1. Selamat serta sejahtera kami ucapkan
MarI
berdo’a bagi kesehatan bersama
Agak
istimewa pantun kami sampaikan
Berjudul Dibawah sinar bulan
purnama
2. Membeli buah mangga di Pasar Minggu
Paling banyak dijual mangga
Indramayu
Dibawah sinar bulan purnama nama
lagu
Sya’ir lirik mangetuk hati
mendayu-dayu
3. Membuka prakata mengucapkan salam
Tersusun beruntaian rapih mutiara
kata
Tuhan telah menciptakan semesta
alam
Berikut segala macam isinya turut
serta
4. Tidak terlarang kita menyimak ramalan
Akan tetapi boleh pula kita tak
percaya
Tersebutlah matahari, bumi serta
bulan
Bersama planet lain mengitari
jagad raya
5. Pemimpin bijak diatas pendapat berbeda
Jangan seperti makan buah
simalakama
Pada tempat tersendiri semuanya
berada
Adapun matahari menempati posisi
utama
6. Mengambil keputusan tegas percaya diri
Diertawakan orang banyak bila
keteteran
Berkeliling matahari planet lain
memutari
Termasuk bumi tersusun baris
beraturan
7. Ketika tuan menjadi pemimpin resmi
Berebut orang berminat mendampingi
Adapun bulan merupakan satelit
bumi
Sehari semalam berputar
mengelilingi
8. Bocah pengembala pintar meniup suling
Suling bambu mengalun merdu
berirama
Tigapuluh kali terus menerus
berkeliling
Genap satu bulan sang waktu diberi
nama
9. Mendendam rindu kepada diri berdampak
Diluar tegar didalam hati
tersimpan luluh
Dari bulan sabit senja dihari
pertama tampak
Sampai bulan sabit subuh dihari
ketigapuluh
10. Hati remaja selalu gelisah adalah ciri
Petanda cinta asmara mulailah
bersemi
Dalam ilmu falak semua dapat
dipelajari
Disebutkan
juga sebagai ilmu astronomi
11. Ingatkah tuan akan ceritera Ramayana
Ramayana bermakna perjalanan Rama
Di hari kelimabelas bulan bulat
sempurna
Disebutkan
dengan istilah bulan purnama
12. Dahulu orang perang menabuh genderang
Perang tanding perkasa
berpukul-pukulan
Bulan purnama bersinar terang
benderang
Walau
sebenarnya hanya cahaya pantulan
13. Berusahalah selalu tuan hidup berdikari
Karena keadaan
negeri belumlah makmur
Tentang bulan
purnama empunya misteri
Beredar luas di
negeri Barat mupun Timur
14. Di tempat pemujaan ditempatkan berhala
Para pemuja disana setiap waktu
berada
Berasal dari nenek moyang sejak
dahulu kala
Terwaris bermacam riwayat beserta
legenda
15. Nama Pulau Belitung dari manakah berasal
Dari nama siput laut di pantai
bertebaran
Di negeri Barat kisah makhluk
drakula semisal
Vampire pada
saat bulan purnama berkeliaran
16. Sudah kepalang mandi biarkanlah basah
Kalau dingin
pergi bediang badan panasi
Perihal bulan
berjibun bahan telah terkisah
Bertumpuk ilmu pengetahuan dan inspirasi
17. Menonton karapan di daerah Bangkalan
Pembalap berlomba saling kejar
mengejar
Beredarlah matahari, bumi beserta
bulan
Suatu
ketika berada digaris lurus sejajar
18. Berlayar dilaut dalam memancing tuna
Terkadang juga tetangkap ikan
tenggiri
Terjadilah peristiwa alam disebut
gerhana
Gehana bulan
ataupun gerhana matahari
19. Janganlah seperti kerbau dicucuk hidung
Jadi pimpinan
tanggung jawab disandang
Sesama planet
mengorbit saling terlindung
Dari muka bumi
tentulah kita memandang
20. Mari kita ke Belitung Timur wisata bersama
Tamasya ke
Gunong Betarak Malang Lepau
Kedua peristiwa
alam amat indah panorama
Terselip bermacam
legenda dimasa lampau
