PUASA DAN LEBARAN
1. Assamualaikum wahai rekan budiman
Kehadhirat Allah do’a kita panjatkan
Semoga kita hidup tenteram aman
Segala keberkahan Allah limpahkan
2. Mari berdendang sambil melantun
Melantun dengan berbaik kata
Marilah bersama kita berpantun
Perihal Belitung kampung tercinta
3. Perbanyak bekerja daripada bicara
Janganlah bekerja seraya tertawa
Belitung bagian kepulauan Nusantara
Terletak mungil didekat khatulistiwa
4. Belanja dipekan orangnya ramai
Ada penjual nasi ada pula bubur
Pulau kecil tetapi alamnya permai
Pulau kelapa yang amat subur
5. Bila tuan berkunjung kekota Dumai
Jangan lupa membeli kenangan
Hidup penduduknya amatlah damai
Bahu membahu bergandengan tangan
6. Saudagar tentulah orangnya kaya
Menyimpan harta didalam peti
Perihal masyarakat dan sosial budaya
Penduduk toleran saling menghormati
7. Makan siang berlauk sayur nangka
Sayur dimasak kuahya bersantan
Tiada perseteruan diantara mereka
Tenteram melakukan segala kegiatan
8. Pergi kehulu mendayung biduk
Ada ranting biduk tersangkut
Islam agama mayoritas penduduk
Agama lainnya juga punya pengikut
9. Dihulu banyak ditanam pohon para
Getah para menjadi bahan komoditi
Seperti lazimnya dibumi Nusantara
Adat istiadat sangatlah dihormati
10. Ketempat tujuan kemudi arahkan
Supaya sampai tepat sasaran
Sesuai judul pantun kita kisahkan
Menyangkut puasa serta lebaran
11. Kesenian bagian dari peradaban
Pesan disampaikan tersurat kalam
Puasa adalah merupakan kewajiban
Salah satu dari lima rukun Islam
12. Bila langit cerah dimalam hari
Jutaan bintang indah bertebaran
Puasa tentunya ditutup Idulfitri
Disebut kan pula sebagai lebaran
13. Gedung lapuk dimakan masa
Menyisakan riwayat dan cerita
Menjelang tiba bulan puasa
Disambut dengan bersuka cita
14. Pergi kemana saja raja dikawal
Dikawal oleh tentara sepasukan
Satu Ramadhan puasa berawal
Segala macam sudah disiapkan
15. Permaisuri setia selalu mendampingi
Waktu perjalanan diatur tak terlambat
Tempat pemakaman ramai dikunjungi
Membersihkan makam para kerabat
16. Buah durian jatuh setelah masak
Jatuh beruntun diwaktu senja
Pasar dan pertokoan penuh sesak
Dikunjungi orang datang belanja
17. Akad nikah perjanjian kesetiaan
Hidup rukun sepanjang masa
Belanja segala macam persediaan
Untuk keperluan bulan puasa
18. Sedekah tuan perbanyak amalan
Berbuat baik tegakkan kebenaran
Puasa dilakukan penuh sebulan
Sampai tiba menjelang lebaran
19. Kelekak adalah kebun pusaka
Oleh datuk nenek diwariskan
Puasa siang hari malam berbuka
Segala jenis juadah dihidangkan
20. Bertemu kembali saling salaman
Tidak berjumpa sudalah lama
Disertai segala jenis minuman
Tak ketinggalan pula buah kurma
21. Pantai Olivir terhampar permai
Menjadi kebanggaan kota Manggar
Shalat tarawih dikunjungi beramai
Dimasjid, surau beserta langgar
22. Mendayung perahu saling berlomba
Terjun kesungai memakai pelampung
Dikala menjelang santap sahur tiba
Ada yang bernyanyi keliling kampung
23. Pandai mengelabui situkang sulap
Kecepatan tangan dia permainkan
Bangunkan orang dari tidur lelap
Agar santap sahur dilaksanakan
24. Dipesisir ditanami pohon kelapa
Diselang selingi pohon mengkudu
Capek dan mengantuk tidak mengapa
Berbuat kebajikan dibulan syahdu
25. Ikan ketarap dipanggang berbumbu
Ikan tanggiri digangan dibelanga
Ramai dibunyikan meriam bambu
Berdentam dentum pekakkan telinga
26. Kalau tuan berkunjung kedesa
Cobalah mampir mandi dipancuran
Malam duapuluhsatu bulan puasa
Kebisaan memasang lampu likoran
27. Ditanah rata pramuka berbenah
Tempat mereka mendirikan kemah
Pelita, lilin dan lampu minyak tanah
Dipasang berderet didepan rumah
28. Naik kereta api jangan ketiduran
Stasiun dituju dapat terlewati
Jelang seminggu sebelum lebaran
Pasar dan toko kembali dipadati
29. Kereta api mampir sebentar saja
Lalu terus lanjutkan perjalanan
Persiapan lebaran orang belanja
Pakaian serta bahan makanan
30. Pohon karet ditanam berderet
Getahnya diangkut kereta sorong
Lapis, bolu dan kue semperet
Rintak berseta kue semperong
31. Menyadap karet dihari cerah
