Wednesday, August 15, 2012

BAGIAN KEEMPATPULUH TUJUH MEMBARI’AN (9)


1.       Selamat bersua kembali kami ucapkan
Semoga kita semua selalu sehat sejahtera
Sekarang membari’an mari kita lanjutkan
Dalam suasana  berpantun kalam tertera

2.       Disegala pelosok Proklamasi dirayakan
Masyarakat berkunjung beramai-ramai
Perihal Pulau Belitung telah kita kisahkan
Pulau permai makmur aman serta damai

3.       Tersandera sang raja haruslah dihindari
Begitulah taktik dan siasat bermain catur
Pemerintahan Cakraningrat telah diakhiri
Pemerintah Belanda sepenuhnya mengatur

4.       Bidak pembendung maju satu demi satu
Penguasaan lini dan petak harus tertanam
James Loudon gubernur jenderal dikala itu
Dia merupakan pejabat kelimapuluh enam

5.       Riawayat masa lampau dinamakan babad
Dari zaman kezaman pada segala tingkat
Rooseboom gubernur jenderal diakhir abad
Delapanbelas sembilansembilan dia diangkat

6.       Mendaki gunung haruslah berhati-hati
Kadang ada jurang menganga tak terduga
Sembilanbelas nolempat Rooseboom diganti
Oleh van Heutsz pejabat keenampuluhtiga

7.       Bukit Barisan berpenampilan indah
Berderet gunung tinggi menjulang
Abad kesembilanbelas berakir sudah
Abad keduapuluh datang menjelang

8.       Pada kaki gunung berhiaskan hutan
Sungai mengalir berlikuk kelihatan
Abad kesembilanbelas abad kejutan
Abad keduapuluh abad kebangkitan

9.       Gumpalan awan menjelajah mayapada
Berkejaran bagai berlomba tertampak
Sebentar mari kita melihat Hindia Belanda
Peristiwa antero jagad bagaimana dampak

10.   Manakala budi baik selalu tuan lakukan
Akan dikenang orang sepanjang hayat
Awal abad duapuluh politik etis diterapkan
Konon untuk mengambil perhatian rakyat

11.   Perbuatan tercela haruslah tuan hindari
Niscaya hidup tenang akan tuan alami
Sembilan noldelapan BOEDI OETMO berdiri
Dipelopori oleh kaum intelektual pribumi

12.   Wahai sekalian anak cucu para pemuda
Tanamkan selalu disanubari budi pekerti
Hasrat akan kemerdekaan berkobar didada
Semangat nasionalisme ditanamkan dihati

13.   Nusantara terletak sepanjang khatulistiwa
Tanah dan bahari luas hasil alam melimpah
Sembilanbelas empatbelas terjadi peristiwa
Berawal perang dunia kesatu dibenua Eropah

14.   Jangan tuan sering terjebak berpatah arang
Jangan pula sering terlarut dalam kesedihan
Sembilanbelas delapanbelas berakhir perang
Perang besar banyak sekali korban berjatuhan

15.   Berbuatlah tuan sebagai seorang bijaksana
Jangan sampai memancing ikan diair keruh
Karena perang berkecamuk nun jauh disana
Bagi Hindia Belanda kuranglah berpengaruh

16.   Kalau bertamu ucapkan salam pintu diketuk
Adakalanya orang mengucapkan kata spada
Sembilanbelas enambelas volksraad dibentuk
Semacam parlemen bayangan ciptaan Belanda

17.   Remaja putri pemalu tidaklah mudah digoda
Bilamana disapa dia  hanya tersenyum simpul
Sembilanbelas duadelapan KONGRES PEMOEDA
Mewakili segala suku para pemuda berkumpul

18.   Ksatria dimedan juang mundur berpantang
Kebenaran serta keadilan harus ditegakkan
Semangat persatuan dikumandangkan lantang
SOEMPAH PEMOEDA bersama mereka ikrarkan

Kami poetra dan poetri Indonesia mengakoe
BERTOEMPAH DARAH JANG SATOE, TANAH AIR INDONESIA
BERBANGSA  JANG SATOE,  BANGSA INDONESIA
MENDJOENDJOENG BAHASA PERSATOEAN, BAHASA INDONESIA

