Tuesday, February 22, 2011

BAGIAN KELIMA

EKONOMI DAN NIAGA
1. Assalamualaikum mula kami ucapkan
Limpahan rakhmat dari Allah semoga

Marilah tuan pantun kita lanjutkan
Mengenai masalah ekonomi dan niaga

2. Pergi kekebun memetik manggis
Setelah dipetik diangkut segera

Belitung letaknya amat strategis
Dijalur bandar Jakarta dan Singapura

3. Dipantai para pelancong berjemur
Dibawah sinar mentari kian meninggi

Tanjung Pandan dibarat Manggar ditimur
Dua kota niaga ramai dikunjungi

4. Sumpah Gajah Mada sumpah palapa
Kisah maha patih didalam babad

Pelabuhan jauh ditengah tak mengapa
Dimanfaatkan penjajah lama berabad

5. Berangkat raja menuju pasanggrahan
Menaiki kereta gemerlap bertata

Kalamoa terletak dihadapan pelabuhan
Dibarat Tanjung Pandan sang ibukota

6. Makan berlalap ketumbar ulam
Sambal belacan tenggiri dibakar

Manggar ditimur pelabuannya dalam
Olivir tempat minyak dibongkar

7. Paduka raja menghuni istana
Istana dikawal ratusan penjaga

Para sandagar Arab, India dan China
Ramai berdatangan maksud berniaga

8. Kecebong berubah katak menjelma
Binatang gatal janganlah dijamah

Belanda tentu yang paling utama
Sambil menjajah mengeruk timah

9. Mengarungi luat perahu layarkan
Haluan didepan dibelakang buritan

Perusahaan maskapai Belanda dirikan
Mengatur strategi menyusun kekuatan

10. Ingatlah senantiasa pesan karuhun
Hindarkanlah diri dari kesesatan

Maskapai berjaya ratusan tahun
M enggali timah didarat dan lautan

11. Pohon karet ditanam berbaris lurus
Berjejer dari selatan kearah utara

Zaman merdeka pemerintah mengurus
Jadilah maskapai perusahaan negara

12. Pesilat piawai mengatur langkah
Memasang jurus keberbagai arah

Diperusahaan orang mencari nafkah
Andalan utama ekonomi daerah

13. Lelaki besar paras berjambang
Bermain pencak selalu berlatih

Dibanyak daerah kaolin ditambang
Kaolin disebut juga lempung putih

14. Bulan purnama berbentuk bulat
Cahaya bersinar terang benderang

Sejenis lempung berwarna coklat
Tanah liat lempung disebut orang

15. Bergabung pejuang serta pendekar
Bersatu padu bersiaga bertempur

Kaolin dan tanah liat dibuat tembikar
Pasir kwarsa jadi bahan penyampur

16. Warna merah isi buah semangka
Merah dan putih isi buah delima

Didirikan pula perusahaan keramika
Untuk membangun jutaan wisma

17. Sunyi disungai diterang bulan
Buaya timbul berenang terapung

Belitung ramai ekonomi berjalan
Tenaga kerja banyak tertampung

18. Dipinggir kali katak berlompatan
Biawak merayap meniti ranting

Saudagar lihai mencari kesempatan
Belitung jadi kawasan niaga penting

19. Bila genderang telah ditabuhkan
Aturlah barisan sesuai rencana

Kayu, rotan dan damar diniagakan
Kopra dan karet jadi primadona

20. Senenap kekuatan satria kerahkan
Walau jasad terbujur berguguran

Berbagai hasil laut tidak dilupakan
Diolah dijual meramaikan pasaran

21. Cabai rawit banyak dicari
Bersama terasi dibuat sambal

Bilis dikeringkan menjadi teri
Berbagai ikan dijadikan jambal

22. Sekarang ini zaman transparan
Bicara diseminar tuan diundang

Berjenis kepiting masuk restoran
Besama dengan cumi dan udang

23. Lanjut usia pandangan rabun
Membaca koran pakai kacamata

Peminat datang kunjung berjibun
Makanan laut terkenal diibukota

24. Janganlah tuan suka berkencan
Berkencan melupakan hari esok

Udang ditangkap dibuat belacan
Belacan dijual kesegenap pelosok

25. Berkaki besar burung kasuari
Burung betet disebut bayan

Sambal lingkong ikan tenggiri
Dijual laris diapasar swalayan

26. Tamat mengaji murid berkhatam
Membaca Al Qur’an beralas rehal

