun penuh berdempit
42. Bekerja keras membanting tulang
Hidup seherhana perihatin selalu
Dikala malam lebaran tiba menjelang
Beduk dimasjid ditabuh bertalu-talu
43. Memasak gangan biar sempurna
Menumbuk bumbu didalam lumpang
Shalat Idulfitri diadakan dimana-mana
Diseluruh masjid dan tanah lapang
44. Menari beramai sambil berdendang
Pertunjukan tarian diatas panggung
Takbir tahmid indah berkumandang
Memuji kebesaran Allah Maha Agung
45. Dialam mayapada terletak bumi
Bersama matahari serta bulan
Setelah shalat keliling silaturrahmi
Kekediaman sesepuh dan hadai taulan
46. Dimana-mana orang berebut lahan
Lahan dibutuhkan untuk perkebunan
Memohon maaf atas segala kesalahan
Kepada ayah bunda dimohon ampunan
47. Daftarkan diri sebagai donor darah
Menyumbang darah besar manfaatnya
Mengunjungi makam datang berziarah
Mendo’a kan supaya diterima disisi-Nya
48. Dikebun banyak tanam tumbuhan
Bermacam umbi dan pohon singkong
Disetiap kunjungan mendapat suguhan
Terutama ketupat dan sambal lingkong
49. Mengarungi laut berpekan-pekan
Menghadang badai harus berani
Berbagai juadah turut disuguhkan
Dari yang tradionil hingga masa kini
50. Berlayar singgah dibanyak pulau
Pulau betebaran ditengah lautan
Dimasa lalu ada dodol dan lepat lau
Kedunya dibuat dari beras ketan
51. Jangan sering duduk berkhayal
Kesadaran diri senantiasa bekali
Memang terasa seperti royal
Tetapi semuanya setahun sekali
52. Pucuk singkong sambal terasi
Makan berlalap sangatlah enak
Berpakaian baru merupakan tradisi
Tua dan muda beserta anak-anak
53. Pergi kesumur datang minimba
Menimba dalam pakai kerekan
Zaman dahulu ada acara nyemba
Anak-anak biasa suka melakukan
54. Saban tahun usia bertambah
Panjatkan do’a mohon selamat
Nyemba punya arti menyembah
Cium tangan sampaikan hormat
55. Diatas langit melingkar pelangi
Keindahan alam Tuhan ciptakan
Dari rumah kerumah dikunjungi
Persenan tentu sangat diharapkan
56. Suara azan syahdu didengarkan
Azan disampaikan seorang bilal
Hari lebaran sangat dimuliakan
Kadang diadakan halal bihalal
57. Angin berembus sepoi enak terasa
Supaya segar bukakan jendela
Sehabis lebaran suasana kembali biasa
Kegiatan berlangsung seperti sediakala
58. Olahraga santai dihari pagi
Kalau lelah sebentar berhenti
Para pemudik kembali pergi
Delepas pergi dengan berat hati
59. Kala hari telah pukul delapan
Olahraga dapat tuan hentikan
Sampai berjumpa ditahun depan
Kalaulah Sang Khalik mengizinkan
60. Marilah tuan pergi berliburan
Kita berliburan ke Tanjung Tinggi
Demikian cerita puasa dan lebaran
Dipantun yang lain kita bertemu lagi
Cibarusah, 11 September 2010
1. Assamualaikum wahai rekan budiman
Kehadhirat Allah do’a kita panjatkan
Semoga kita hidup tenteram aman
Segala keberkahan Allah limpahkan
2. Mari berdendang sambil melantun
Melantun dengan berbaik kata
Marilah bersama kita berpantun
Perihal Belitung kampung tercinta
3. Perbanyak bekerja daripada bicara
Janganlah bekerja seraya tertawa
Belitung bagian kepulauan Nusantara
Terletak mungil didekat khatulistiwa
4. Belanja dipekan orangnya ramai
Ada penjual nasi ada pula bubur
Pulau kecil tetapi alamnya permai
Pulau kelapa yang amat subur
5. Bila tuan berkunjung kekota Dumai
Jangan lupa membeli kenangan
Hidup penduduknya amatlah damai
Bahu membahu bergandengan tangan
6. Saudagar tentulah orangnya kaya
Menyimpan harta didalam peti
Perihal masyarakat dan sosial budaya
Penduduk toleran saling menghormati
7. Makan siang berlauk sayur nangka
Sayur dimasak kuahya bersantan
Tiada perseteruan diantara mereka
Tenteram melakukan segala kegiatan
