1. Salam sejahtera teman dan sanak saudara
Minerva berjudul pantun kita sekarang ini
Sudah banyak
dalam pantun kita berceritera
Dari perihal
zaman dahulu hingga masa kini
2. Dipantai burung elang terbang melayang
Jelang senja
sungguh indah pemandangan
Dibenak Tanjung
Pandan selalu terbayang
Kota nan damai
tenteram penuh kenangan
3. Indah lukisan alam tak puas dipandang mata
Menghela nafas
tak henti jangtung berdetak
Tempat Kabupaten
Belitung empunya ibukota
Dimuara Sungai Cerucuk
kota molek terletak
4. Pada batas kota lazimnya terpasang gerbang
Sepanjang jalan
pepohonan ditanam teratur
Tanjung Pandan
masa kini pesat berkembang
Dalam kenangan
masa lalu mari kita bertutur
5. Dahulu Kota Bandung dijuluki Paris van Java
Karena kecantikan
dan keindahannya tentu
Pantun ditulis kali ini diberi judul Minerva
Aneh terdengar
makhluk sejenis apakah itu
6. Janganlah dikau bersedih wahai ibu peritiwi
Memikirkan
bangsa belum hidup mumpuni
Minerva dewi
kibijaksanaan bangsa Romawi
Dewi Athena
disebut dalam mitologi Yunani
7. Janganlah bunda menangis berurai air mata
Do’akanlah
ananda selamat tanpa rintangan
Tentang Tanjung
Pandan kita akan bercerita
Pada tempo
doeloe bagaimanatah gerangan
8. Pepatah berkata bagaikan cacing kepanasan
Orang gelisah
terus menerus diumpamakan
Entah dari mana
gerangan datangnya gagasan
Awal abad duapuluh
sebuah bioskop didirikan
9. Pulau Mendulu letak berdekatan Pulau Lima
Disana
berjajaran ditanam pohon kerambil
Minerva kepada
gedung bioskop diberi nama
Dari nama dewi
Romawi tentu nama diambil
10. Berlayar dari Teluk Jakarta ke Pulau
Bidadari
Dihembus angin
semilir layar dikembangkan
Di Jalan Sijuk
tempat gedung bioskop berdiri
Sidjoekweg pemerintahan Belanda sebutkan
11. Bagi anak cucu nenek moyang beramanat
Hidup rukun
dan damai harus diutamakan
Kepada
bioskop penduduk sangat berminat
Komedi
gambar hidup totonan dinamakan
12. Seperti tikus jatuh ke padi kata umpama
Mendapat
nikmat tidak terduga bermisal
Konon Miss
Roekiah artis wanita pertama
Dari
Belitung sang bintang filem berasal
13. Pulang dari pekan ibu membawa belanjaan
Berbagai
bahan makanan beserta sayuran
Miss
Roekiah tentu menjadi bintang pujaan
Pada
filem Terang Boelan bintang berperan
14. Salah seorang putra Pandu bernama Bima
Bersana
para pandawa lima sakti berilmu
Tanjung
Pandan sejak lama bersimpang lima
Lima arah
jalan dipusat kota saling bertemu
15. Prabu Hiranyakasipu raja kerajaan Alengka
Sang prabu
jadi pengemban takhta pertama
Jalan
utama membelah kota Jalan Merdeka
Heerenstraat
diwaktu dahulu jalan bernama
16. Dendang suku Sawang dilantun berirama
Lantunan
dialunkan sambil nigal menari
Heerenstraat
terletak disimpang pertama
Marilah
empat simpang lain kita telusuri
17. Cobalah tuan berjalan pagi diudara segar
Mentari
bersinar badan menjadi nyaman
Simpang
kedua arah menuju kota Manggar
Sekarang
kawasan bernama Jalan Sudirman
18. Pergi ke Betawi penduduk ramai berniaga
Dari
Belitung kapal dan perahu dilayarkan
Jalan
kearah Kampung Sijuk simpang ketiga
Sidjoekweg
nama jalan telah kita ceritakan
19. Berbungkus daun kelapa dibuat ketupat
Pada hari
lebaran ketupat dihidangkan
Jalan
Depati Gegedek simpang keempat
Juliana
Park dizaman dahulu dinamakan
20. Kata pepatah banyak jalan menuju Roma
Jangan
tuan putus asa mencari kebenaran
Jalan arah
Kampung Parit simpang kelima
Jalan ini
kemudian bernama Jalan Veteran
21. Pernahkan tuan membaca cerita Ali Baba