21. Lepau bahasa daerah disebut sebagai kedai
Tempat bermacam
makanan dijual disana
Banyaklah pula
pepatah beserta andai-andai
Memang bulan
punya daya tarik dan pesona
22. Dipantai Padang Kandis kampung Tembelan
Bersepeda dari
Membalong sebentar sampai
Bagaikan burung
pungguk rindukan rembulan
Mengharap sesuatu
yang tak mungkin dicapai
23. Menuju Pulau Seliu tempat penyeberangan
Setiap liburan
ramai orang pergi berwisata
Entah dari mana
andai-andai berasal gerangan
Sejak
nenek moyang sebuah legenda tercerita
24. Tempat masyarakat hidup rukun dan damai
Tenteram dan
tenang keadaan sehari-hari
Konon di bulan
terhampar taman nan permai
Berjalanlah
seorang remaja jelita disebut Putri
25. Sudahkah anda berkunjung ke Pekan Raya
Setiap ulang
tahun Jakarta diatur berjadwal
Diiringi
dayang-dayang berserta hamba sahaya
Burung-burung
besar berterbangan mengawal
26. Bagai di musin hujan bertumbuhan cendawan
Di zaman
reformasi parpol bermunculan semisal
Di taman
berjalan pula seorang pemuda rupawan
Dari
kalangan rakyat jelata sang pemuda berasal
27. Manakala berhuma jangan tinggalkan lama
Kalau
lama tidak dijaga takut diganngu kera
Sang
pemuda jelata konon Pungguk bernama
Hidupnya yatim
piatu tunggal sebatang kara
28. Berlayar dari Pulau Bengkalis ke Pulau
Padang
Di kawasan
Selat Malaka kedua pulau berada
Mata bertemu
mata keduanya saling terpandang
Dari mata
kehati rasa asmara datang menggoda
29. Pulau Kalamoa tiadalah manusia menghuni
Tempat ketam
kelemango mencari makan
Burung besar
pengawal mafhum akan hal ini
Kepada sang
Putri pengawal mengingatkan
30. Barat daya Semenanjung Kerajaan Kedah
Pulau Pinang
dipantai barat ikut menyerta
Berdiri sama
tinggi duduk pun sama rendah
Dikau Putri
Bulan turunan kerajaan dewata
31. Hindari wahai pemimpin dari suka berdusta
Nasib rakyat
seyogyanya segera tuan ayomi
Tak pantas
bercintaan dengan pemuda jelata
Kerajaan akan
mengusir dia turun keatas bumi
32. Menjadi pemimpin seharusnya tuan cerdik
Jangan sibuk
mencari hutang kesana kemari
Kepada Pungguk
pengawal tegas menghardik
Wahai anak
jelata hendaklah engkau sadar diri
33. Ritual muang jong perahu hantaran dilarung
Upacra khidmat
dilakukan didaerah pesisir
Engkau dapat
hukuman menjadi seekor burung
Dari kerajaan
bulan nan indah engkau terusir
34. Terbentang langit sore hari berwarna-warni
Jelang
matahari tebenam di Tanjung Pendam
Terbanglah
burung pungguk kebumi menghuni
Dengan perasaan
rindu dalam hati mendendam
35. Petanda akan hujan langit semakin mendung
Disusul awan
pekat hitam menutupi angkasa
Dikala bulan
purnama pungguk bersenandung
Bagai pungguk
rindukan bulan kata peribahasa
36. Permaisuri nan cantik pastilah berdandan
ayu
Tertib takzim
duduk mendampingi sang raja
Peribahasa
bulan banyak dalam pantun Melayu
Andai-andai
orang Belitung padanya tentu saja
37. Dari pada berperang tantang menantang
Akan lebih elok
berdamai duduk berunding
Bagaikan rembulan
besinar dipagari bintang
Kecantikan
seorang wanita tiada berbanding
38. Konon kahyangan bertingkat tujuh petala
Tempat para
dewa dan dewi bercengkerama
Perihal
kecantikan wanita diumpamakan pula
Wajahnya
bersinar bagaikan bulan purnama
39. Hari kedua dalam sepekan dinamai Senin
Menyusul hari
ketiga dinanamakan Selasa
Bulan memang
dibayangkan seakan feminin
Dewi bulan