Sangatlah terkenal batu satam
Dibuat perhiasan dijual mahal

27. Menghias kuku berinai pacar
Pohon inai tumbuh ditepi jurang

Ekonomi dan niaga berjalan lancar
Dari zaman dahulu hingga sekarang

28. Bila semua kuku terhias seluruh
Tampak jari jemari menjadi indah

Perobahan zaman membawa pengaruh
Perusahaan timah kini ditutup sudah

29. Bila tuan kerap bepergian berkala
Jangan lupa perlengkapan dibawa

Perusahaan keramika demikian pula
Segala kegiatan pindah kepulau Jawa

30. Sanggul remaja berhias seroja
Dileher terkalung rangkaian melati

Banyaklah penduduk kehilangan kerja
Namun kegiatan ekonomi tak terhenti

31. Bulat kuning bentuk bunga culan
Pohon kamboja dahan bercabang

Kerajinan rakyat timbul bermunculan
Kegiatan pariwisata makin berkembang

32. Tertidur bayi bila didendangkan
Setiap hari ditimang dimanja

Kelapa sawit orang perkebunkan
Proyek menyerap tenaga kerja

33. Mengajar kuntau dilakukan suhu
Ilmu bela diri tak memakai bedil

Semua orang berjuang bahu membahu
Pengusaha dan pujangga ikut berandil

34. Santai bersepeda mengayuh pedal
Waspalah kalau bertemu pengkolan

Pengusaha berusaha kerahkan modal
Transportasi dan pariwisata jadi andalan

35. Nasi kebuli dimasak berkapur laga
Hasil masakannya beraroma wangi

Sebuah novel digubah pujangga
Novel berjudul Laskar Pelangi

36. Berilah anak hadiah buku bergambar
Bersama pensil warna buat penata

Laskar Pelangi diangkat kelayar lebar
Berkisah tentang Belitong tercinta

37. Adat istiadat mengandung makna
Siapapun menurut tidak menggugat

Novel disukai orang antero buana
Nama Belitung terkenal antar jagat

38. Ke Tanjung Kelumpang kita menuju
Bertanya dulu supaya tak sesat

Belitung nan cantik bertambah maju
Kegiatan ekonomi berkembang pesat

39. Memasuki kota melewati gapura
Gapura berdiri dekat pohon ketapang

Buluh Tumbang adalah bandar udara
Dikerjakan sejak penjajahan Jepang

40. Dipokok cemara kutilang bersarang
Dipohon jambu bersarang serangga

Maksud semula dijadikan bandara perang
Jepang hengkang jadilah bandara niaga

41. Kenegeri Malaka berlayar bersama
Mampir dulu kepelabuhan Belawan

Bandar udara sekarang berganti nama
Hanandjoeddin nama seorang pahlawan

42. Janganlah tuan suka berputus arang
Janganlah pula senantiasa berleha

Sejak dulu Belitung jadi lirikan orang
Untuk berniaga mengembangkan usaha

43. Kalaulah sungai banyak kiambang
Bersampan perlahan kearah pinggiran

Masa kemasa terus berkembang
Kini Belitung menjadi kawasan incaran

44. Angin segar bertiup bukalah jendela
Layangkan pandangan jauh kesana

Berjenis obyek wisata didirikan pula
Hotel dan cottage berdiri dimana-mana

45. Orang bersantai dimalam panjang
Penahan kantuk minumlah kahwa

Berbagai fasilitas siap menunjang
Wisata ke Belitung tidaklah kecewa

46. Janganlah tuan menahan gundah
Menahan gundah badan binasa

Mencapai Belitung amatlah mudah
Lewat udara maupun laut semua bisa

47. Dikolam peristirahatan istana raja
Terhampar bersemai pohon teratai

Dari Jakarta terbang satu jam saja
Melalui laut berlayar sambil bersantai

48. Kalau anak sering kebingungan
Janganlah sampai suka dibentak

Bandar laut baru Pegantungan
Didaerah Badau bandar terletak

49. Buah cempedak dan buah kuweni
Kalau sudah masak harum mewangi

Begitulah kondisi Belitung dimasa kini
Kawasan tenteram nyaman dikunjungi

50. Pertikaian perbatasan agar dihindarkan
Paling menyenangkan hidup berdamai

Ekonomi dan niaga perlu diperkenalkan
Marilah kunjungi Belitung beramai-ramai


Bogor, 22 Agustus 2010

No comments:

Post a Comment