19.   Dalam untaian cerita perwayangan dikisahkan
Para ksatria berjuang dengan penuh kesungguhan
Pada kongres lagu INDONESIA RAYA dikumandangkan
Adalah Wage Rudolf Soepratman empunya gubahan

20.   Pergi berburu kehutan penembak mahir
Membidikan bedil tentu tidaklah bimbang
Cikal bakal kemerdekaan Indenesia terlahir
Kemudian hari semangat terus berkembang

21.   Segala kegiatan akan terhambat berjalan
Dikala diri tuan dilanda mabuk kepayang
Zaman malaise sembilanbelas duasembilan
Kawasan Hindia Belanda tututlah tergoyang

22.   Setingginya burung bangau mengudara
Akhirnya hinggap dibelakang kerbau jua
Namun Belanda tetap menjajah Nusantara
Sampai dengan pecah perang dunia kedua

23.   Wanita Jepang cantik berbusana kimono
Sangatlah lemah lembut didalam berujar
Alkisah seorang pemuda bernama Sukarno
Pada Sekolah Teknik Tinggi Bandung belajar

24.   Putus asmara terkenang sepanjang hayat
Apakah hendak dikata kasih tiada sampai
Kesana kemari membakar semangat rakyat
Bahwa kemerdekaan Indonesia harus dicapai

25.   Tiada lagi rangkaian kata dapat diungkap
Kegundahan dihati sungguh sulit tertuang
Berkali-kali oleh pemerintah Belanda ditangkap
Bahkan dipenjara serta kedaerah jauh dibuang

26.   Suara merdu dipagi cerah kenari nyanyikan
Sambil berloncatan dipucuk pohon cemara
Tetapi tiada jera semangat juang dikobarkan
Hingga saatnya tercapai Indonesia Merdeka

27.   Sudah lama wahai kawan kita tak bertemu
Ingin rasanya kita kembali bersuka bersama
Seorang pemuda di Belanda menuntut ilmu
Mohammad Hatta sang pemuda bernama

28.   Surat lamaran dikirim rapih bersampul
Mohon dijadikan pegawai jika berkenan
Dirantau orang para pemuda berkumpul
Pelajar Indonesia membuat perhimpunan

29.   Daerah Condet Betawi perkubunan salak
Masuk wilayah Kecamatan Keramat Jati
Bekerja sama dengan Belanda mereka tolak
Politik kebangsaan ditanamkan dilubuk hati

30.   Dipantai burung camar mencari makan
Terkadang terbang hinggap diatas batu
Keinginan kemerdekaan mereka serukan
Pulang ketanah air semua aktivis menyatu

31.   Awas terhadap bujuk rayu jangan tergoda
Adakalanya penipu memakai siasat kancil
Hatta juga jadi incaran pemerintah Belanda
Beberapa kali dibuang kedaerah terpencil

32.   Bambu muda muda dinamakan rebung
Dapat diolah menjadi bahan makanan
Bersama Sukarno semuanya bergabung
Sukarno dan Hatta dijadikan pimpinan

33.   Tentu dengan pengagum banyak berjumpa
Andai tuan terkenal sebagai seorang aktor
Bung Karno dan Bung Hatta mereka disapa
Kemudian hari jadi dwitunggal proklamator

34.   Para leluhur menetapkan hutan terlarang
Demi kelestarian lingkungtan alam abadi
Sembilanbelas tigasembilan meletus perang
Konflik global antar negara dibuana terjadi

35.   Jikalau hutan dirambah terus dibiarkan
Bisa mengakibatkan banjir serta luapan
Perang dunia kedua kemudian disebutkan
Dua blok kekuatan besar saling berhadapan

36.   Di pekan dijual mangga dan semangka
Banyak pula pisang, jeruk dan papaya
Terjadi dibenua Eropa, Asia dan Afrika
Dibenua Eropa negara Jerman Berjaya

37.   Kembang terompet kembang kecubung
Kembang sepatu dipakai anak bermain
Pasukan Poros bersama Jerman bergabung
Melawan pasukan Sekutu pada pihak lain

38.   Apakah gerangan tugas para sejarawan
Menyelidiki sesuatu tentang masa silam
Pasukan Sekutu Amerika dan kawan-kawan
Kerajaan Belanda turut begabung didalam