8. Pergi kehulu mendayung biduk
Ada ranting biduk tersangkut
Islam agama mayoritas penduduk
Agama lainnya juga punya pengikut
9. Dihulu banyak ditanam pohon para
Getah para menjadi bahan komoditi
Seperti lazimnya dibumi Nusantara
Adat istiadat sangatlah dihormati
10. Ketempat tujuan kemudi arahkan
Supaya sampai tepat sasaran
Sesuai judul pantun kita kisahkan
Menyangkut puasa serta lebaran
11. Kesenian bagian dari peradaban
Pesan disampaikan tersurat kalam
Puasa adalah merupakan kewajiban
Salah satu dari lima rukun Islam
12. Bila langit cerah dimalam hari
Jutaan bintang indah bertebaran
Puasa tentunya ditutup Idulfitri
Disebut kan pula sebagai lebaran
13. Gedung lapuk dimakan masa
Menyisakan riwayat dan cerita
Menjelang tiba bulan puasa
Disambut dengan bersuka cita
14. Pergi kemana saja raja dikawal
Dikawal oleh tentara sepasukan
Satu Ramadhan puasa berawal
Segala macam sudah disiapkan
15. Permaisuri setia selalu mendampingi
Waktu perjalanan diatur tak terlambat
Tempat pemakaman ramai dikunjungi
Membersihkan makam para kerabat
16. Buah durian jatuh setelah masak
Jatuh beruntun diwaktu senja
Pasar dan pertokoan penuh sesak
Dikunjungi orang datang belanja
17. Akad nikah perjanjian kesetiaan
Hidup rukun sepanjang masa
Belanja segala macam persediaan
Untuk keperluan bulan puasa
18. Sedekah tuan perbanyak amalan
Berbuat baik tegakkan kebenaran
Puasa dilakukan penuh sebulan
Sampai tiba menjelang lebaran
19. Kelekak adalah kebun pusaka
Oleh datuk nenek diwariskan
Puasa siang hari malam berbuka
Segala jenis juadah dihidangkan
20. Bertemu kembali saling salaman
Tidak berjumpa sudalah lama
Disertai segala jenis minuman
Tak ketinggalan pula buah kurma
21. Pantai Olivir terhampar permai
Menjadi kebanggaan kota Manggar
Shalat tarawih dikunjungi beramai
Dimasjid, surau beserta langgar
22. Mendayung perahu saling berlomba
Terjun kesungai memakai pelampung
Dikala menjelang santap sahur tiba
Ada yang bernyanyi keliling kampung
23. Pandai mengelabui situkang sulap
Kecepatan tangan dia permainkan
Bangunkan orang dari tidur lelap
Agar santap sahur dilaksanakan
24. Dipesisir ditanami pohon kelapa
Diselang selingi pohon mengkudu
Capek dan mengantuk tidak mengapa
Berbuat kebajikan dibulan syahdu
25. Ikan ketarap dipanggang berbumbu
Ikan tanggiri digangan dibelanga
Ramai dibunyikan meriam bambu
Berdentam dentum pekakkan telinga
26. Kalau tuan berkunjung kedesa
Cobalah mampir mandi dipancuran
Malam duapuluhsatu bulan puasa
Kebisaan memasang lampu likoran
27. Ditanah rata pramuka berbenah
Tempat mereka mendirikan kemah
Pelita, lilin dan lampu minyak tanah
Dipasang berderet didepan rumah
28. Naik kereta api jangan ketiduran
Stasiun dituju dapat terlewati
Jelang seminggu sebelum lebaran
Pasar dan toko kembali dipadati
29. Kereta api mampir sebentar saja
Lalu terus lanjutkan perjalanan
Persiapan lebaran orang belanja
Pakaian serta bahan makanan
30. Pohon karet ditanam berderet
Getahnya diangkut kereta sorong
Lapis, bolu dan kue semperet
Rintak berseta kue semperong
31. Menyadap karet dihari cerah
Kalau hujan getah rusak selalu
Segala macam kue tradisi daerah
Dibuat orang sejak zaman dahulu
32. Dari legen kabong dibuat gula
Dibungkus seturus sepuluh potong
Jenis kue mutakhirpun dibuat pula
Jajak modern kate urang Belitong
33. Berlomba lari beradu cepat
Kaki melangkah berdepa-depa
Tradisi umum membuat ketupat
Dibuat dari pucuk daun kelapa
34. Mengepul harum asap sate ayam
Sate dijual pakai gerobak dorong
Pucuk daun kelapa rapih dianyam
Penduduk namakan urong-urong
