EKONOMI DAN NIAGA
1. Assalamualaikum mula kami ucapkan
Limpahan rakhmat dari Allah semoga
Marilah tuan pantun kita lanjutkan
Mengenai masalah ekonomi dan niaga
2. Pergi kekebun memetik manggis
Setelah dipetik diangkut segera
Belitung letaknya amat strategis
Dijalur bandar Jakarta dan Singapura
3. Dipantai para pelancong berjemur
Dibawah sinar mentari kian meninggi
Tanjung Pandan dibarat Manggar ditimur
Dua kota niaga ramai dikunjungi
4. Sumpah Gajah Mada sumpah palapa
Kisah maha patih didalam babad
Pelabuhan jauh ditengah tak mengapa
Dimanfaatkan penjajah lama berabad
5. Berangkat raja menuju pasanggrahan
Menaiki kereta gemerlap bertata
Kalamoa terletak dihadapan pelabuhan
Dibarat Tanjung Pandan sang ibukota
6. Makan berlalap ketumbar ulam
Sambal belacan tenggiri dibakar
Manggar ditimur pelabuannya dalam
Olivir tempat minyak dibongkar
7. Paduka raja menghuni istana
Istana dikawal ratusan penjaga
Para sandagar Arab, India dan China
Ramai berdatangan maksud berniaga
8. Kecebong berubah katak menjelma
Binatang gatal janganlah dijamah
Belanda tentu yang paling utama
Sambil menjajah mengeruk timah
9. Mengarungi luat perahu layarkan
Haluan didepan dibelakang buritan
Perusahaan maskapai Belanda dirikan
Mengatur strategi menyusun kekuatan
10. Ingatlah senantiasa pesan karuhun
Hindarkanlah diri dari kesesatan
Maskapai berjaya ratusan tahun
M enggali timah didarat dan lautan
11. Pohon karet ditanam berbaris lurus
Berjejer dari selatan kearah utara
Zaman merdeka pemerintah mengurus
Jadilah maskapai perusahaan negara
12. Pesilat piawai mengatur langkah
Memasang jurus keberbagai arah
Diperusahaan orang mencari nafkah
Andalan utama ekonomi daerah
13. Lelaki besar paras berjambang
Bermain pencak selalu berlatih
Dibanyak daerah kaolin ditambang
Kaolin disebut juga lempung putih
14. Bulan purnama berbentuk bulat
Cahaya bersinar terang benderang
Sejenis lempung berwarna coklat
Tanah liat lempung disebut orang
15. Bergabung pejuang serta pendekar
Bersatu padu bersiaga bertempur
Kaolin dan tanah liat dibuat tembikar
Pasir kwarsa jadi bahan penyampur
16. Warna merah isi buah semangka
Merah dan putih isi buah delima
Didirikan pula perusahaan keramika
Untuk membangun jutaan wisma
17. Sunyi disungai diterang bulan
Buaya timbul berenang terapung
Belitung ramai ekonomi berjalan
Tenaga kerja banyak tertampung
18. Dipinggir kali katak berlompatan
Biawak merayap meniti ranting
Saudagar lihai mencari kesempatan
Belitung jadi kawasan niaga penting
19. Bila genderang telah ditabuhkan
Aturlah barisan sesuai rencana
Kayu, rotan dan damar diniagakan
Kopra dan karet jadi primadona
20. Senenap kekuatan satria kerahkan
Walau jasad terbujur berguguran
Berbagai hasil laut tidak dilupakan
Diolah dijual meramaikan pasaran
21. Cabai rawit banyak dicari
Bersama terasi dibuat sambal
Bilis dikeringkan menjadi teri
Berbagai ikan dijadikan jambal
22. Sekarang ini zaman transparan
Bicara diseminar tuan diundang
Berjenis kepiting masuk restoran
Besama dengan cumi dan udang
23. Lanjut usia pandangan rabun
Membaca koran pakai kacamata
Peminat datang kunjung berjibun
Makanan laut terkenal diibukota
24. Janganlah tuan suka berkencan
Berkencan melupakan hari esok
Udang ditangkap dibuat belacan
Belacan dijual kesegenap pelosok
25. Berkaki besar burung kasuari
Burung betet disebut bayan
Sambal lingkong ikan tenggiri
Dijual laris diapasar swalayan
26. Tamat mengaji murid berkhatam
Membaca Al Qur’an beralas rehal
