Saturday, February 4, 2012

BAGIAN KETIGAPULUHSATU BUNGA RAMPAI - KEREMUNTING



1.       Salam bahagia mula kami sampaikan
Menyampaikan salam amatlah penting
Sekarang pantun marilah kita lanjutkan
Bercerita perihal tumbuhan keremunting

2.       Dipantai landai ombak mendesir
Angin perlahan behembus lemah
Pulau Belitung tanahnya berpasir
Tempat ditambang mineral timah

3.       Kalau negeri sering dilanda bencana
Kehidupan penduduk jadilah trauma
Pohon keremunting berkembang disana
Dengan pohon simpor tumbuh bersama

4.       Tentulah banyak bantuan berdatangan
Berjenis kebutuhan orang sumbangkan
Keduannya hidup damai berdampingan
Oleh penduduk keduanya dimanfaatkan

5.       Pendekar Betawi bernama Si Pitung
Menentang kolonialis bertindak cepat
Bukan hanya bersemi didaerah Belitung
Dikawasan lain juga tumbuhan terdapat

6.       Schout Heyne sosok Belanda kawakan
Takluk kepadanya Si Pitung tiada rela
Pulau Bangka sesama timah dihasilkan
Disana keremunting bertumbuhan pula

7.       Bersilat tentulah Si Pitung cekatan
Melawan musuh berpantang cidera
Dipulau Sumatera serta Kalimantan
Ditanah Semenanjung dan Singapura

8.       Perhelatan Belitung disebut begawai
Berkumpul beramai segenap warga
Dinegeri Siam serta kepulauan Hawai
Mungkin dikawasan lain bersemi juga

9.       Permainan wayang dipimpin dalang
Wayang menceritakan ksatria muda
Berlainan padang berlainan belalang
Tumbuhan sejenis namanya berbeda

10.   Manakala manusia telah lanjut usia
Disebut dalam istilah sebagai manula
Keramunting dalam bahasa Indonesia
Keremunting kata lain disebutkan pula

11.   Bagaikan pangkal tak habis berujung
Bila berbalas pantun lawan mak inang
Kemunting disebut ditanah Semenanjung
Karamuntiang kata orang ditanah Minang

12.   Haruslah tuan selalu berpantang makan
Andaikata tuan mengidap penyakit asma
Karamunting ada pula yang menyebutkan
Apapun disebut tentulah bermaksud sama

13.   Musuh ingin berperang ditantang jangan
Perdamaian abadi dijadikan tujuan utama
Keremunting disebut juga keremungtingan
Penduduk  Pulau Belitung memberikan nama

14.   Apabila tuan menuju kedaerah Blambangan
Singgahlah dahulu tuan kekawasan Jember
Kadang disebut kemunting atau kemuntingan
Dari sebutan bahasa Melayu konon bersumber

15.   Banyaklah lawan merupakan tantangan
Jikalau tuan berani tampil kearena pacuan
Tumbuhan berasal dari manakah gerangan
Mungkin asal pohon simpor dapat jadi acuan

16.   Bila kapal karam penumpang sengsara
Ditengah samudera mereka mengapung
Keremunting dan simpor bukan saudara
Akan tetapi keduanya hidup sekampung

17.   Menggubah kisah kumpulkan bahan
Kalau sudah tersusun dapat dibukukan
Pohon keremunting tunbuh disegala lahan
Akan tetapi ditanah Jawa sukar ditemukan

18.   Batangnya menjulang pohon kedondong
Berbuah lebat tangkai panjang tergantung
Didaerah Jawa Barat ada pohon harendong
Sejenis pohon keletaan didaerah Belitung

19.   Pengantin perempuan cantik berparas
Duduk dipelaminan tenang bersanding
Pohonnya tumbuh rimbun berkayu keras
Dengan orang dewasa tinggi berbanding

20.   Terompet dibunyikan pramuka berbanjar
Seluruh pasukan berseragam warna coklat
Daun berseberang tersusun rapih berjajar
Berbentuk bujur telur permukaan berkilat

21.   Sangat piawai politisi mengatur sisasat
Andaikan berbuat keliru tidaklah terjerat
Berwarna hijau tua bagian bawah kesat
Tulang  rata beraturan tersusun bergurat

22.   Kalaulah suratan nasib sudah seperti ini
Menang menjadi arang kalah menjadi abu
Berbunga sangatlah indah berwarna warni
Merah campur hijau berserta merah jambu

23.   Seandainya tuan anak cucu nan budiman
Peliharalah dengan baik warisan karuhun
Bagus ditanam dihalaman penghias taman
Tanaman bertahan lama tumbuh menahun

24.   Dikala musim kemarau keringlah telaga
Sungguh merana nasib tanaman dihuma
Bunganya disukai berbagai jenis serangga
Tentu tidak kecuali pula sang rama-rama