Kalau hujan getah rusak selalu
Segala macam kue tradisi daerah
Dibuat orang sejak zaman dahulu
32. Dari legen kabong dibuat gula
Dibungkus seturus sepuluh potong
Jenis kue mutakhirpun dibuat pula
Jajak modern kate urang Belitong
33. Berlomba lari beradu cepat
Kaki melangkah berdepa-depa
Tradisi umum membuat ketupat
Dibuat dari pucuk daun kelapa
34. Mengepul harum asap sate ayam
Sate dijual pakai gerobak dorong
Pucuk daun kelapa rapih dianyam
Penduduk namakan urong-urong
35. Marilah piknik ke Tanjung Kiras
Sambil menonton campak menari
Urong-orong diisi dengan beras
Direbus ditungku setengah hari
36. Membeli ketambak dikampung Gual
Ketambak dipanggang diatas tungku
Ikan, daging dan ayam ramai dijual
Ikan tenggiri dan ketarap paling laku
37. Dari beras dibuat kueh jongkong
Kueh dikukus didalam dandang
Ikan dijadikan sambal lingkong
Daging dijadikan masak rendang
38. Pengaten baru senang digambar
Jalan berdua tangan begandeng
Ayam dijadikan masak ketumbar
Dari kacang hijau dibuat serundeng
39. Dikampung padi dijual bersukat
Sudah dijual diangkut kekota
Kantor amil ramai menerima zakat
Zakat fitrah beserta zakat harta
40. Mentari terbit indah pemandangan
Menghilang gelap timbullah terang
Para pemudik ramai berdatangan
Dari perantauan ditanah seberang
41. Terbang tinggi merpati diudara
Disawah terbang burung pipit
Naik pesawat memenuhi bandara
Angkutan lautpun penuh berdempit
42. Bekerja keras membanting tulang
Hidup seherhana perihatin selalu
Dikala malam lebaran tiba menjelang
Beduk dimasjid ditabuh bertalu-talu
43. Memasak gangan biar sempurna
Menumbuk bumbu didalam lumpang
Shalat Idulfitri diadakan dimana-mana
Diseluruh masjid dan tanah lapang
44. Menari beramai sambil berdendang
Pertunjukan tarian diatas panggung
Takbir tahmid indah berkumandang
Memuji kebesaran Allah Maha Agung
45. Dialam mayapada terletak bumi
Bersama matahari serta bulan
Setelah shalat keliling silaturrahmi
Kekediaman sesepuh dan hadai taulan
46. Dimana-mana orang berebut lahan
Lahan dibutuhkan untuk perkebunan
Memohon maaf atas segala kesalahan
Kepada ayah bunda dimohon ampunan
47. Daftarkan diri sebagai donor darah
Menyumbang darah besar manfaatnya
Mengunjungi makam datang berziarah
Mendo’a kan supaya diterima disisi-Nya
48. Dikebun banyak tanam tumbuhan
Bermacam umbi dan pohon singkong
Disetiap kunjungan mendapat suguhan
Terutama ketupat dan sambal lingkong
49. Mengarungi laut berpekan-pekan
Menghadang badai harus berani
Berbagai juadah turut disuguhkan
Dari yang tradionil hingga masa kini
50. Berlayar singgah dibanyak pulau
Pulau betebaran ditengah lautan
Dimasa lalu ada dodol dan lepat lau
Kedunya dibuat dari beras ketan
51. Jangan sering duduk berkhayal
Kesadaran diri senantiasa bekali
Memang terasa seperti royal
Tetapi semuanya setahun sekali
52. Pucuk singkong sambal terasi
Makan berlalap sangatlah enak
Berpakaian baru merupakan tradisi
Tua dan muda beserta anak-anak
53. Pergi kesumur datang minimba
Menimba dalam pakai kerekan
Zaman dahulu ada acara nyemba
Anak-anak biasa suka melakukan
54. Saban tahun usia bertambah
Panjatkan do’a mohon selamat
Nyemba punya arti menyembah
Cium tangan sampaikan hormat
55. Diatas langit melingkar pelangi
Keindahan alam Tuhan ciptakan
Dari rumah kerumah dikunjungi
Persenan tentu sangat diharapkan
56. Suara azan syahdu didengarkan
Azan disampaikan seorang bilal
Hari lebaran sangat dimuliakan
Kadang diadakan halal bihalal
57. Angin berembus sepoi enak terasa
Supaya segar bukakan jendela
Sehabis lebaran suasana kembali biasa
Kegiatan berlangsung seperti sediakala
58. Olahraga santai dihari pagi
Kalau lelah sebentar berhenti
Para pemudik kembali pergi
Delepas pergi dengan berat hati
59. Kala hari telah pukul delapan
Olahraga dapat tuan hentikan
Sampai berjumpa ditahun depan
Kalaulah Sang Khalik mengizinkan
60. Marilah tuan pergi berliburan
Kita berliburan ke Tanjung Tinggi
Demikian cerita puasa dan lebaran
Dipantun yang lain kita bertemu lagi
Cibarusah, 11 September 2010
No comments:
Post a Comment