Sangatlah terkenal batu satam
Dibuat perhiasan dijual mahal
27. Menghias kuku berinai pacar
Pohon inai tumbuh ditepi jurang
Ekonomi dan niaga berjalan lancar
Dari zaman dahulu hingga sekarang
28. Bila semua kuku terhias seluruh
Tampak jari jemari menjadi indah
Perobahan zaman membawa pengaruh
Perusahaan timah kini ditutup sudah
29. Bila tuan kerap bepergian berkala
Jangan lupa perlengkapan dibawa
Perusahaan keramika demikian pula
Segala kegiatan pindah kepulau Jawa
30. Sanggul remaja berhias seroja
Dileher terkalung rangkaian melati
Banyaklah penduduk kehilangan kerja
Namun kegiatan ekonomi tak terhenti
31. Bulat kuning bentuk bunga culan
Pohon kamboja dahan bercabang
Kerajinan rakyat timbul bermunculan
Kegiatan pariwisata makin berkembang
32. Tertidur bayi bila didendangkan
Setiap hari ditimang dimanja
Kelapa sawit orang perkebunkan
Proyek menyerap tenaga kerja
33. Mengajar kuntau dilakukan suhu
Ilmu bela diri tak memakai bedil
Semua orang berjuang bahu membahu
Pengusaha dan pujangga ikut berandil
34. Santai bersepeda mengayuh pedal
Waspalah kalau bertemu pengkolan
Pengusaha berusaha kerahkan modal
Transportasi dan pariwisata jadi andalan
35. Nasi kebuli dimasak berkapur laga
Hasil masakannya beraroma wangi
Sebuah novel digubah pujangga
Novel berjudul Laskar Pelangi
36. Berilah anak hadiah buku bergambar
Bersama pensil warna buat penata
Laskar Pelangi diangkat kelayar lebar
Berkisah tentang Belitong tercinta
37. Adat istiadat mengandung makna
Siapapun menurut tidak menggugat
Novel disukai orang antero buana
Nama Belitung terkenal antar jagat
38. Ke Tanjung Kelumpang kita menuju
Bertanya dulu supaya tak sesat
Belitung nan cantik bertambah maju
Kegiatan ekonomi berkembang pesat
39. Memasuki kota melewati gapura
Gapura berdiri dekat pohon ketapang
Buluh Tumbang adalah bandar udara
Dikerjakan sejak penjajahan Jepang
40. Dipokok cemara kutilang bersarang
Dipohon jambu bersarang serangga
Maksud semula dijadikan bandara perang
Jepang hengkang jadilah bandara niaga
41. Kenegeri Malaka berlayar bersama
Mampir dulu kepelabuhan Belawan
Bandar udara sekarang berganti nama
Hanandjoeddin nama seorang pahlawan
42. Janganlah tuan suka berputus arang
Janganlah pula senantiasa berleha
Sejak dulu Belitung jadi lirikan orang
Untuk berniaga mengembangkan usaha
43. Kalaulah sungai banyak kiambang
Bersampan perlahan kearah pinggiran
Masa kemasa terus berkembang
Kini Belitung menjadi kawasan incaran
44. Angin segar bertiup bukalah jendela
Layangkan pandangan jauh kesana
Berjenis obyek wisata didirikan pula
Hotel dan cottage berdiri dimana-mana
45. Orang bersantai dimalam panjang
Penahan kantuk minumlah kahwa
Berbagai fasilitas siap menunjang
Wisata ke Belitung tidaklah kecewa
46. Janganlah tuan menahan gundah
Menahan gundah badan binasa
Mencapai Belitung amatlah mudah
Lewat udara maupun laut semua bisa
47. Dikolam peristirahatan istana raja
Terhampar bersemai pohon teratai
Dari Jakarta terbang satu jam saja
Melalui laut berlayar sambil bersantai
48. Kalau anak sering kebingungan
Janganlah sampai suka dibentak
Bandar laut baru Pegantungan
Didaerah Badau bandar terletak
49. Buah cempedak dan buah kuweni
Kalau sudah masak harum mewangi
Begitulah kondisi Belitung dimasa kini
Kawasan tenteram nyaman dikunjungi
50. Pertikaian perbatasan agar dihindarkan
Paling menyenangkan hidup berdamai
Ekonomi dan niaga perlu diperkenalkan
Marilah kunjungi Belitung beramai-ramai
Bogor, 22 Agustus 2010
No comments:
Post a Comment