Thursday, April 5, 2012

BAGIAN KETIGAPULUHTIGA

   TRIAS POLITIKA





1.      Wahai sahabat terimalah kata pembuka
Salam sejahtera inginlah kami haturkan
Pantun kali ini diberi judul trias politika
Gambaran budaya Belitung kami kisahkan

2.       Beramai perling terbang mengawan
Diatas pohon buahan mencari makan
Alkisah hiduplah seorang cendekiawan
Akhir abad ketujuhbelas dia dilahirkan

3.      Di rumah tua membuat sarang bersama
Itulah kebiasaan burung layang-layang
Montesquieu sang cendekiawan bernama
Keluarga terpandang bernenek  moyang

4.       Dikawasan Jakarta Timur letak Pal Meriam
Dari daerah Jatinegra sebentar berjalan kaki
Di kerajaan Perancis cendekiawan berdiam
Kerajaan tentu sebuah pemerintah monarki

5.      Kampung Ujung disebut juga Pal Satu
Disana banyak ditanam pohon kamboja
 Di seluruh jagat buana pada zaman itu
Sebuah negara diperintah seorang raja

6.       Di belukar hidup ular binatang berbisa
Menangkap kodok menjadi kebiasaan
Turun menurun keluarga raja berkuasa
Sang raja memimpin segala kekuasaan

7.      Kala gedung parlemen tinggi menjulang
Keadaan nasib rakyat kelupaan diurusi
Sang cendekiawan pemikir cemerlang
Timbul gagasan pemerintah demokrasi

8.       Kesejahteraan rakyat harap dipikirkan
Janganlah asal jual omong kosong saja
Cara pembagian kekuasan dia kemukakan
Kekuasaan tidak tertumpuk ditangan raja

9.      Ke lautan nelayan turun menangkap ikan
Perahu digerakkan layar bibentangkan
Undang-undang negara wajib ditegakkan
Pembuat  dan pelaksana harus dipisahkan

10.   Kalau ingin menikmati sate di Jalan Blora
Banyak dijual di restoran kanan kiri jalan
Kedua kekuasaan negara berjalan setara
Kekuasaan ketiga adalah badan peradilan

11.   Saat masih mengepul kuliner dihidangkan
Kuliner bertusuk lidi sepanjang sejengkal
Legisltif, eksekutif dan yudikatif dinamakan
Konon sistim demokrasi empunya cikal bakal

12.   Dari tepung terigu diperbuat penganan
Banyak jenis penganan dicampur cokelat
Dalam negara rakyat turutlah berperanan
Melalui sistem pemilihan rakyat berdaulat

13.   Dalam kandang besi macan dipelihara
Mengaum keras petanda tidaklah suka
Sistem kemudian dianut banyak negara
Populer dengan sebutan trias poliktika

14.   Dari pantai Jakarta pandangan arahkan
Tampak Kepulauan Sertibu nun jauh disana
Teori politik ini tidaklah kita perbincangkan
Mari ke Pulau Belitung kita beranjangsana

15.   Menanam menggale di Kampung Lilangan
Di pasar Gantung menggale diperjual belikan
Negeri Perancis dan Belitung tiada hubungan
Apalagi pada zaman dahulu sulit dibayangkan

16.   Membeli mie Belitung dalam bungkusan
Pembungkus daun simpor dipergunakan
Duaratus tahun sebelum terlahirnya gagasan
Di Belitung trias politika sudah dilaksanakan

17.   Pulau Belitung dalam hati dikenang selalu
Kawasan aman tenteram sepanjang masa
Pemikiran cerdas di Belitung jauh terdahulu
Ingatkah tuan tiga seramgkai pengelola desa

18.   Jikalau dikota tuan hidup lontang lantung
Lebih baik pulang kedesa diri kembalikan
Tiga serangkai trias politika orang Belitung
Didalamnya semua rakyat turut dilibatkan         

19.   Sungguh berguna sekali ilmu kedokteran
Dalam urusan dengan kesehatan manusia
Musyawarah mufakat landasan pemikiran
Adalah sifat pribadi asli bangsa Indonesia

20.   Musim kemarau lama pohon meranggas
Telaga mengering air tiada tertampung
Tiga unsur abdi rakyat saling berbagi tugas
Lurah, penghulu beserta dukun kampung

21.   Tanjung Binga pantai indah Bukit Berahu
Berkunjung kesana panorama memunggu
Bekerja  bergotong royong bahu membahu
Tiadalah partai politik datang mengganggu