35. Marilah piknik ke Tanjung Kiras
Sambil menonton campak menari
Urong-orong diisi dengan beras
Direbus ditungku setengah hari
36. Membeli ketambak dikampung Gual
Ketambak dipanggang diatas tungku
Ikan, daging dan ayam ramai dijual
Ikan tenggiri dan ketarap paling laku
37. Dari beras dibuat kueh jongkong
Kueh dikukus didalam dandang
Ikan dijadikan sambal lingkong
Daging dijadikan masak rendang
38. Pengaten baru senang digambar
Jalan berdua tangan begandeng
Ayam dijadikan masak ketumbar
Dari kacang hijau dibuat serundeng
39. Dikampung padi dijual bersukat
Sudah dijual diangkut kekota
Kantor amil ramai menerima zakat
Zakat fitrah beserta zakat harta
40. Mentari terbit indah pemandangan
Menghilang gelap timbullah terang
Para pemudik ramai berdatangan
Dari perantauan ditanah seberang
41. Terbang tinggi merpati diudara
Disawah terbang burung pipit
Naik pesawat memenuhi bandara
Angkutan lautpun penuh berdempit
42. Bekerja keras membanting tulang
Hidup seherhana perihatin selalu
Dikala malam lebaran tiba menjelang
Beduk dimasjid ditabuh bertalu-talu
43. Memasak gangan biar sempurna
Menumbuk bumbu didalam lumpang
Shalat Idulfitri diadakan dimana-mana
Diseluruh masjid dan tanah lapang
44. Menari beramai sambil berdendang
Pertunjukan tarian diatas panggung
Takbir tahmid indah berkumandang
Memuji kebesaran Allah Maha Agung
45. Dialam mayapada terletak bumi
Bersama matahari serta bulan
Setelah shalat keliling silaturrahmi
Kekediaman sesepuh dan hadai taulan
46. Dimana-mana orang berebut lahan
Lahan dibutuhkan untuk perkebunan
Memohon maaf atas segala kesalahan
Kepada ayah bunda dimohon ampunan
47. Daftarkan diri sebagai donor darah
Menyumbang darah besar manfaatnya
Mengunjungi makam datang berziarah
Mendo’a kan supaya diterima disisi-Nya
48. Dikebun banyak tanam tumbuhan
Bermacam umbi dan pohon singkong
Disetiap kunjungan mendapat suguhan
Terutama ketupat dan sambal lingkong
49. Mengarungi laut berpekan-pekan
Menghadang badai harus berani
Berbagai juadah turut disuguhkan
Dari yang tradionil hingga masa kini
50. Berlayar singgah dibanyak pulau
Pulau betebaran ditengah lautan
Dimasa lalu ada dodol dan lepat lau
Kedunya dibuat dari beras ketan
51. Jangan sering duduk berkhayal
Kesadaran diri senantiasa bekali
Memang terasa seperti royal
Tetapi semuanya setahun sekali
52. Pucuk singkong sambal terasi
Makan berlalap sangatlah enak
Berpakaian baru merupakan tradisi
Tua dan muda beserta anak-anak
53. Pergi kesumur datang minimba
Menimba dalam pakai kerekan
Zaman dahulu ada acara nyemba
Anak-anak biasa suka melakukan
54. Saban tahun usia bertambah
Panjatkan do’a mohon selamat
Nyemba punya arti menyembah
Cium tangan sampaikan hormat
55. Diatas langit melingkar pelangi
Keindahan alam Tuhan ciptakan
Dari rumah kerumah dikunjungi
Persenan tentu sangat diharapkan
56. Suara azan syahdu didengarkan
Azan disampaikan seorang bilal
Hari lebaran sangat dimuliakan
Kadang diadakan halal bihalal
57. Angin berembus sepoi enak terasa
Supaya segar bukakan jendela
Sehabis lebaran suasana kembali biasa
Kegiatan berlangsung seperti sediakala
58. Olahraga santai dihari pagi
Kalau lelah sebentar berhenti
Para pemudik kembali pergi
Delepas pergi dengan berat hati
59. Kala hari telah pukul delapan
Olahraga dapat tuan hentikan
Sampai berjumpa ditahun depan
Kalaulah Sang Khalik mengizinkan
60. Marilah tuan pergi berliburan
Kita berliburan ke Tanjung Tinggi
Demikian cerita puasa dan lebaran
Dipantun yang lain kita bertemu lagi
Cibarusah, 11 September 2010
Subscribe to:
Comments (Atom)