Bersua gua
berisi emas intan tiada ternilai
Marilah setiap
arah jalan kita telusuri coba
Dari
Heerenstraat pertama kita akan mulai
22. Aduhai indah bermekaran si bunga kana
Menghias
taman diselingi bunga anyelir
Perkantoran
gubernemen berlokasi disana
Kantor
asisten residen serta kantor kontelir
23. Bunga
rosella berwarna merah menyala
Berwarna
putih harum bunga kaca piring
Markas
kepolisian berlokasi disana pula
Dedepan lapangan
bisebut Padang Miring
24. Beramai para wanita pemetik dipekerjakan
Manakala
pohon teh sedang musim berpucuk
Kenapa
gerangan Padang Miring dinamakan
Terletak
dilahan miring ditepi Sungai Cerucuk
25. Tanjung Batu Buyung daerah Belitung Selatan
Kawasan wisata
berbatu indah letak dipantai
Diatas
padang dibangun tempat peristirahatan
Tempat
para pejabat dikala pagi sore bersantai
26. Ibarat tangan menjinjing bahu menyandang
Ucapan
kata berandai peribahasa berbanding
Duduk
tenang kelaut lepas mata memandang
Tertampak
dua pelabuhan panjang bersanding
27. Sang
surya terbit seisi alam terang benderang
Disambut burung
berkicau saling bersahutan
Muara Sungai
Cerucuk kampung Juru Seberang
Pamandangan
indah kaki langit bertemu lautan
28. Konon Australia benua terakhir ditemukan
Semula
dianggapTanah Selatan Tak Dikenal
Dewasa ini
Padang Miring sudahlah diratakan
Disana
jadi lokasi bangunan Gedung Nasional
29. Tarik bendera putih menyerah angkat tangan
Akhiri
perang musuh kuat jangan ditantang
Suatu
ingatan tertanam terus dalam kenangan
Setiap jam
lonceng dimarkas polisi berdentang
30. Tahukah tuan dimana daerah Linggarjati
Dikaki
Gunung Ceremai tentu menyejukkan
Lonceng
dibunyikan petanda waktu berganti
Jumlah
pukulan lonceng jam menunjukkan
31. Kalau kesana berkunjung kita mencoba
Dapat
dicapai melalui kota Majalengka
Berdentang
sekali petanda pukul satu tiba
Satu jam
berganti berdentang sesuai angka
32. Oleh-oleh dari kota Bogor belilah talas
Beli pula
bermacam hiasan cinderamata
Paling
asyik dikala waktu pukul duabelas
Duabelas
berdentang berirama menyerta
33. Burung pungguk meratap diterang bulan
Merindukan
Putri Bulan gerangan dimana
Berbagai bangunan
terletak sepanjang jalan
Rumah
gadai dan kantor pos berdiri disana
34. Selat Karimata sebelah barat Kalimantan
Dengan
Selat Gaspar laut bersambungan
Berdiri
anggun bangunan gereja Protestan
Dengan
kantor pos terletak berdampingan
35. Kota Intan nama julukan kota Martapura
Intan dan
berlian disebut sebagai permata
Agak seram
tentu bangunan rumah penjara
Hotel
pordeo terletak gagah ditengah kota
36. Mengarung ke muara sungai memakai rakit
Mulai dari
hulu tentulah perjalanan berawal
Pada ujung
jalan terletak indah sebuah bukit
Konon
tempat bermukim sang naga pengawal
37. Pernahkah tuan piknik ke Pulau Pabelokan
Pulau
molek letak didepan Bandar Jakarta
Menyusuri
jalan kedua mari kita lanjutkan
Dari
Simpang Lima sampai perbatasan kota
38. Wahai saudara ibadah selalu laksanakan
Kepada
Sang Pencipta marilah berserah diri
Jalan
Masjid diwaktu dahulu jalan dinamakan
Masjid
Jamik sedari lama disana tegak berdiri
39. Hindarkan diri dari perbuatan kemaksiatan
Jauhkanlah
hati dari bisikan setan serta iblis
Anno
delapanbelas tujuhpuluh suatu catatan
Didinding
luar mihrab dimasa dahulu tertulis
40. Berucap dan berbuat hendaklah berhati-hati
Penampilan
santun jangan sekadar fantasi
Al Mabrur
sekarang ini nama masjid berganti
Masjid
tentulah telah berulang kali direnovasi