konon disana menjadi penguasa
40. Riwayat pada masa lampau sebuah cerita
Tertanam
didalam benak sebagai kenangan
Dibawah sinar
bulan purnama memadu cinta
Masa depan nan
cemerlang menjadi bayangan
41. Beristirahat baginda raja dalam peraduan
Mungkinlah bermimpi
indah dialam maya
Akan tetapi
jagalah jarak bila berdua-duaan
Pesan datuk
nenek itu sangatlah berbahaya
42. Dari zaman ke zaman terus ganti berganti
Setiap
pertukaran zaman terjadi perubahan
Diwajahmu
kulihat bulan wahai kekasih hati
Suatu pujian
mabuk asmara amat berlebihan
43. Tekad kuat berkobar melanglang bahari
Gagah perkasa
pelaut melayarkan kapal
Bagaikan bulan
didampingi oleh matahari
Perumpamaan
suatu perjodohan setimpal
44. Memburu burung tinggi kucing meloncat
Tapi burung
didahan semua bertebangan
Sungguh kasihan
wajah wanita yang pucat
Diumpamakan
bagaikan bulan kesiangan
45. Pergi ke Bogor lewat jalan tol Jagorawi
Kendaraan ramai
menyetir berhati-hati
Terang bulan
dulu nyanyian orang Betawi
Buaya
timbul dikali jangan disangka mati
46. Berdo’alah tuan dimalam yang syahdu
Semoga hidup
dapat anugerah berkah
Apatah pula
gerangan istilah bulan madu
Pengantin baru
tamasya seusai menikah
47. Berjuang berhari-hari mencari sesuap nasi
Sungguhlah
sengsara nasib orang miskin
Kue bulan
negeri Tiongkok empunya tradisi
Pada festival
musim gugur penganan dibikin
48. Di Kota Semarang kita mampir berhenti
Sudah itu
perjalanan lanjut ke Purwodadi
Kejatuhan bulan
pepatah apakah pula arti
Mendapatkan rezeki
nomplok telah terjadi
49. Dulu Bangka Belitung sebuah keresidenan
Menjadi sebuah
propinsi diwaktu sekarang
Paling sial
jika tuan menjadi bulan-bulanan
Diperolok ,
diejek dan dihina banyak orang
50. Mineral timah kedua pulau menghasilkan
Hasil hutan,
laut dan tani kebun megikuti
Lambang bulan
oleh parpol dimanfaatkan
Untuk penarik
masyarakat menjadi simpati
51. Apabila kita mendapatkan suatu pertanyaan
Tentulah pula kita
memberi sesuatu jawaban
Bulan sabit
merah lambang misi kemanusiaan
Bersama
palang merah pertolongan diemban
52. Berbahan tanah liat dibuat industri gerabah
Aneka
peralatan, cendera mata dan pajangan
Memberi
bantuan korban perang dan musibah
Tanpa membedakan
bangsa maupun golongan
53. Menjadi pemimpin janganlah bersikap ragu
Kalau anda tegas
tentulah mendapat pujian
Habis bulan
oleh karyawan paling ditunggu
Penantian
dimaksud tentulah uang gajian
54. Mekarnya kembang mengundang kumbang
Beserta
berjenis serangga datang bersama
Zaman mutakhir
astronot ke bulan terbang
Adalah Neil
Amstrong penjejak kaki pertama
55. Adapun sifat kaum penjajah penuh muslihat
Di bumi
Nusantara tentu kolonialis Belanda
Marilah ke bumi
Belitung kita datang melihat
Perihal bulan tersirat
dongeng dan legenda
56. Di sore hari ramai dipantai orang berjalan
Kala yang asyik
bagi remaja muda-mudi
Tentang sang
raksasa jahat bulan ditelan
Perihal kelapa
puan dikala gerhana terjadi
57. Caca marica anak kambing saya dimana
Anak kambing
tuan tadi berlari ke pekan
Manakala bulan
purnama bulat sempurna
Legenda antu
berasuk kelak kita ceritakan
58. Janganlah takut tuan badai pasti berlalu
Menanti lama
tak usah tuan merasa jemu
Tabik tuan dan
puan kami permisi dahulu
Pada pantun mendatang
kita akan bertemu
Bogor, 17 Juli 2011
No comments:
Post a Comment