25.   Burung pipit sejenis burung gelatik
Burung garuda konon burung bertuah
Bunga berakhir menjelma menjadi putik
Mebesar kemudian putik menjadi buah

26.   Perempuan cantik berparas keibuan
Melantunkan tembang menusuk kalbu
Buah muda berwarna hijau keabuan
Setengah masak menjadi merah jambu

27.   Perkumpulan dipimpin seorang ketua
Kedalam maupun keluar ketua berperan
Setelah masak buah berwarna ungu tua
Sebesar buah cermai diperkirakan ukuran

28.   Persidangan memutuskan palu diketuk
Putusan diambil berdasarkan analisa
Bulat kelonjongan sang buah berbentuk
Buah beraroma harum amat manis terasa

29.   Sepatu baru belum nyaman dipakai
Seperti menyeret sewaktu berjalan
Anak-anak tentulah paling meyukai
Orang tua juga tak mau ketinggalan

30.   Indah melingkar alam sang pelangi
Tiadalah jemu mata memandang
Burung pemakan buah menyenangi
Aroma dan rasa tentu mengundang

31.   Jikalau melihat pencuri menyasar
Kepada polisi tuan harus melapor
Dibungkus telinsong dijual dipasar
Telinsong dibuat dari daun simpor

32.   Masalah hukum aparat selesaikan
Menghakimi sendiri jangan lakukan
Keremunting serta simpor digunakan
Didalam telinsong keduanya disatukan

33.   Di padang berumput diangon domba
Pengangon pintar memberi aba-aba
Pada waktu musim keremunting tiba
Penduduk dan burung saling berlomba

34.   Anak ayam turun berjumlah lima
Di saat mati seekor tinggallah empat
Berebut buah ranum tujuan bersama
Siapa lebih cepat tentulah mendapat

35.   Ribuan pendemo menagih janji
Sambil berbaris mereka berteriak
Buah keremunting banyak berbiji
Burung menyebar pengembang biak

36.   Bank tempat menyimpan tabungan
Berdiri bersama membangun negeri
Manfaat keremunting apa gerangan
Marilah bersama coba kita telusuri

37.   Ditambak orang memelihara ikan
Untuk memulai ditaburkan nener
Buah ranum tentunya enak dimakan
Bisa pula dijadikan industri kuliner

38.   Tenang bersanding kedua mempelai
Bahtera bahagia tentu diharapkan
Dapat dijadikan bahan pembuat selai
Selai strawberry dan nanas terkalahkan

39.   Manakala lagi santai anak beranak
Mampirlah ke lapak minum bajigur
Diperbuat sirup tentulah paling enak
Tetapi awas keliru dengan sirup anggur

40.   Penjaga malam bertugas meronda
Keamanan kampung dijaga cermat
Sama berwarna ungu citarasa berbeda
Sirup keremunting terasa lebih nikmat

41.   Dihari panas terik enak minum cendol
Gula aren dan santan ikut dicampurkan
Kadangkala oleh penduduk dibuat dodol
Dengan dodol garut dapat disejajarkan

42.   Kurangilah tuan banyak berdebat
Waktu berharga dapat terhabiskan
Daun dan akar dapat dijadikan obat
Sejak zaman dahulu penduduk lakukan

43.   Jangan biarkan diri berhati sedih
Jangan biarkan masalah carut marut
Rebuslah daun muda diair mendidih
Dapat menyembuhkan sakit perut

44.   Waktu malam tiba tuan berbuka
Setelah siang hari tuan berpuasa
Daun digiling halus pengobat luka
Juga apabila digigit hewan berbisa

45.   Pohon enau besar bertandan
Tersebar ditanam diatas bukit
Akar direbus penurun panas badan
Beserta pula pengurang rasa sakit

46.   Pertandingan sepakbola dibabak final
Tentulah didukung banyak supporter
Semuanya itu pengobatan tradisional
Sebelum mendapat pengobatan dokter

47.   Dalam tambak dipelihara ikan gurami
Dipasar sangat laku diperjual belikan
Keremunting empunya nilai ekonomi
Pemerintah daerah dapat manfaatkan

48.   Gurami dihidangkan dirumah makan
Dimasak apa tentu pelayan tanyakan
Dahulu didaerah Badau diperkebunkan
Sekarang sangatlah bagus dilanjutkan

49.   Kala mengetahui hujan akan tercurah
Kembali ke pangkalan arahkan biduk
Dapat menambah popularitas daerah
Sumber penghasilan bagi penduduk

50.   Cobalah perhatikan bisikan nurani
Niscaya kebenaran akan menyapa
Cerita kerempunting ditutup disini
Pada pantun lain nanti kita berjumpa





Depok,  03 April 2011