41. Gunung Tajam di Belitung berpuncak dua
Dalam
ceritera penduduk empunya riwayat
Di Jalan
Masjid berdiri Sekolah Dasar tertua
Pada zaman
lampau disebut Sekolah Rakyat
42. Mendaki kepuncak gunung tentulah susah
Bermacam
rintangan sulit dapat dihindarkan
Dihadapan masjid
dahulu didirikan madrasah
Sekolah
Arab masa itu orang Belitung namakan
43. Pulang dari kota Madinah membawa kurma
Buat sanak
dan sahabat sebagai buah tangan
Madrasah
Nurul Islam pendiri memberi nama
Dari seluruh
Belitung para murid berdatangan
44. Hidangan kebab konon berasal dari Turki
Enak
disantap bersama sahi dimalam hari
Kearah
Sidjoekweg mari melangkahkan kaki
Jalan
ketiga disana bioskop Minerva berdiri
45. Mengapakah puan menangis sukar dibujuk
Siapa
gerangang dihati dapat puan percaya
Pasca kemerdekaan
dirubah jadi Jalan Sijuk
Kemudian
berganti menjadi Jalan Sriwijaya
46. Pengelana padang pasir gagah berjubah
Mengendarai
kuda tentu mereka jempolan
Nama
bioskop Minerva turut pula berubah
Bioskop
Sriwijaya diselaraskan nama jalan
47. Wajah berjambang berpenampilan kejam
Dibadan
tersandang senapang peluru terisi
Belakangan
menjadi bioskop Gunung Tajam
Tempat
kedai mie Belitong disana berlokasi
48. Dipantai Tanjung Kelayang bersusun batu
Dikelilingi
untaian pasir putih indah pesona
Dua
sekolah Tionghoa dahulu berdiri disitu
Gedung pertemuan
buruh timah ada disana
49. Agkat jempol keatas tanda dukung setuju
Bila
jempol dibalik petanda veto meredam
Kearah
Juliana Park kemudian kita menuju
Jalan
keempat mengarah Tanjung Pendam
50. Penganan kue pisang disebut juga nagasari
Kue penganan
talam diiris bak papan catur
Kantor
pusat maskapai disana tegak berdiri
Tempat
kegiatan penambangan timah diatur
51. Dari Betawi Pulau Belitung mudah dicapai
Andai-andai
bergurau dapatlah berenang
Disana
sebuah sositet didirikan maskapai
Tempat petinggi
Belanda pergi bersenang
52. Dikota Gantung Jembatan Pice didirikan
Sungai
Lenggang mengalir sisi menyisi
Kamar bola
orang Belitung menyebutkan
Maskapai
diambil alih negara mewarisi
53. Bianglala jembatan dewa-dewi meniti
Dari
atas kayangan mereka diturunkan
Gedung
sositet kemudian nama diganti
Wisma
Ria nama pengganti disebutkan
54. Manakala sang raja terganggu kesehatan
Ketempat
peristirahatan datang tetirah
Jalan
Depati Gegedek dilintang jembatan
Jembatan
Air Siburik mengandung sejarah
55. Mendayung sampan santai disore hari
Apalagi
dibawah buaian angin semilir
Gereja
Katolik ditempat ini megah berdiri
Dipinggir
Sungai Siburik panjang mengalir
56. Berlayar santai menuju ke Pulau Pongok
Laut kecil
berombak angin bertiup tenang
Kearah
jalan kelima mari kita menengok
Melewati
terminal mobil dan Kafe Senang
57. Seumpama hati terluka disayat sembilu
Pelampiasan
kesal peribahasa berkata
Tentu
tuan kaget adanya kafe dimasa lalu
Begitulah
Tanjung Pandan empunya cerita
58. Adalah bayan budiman empunya hikayat
Burung
pandai berujar nasehat diberikan
Demikianlah
simpang lima terkisah riwayat
Para anak
cucu biarlah mengetahui semoga
59. Jelang senja langit barat cerah memerah
Siang
serta malam saling berganti abadi
Tentang
Tanjung Pandan empunya sejarah
Satu Juli
delapanbelas tigadelapan hari jadi
60. Dulu petani memotong padi dengan ani-ani
Setelah
dipotong padi disimpan di lumbung
Pantun Mineva
sementara dicukupkan disini
Pada pantun
berlanjut tentulah bersambung
Bogor, 29 Juli 2011
No comments:
Post a Comment