22.   Berkumandang mengalun lagu soleram
Soleram anak yang manis dicium jangan
Mengelola desa dengan aman tenteram
Seluruh rakyat selalu memberi dukungan

23.    Mejadi anggota parlemen belumlah pikun
Kalau sedang sidang janganlah ketiduran
Badan legislatif dipimpin oleh para dukun
Mufakat bersama rakyat menyepakati aturan

24.   Ditengah pelayaran perompak menjarah
Bajak laut para perompak dinamakan
Badan eksekutif tentulah dipimpin lurah
Dengan bijak segala aturan dilaksanakan

25.   Perjalanan dipadang pasir zaman dahulu
Orang memakai jasa rombongan kafilah
Badan yudikatif dipimpin oleh penghulu
Menyelesaikan adil ketika timbul masalah

26.   Indah kembang flamboyan berwarna jingga
Pohonnya bertumbuhan di daerah perbatasan
Mengurusi masalah perkawinan dan keluarga
Bedasarkan hukum faraidh membagi warisan

27.   Masa kini kemajuan telah manusia nikmati
Ke ruang angkasa pesawat pergi ulang alik
Ketiga badan bekerja saling menghormati
Jauh dari aroma politik tersebunyi dibalik

28.   Induk ayam mengais mencari makan
Anak mencicit mengikuti induk selalu
Segala bala bencana bersama dihindarkan
Selamatan kampung diadakan jika perlu

29.   Masuk ke gedung bioskop antri berurutan
Dikala segera akan dimulai pertunjukan
Dukun membantu pula urusan kesehatan
Pengobatan tradional tentulah dilakukan

30.   Jauhkan diri tuan dari perbuatan kriminal
Nanti bisa berurusan dengan pengadilan
Dahulu ketika obat dokter belum dikenal
Berbagai tanaman obat dijadikan andalan

31.   Jalanan tak terawat becek dan berlumpur
Tentulah sangat sulit dilewati kendaraan
Daun ati-ati dan neruse berikut kunyit kapur
Dijadikan bahan kesalan dan jampi pedaraan

32.   Di selatan Cilacap Pulau Nusakambangan
Tempat para narapidana dipenjara lama
Disepakati bersama bentuk hutan larangan
Tak sembarangan lahan bisa dijadikan huma

33.   Dewasa ini dunia dalam abad kemajuan
Banyak teori baru cendekiawan temukan
Sebelum dukun memberikan persetujuan
Izin dari lurah tiadalah akan dikeluarkan

34.   Revolusi kemerdekaan zaman perjuangan
Mengusir penjajah dari bumi Nusantara
Lahan dan hutan diberikan perlindungan
Kelestarian lingkungan harus terpelihara

35.   Taman Barito letak dikawasan Gandaria
Taman Ayodya letak dikawsan Melawai
Perayaan maras taun bersama bersukaria
Berkumpul pula bila ada udangan begawai

36.   Di ibukota kedua taman terletak permai
Kawasan padat terdapat banyak pekan
Membantu menyumbang datang beramai
Hasil bumi dan hewan ternak dikumpulkan

37.   Melalui jalan terdapat banyak putaran
Tanda lalu lintas haruslah diperhatikan
Diadakanlah pula segala macam hiburan
Beripat beregong dijadikan pertunjukan

38.   Tanjung Kiras pantai wisata terbuka
Masuk daerah Kecamatan Membalong
Dikala mendapat musibah atau berduka
Segenap masyarakat datang menolong

39.   Di terminal banyak pedagang asongan
Berebut mereka naik keatas kendaraan
Tiada perbedaan unsur maupun golongan
Semuanya terhimpun dalam persaudaraan

40.   Kota Jakarta termasyhur sudahlah lama
Tempat para perantau mengadu untung
Tiga serangkai desa memimpin bersama
Sistim trias poliktika masyarakat Belitung

41.   Korsi komedi putar dipasang berangkaian
Permainan dilakukan ditempat keramian
Masyararakat hidup rukun tanpa pertikaian
Sangatlah menonjol semangat perdamaian

42.   Selepas malam mengakihiri waktu dini
Sang fajar segera menghantar waktu pagi
Pantun perihal trias politika sampai disini
                                Pada pantun lain nanti kita berjumpa lagi            











Bogor,  20 Mei 2011



No comments:

Post a Comment