39.   Pulau Jawa batas barat ditimur Sulawesi
Demikian posisi Kepulauan Nusatenggara
Di belahan timur pasukan Jepang termotivasi
Di kawasan Pasifik mengerahkan balatentara

40.   Binatang teripang kini telah dibudidayakan
Komoditi ekspor diperjual belikan dipasar
Melawan negara Amerika musuh bebuyutan
Bala tentara Jepang meraih kemajuan besar

41.   Sangat merugikan hidup berangan-angan
Lebih baik bergiat lengan baju sinsingkan
Sembilanbelas empatsatu terjadi serangan
Pangkalan laut Amerika mereka hancurkan

42.   Kata pepatah tiada gading yang tak retak
Insan tak luput dari kekhilafan seumpama
Pada Samudra Pasifik pangkalan terletak
Pearl Harbor pangkalan terbesar bernama

43.   Bertemu kawan lama salam berpelukan
Sudah lama jua awak ini tidaklah bersua
Perang Pasifik kemudian judul diberikan
Bahagian daripada Perang Dunia Kedua

44.   Pengantin baru siap melayarkan bahtera
Alam kehidupan baru segera dimasuki
Berlanjut Jepang menyerbu Asia Tenggara
Termasuk Hindia Belanda mereka duduki

45.   Tamu agung datang disambut karpet merah
Kepala Negara ditangga istana telah berada
Sembilanbelas empatdua Belanda menyerah
Balatentara Jepang menguasai Hindia Belanda

46.   Masa dahulu kala terkenal zaman batu
Masa sekarang disebut zaman mutakhir
Tjarda gubernur jenderal Belanda saat itu
Pejabat keenampuluh enam dan terakhir

47.   Burung kutilang unggas yang cekatan
Dipuncak pohon tinggi membuat sarang
Sembilanbelas empatlima terjadi kejutan
Pasukan Sekutu kini berbalik menyerang

48.   Janganlah tuan sampai hidup penasaran
Akal dan fikiran sehat selalu digunakan
Negeri Jepang langsung dijadikan sasaran
Senjata canggih mutakhir mereka gunakan

49.   Berwarna putih bagaikan kapas seakan
Awan berbaris cuaca cerah menunjukkan
Bom atom dibumi negeri Jepang dijatuhkan
Hiroshima dan Nagasaki hancur berantakan      

50.   Dikala angin bertiup dari berbagai arah
Cuaca tak menentu tentu dikhawatirkan
Negeri Sakura bertekuk lutut menyerah
Daerah pernah diduki mereka tinggalkan

51.   Jangan keburu percaya air tenang dikali
Mungkin sembunyi buaya mangsa dicari
Marilah  ke Belitung kita jenguk kembali
Sejak delapanbelas limadua berdiri sendiri

52.   Pakailah wahai puan cela penghitam alis
Niscaya bagai bulan sabit menghias muka
Sembilanbelas tigapuluhtiga catatan menulis
Status kembali dibawah keresidenan Bangka

53.   Dipagi sunyi bermekaran bunga melati
Bolehlah puan memetik andai berkenan
Walau penguasa Nusantara silih berganti
Penduduk tetap hidup dalam kerukunan

54.   Ditengah taman bunga sang putri berjalan
Diiring oleh para dayang rambut berkepang
Dengan situasi Nusantara nasib nyaris sejalan
Dizaman penjajahan Belanda maupun Jepang

55.   Mengungkap sya’ir tentu mengurai kata
Di awali mengucap salam kata pembuka
Di bawah penjajahan tentulah menderita
Hidup lebih banyak duka ketimbang suka

56.   Manakala sebuah kota banjir melanda
Tentulah kesemua penjuru air merata
Perubahan dan pembangunan tentulah ada
Tetapi ditebus dengan darah dan air mata

57.   Mahkota raja bertatahkan intan mutiara
Bersinar berkilauan tertampak indah ditata
Hidup rukun dan damai tetaplah terpelihara
Merupakan ciri  khas penduduk pulau tercinta

58.   Majulah dikau kedepan wahai pemuda
Tanah air tercinta selalu harus terjaga
Sementara pantun membari’an kita tunda
Di pantun mendatang kita bertemu semoga


Semarang,  25 Agustus 2011

No comments:

Post a Comment