MEMBARI’AN (1)
1. Assalumualaikum mula kami ucapkan
Membari’an judul pantun diberikan
Bahasa Belitung demikian diungkapkan
Perihal masa lanpau kami ceritakan
2. Sehabis malam sianglah hari
Cahaya mentari mucullah pula
Kata bari’ bermakna bahari
Bahari adalah zaman dahulu kala
3. Hidup bagai melayarkan bahtera
Segala macam rona berpapasan
Bahari juga artinya samudera
Biarlah ahli bahasa punya urusan
4. Marilah bersama berjalan searah
Berpimpinan tangan kita berkawan
Maksud dihati berpantun sejarah
Tapi apa daya diri bukan sejarawan
5. Senang dan susah saling berbagi
Segala tindak saling menasehati
Sejarawan seorang berilmu tinggi
Puluhan tahun kerjanya meneliti
6. Tali persahabatan diikat selalu
Berbalas pantun bertukar kata
Sejarah menceriterakan masa lalu
Ditulis sejarawan berdasarkan fakta
7. Hadir dimuktamar tuan diutus
Bersama rombongan tuan pergi
Fakta diteliti dari berbagai situs
Diteliti berdasar ilmu arkeologi
8. Perahu ikan bongkar dipangkalan
Bermuatan kepiting dan ikan bilis
Dari artefak berbagai peninggalan
Dari daun lontar dan batu bertulis
9. Eropah dan Asia disebut Erasia
Dua benua terletak bersebelahan
Sejarah ditulis seorang manusia
Manusia tak lepas dari kesalahan
10. Dipagi hari burung berterbangan
Burung kecil bernama pentis
Kadang ditulis demi kepentingan
Kepentingan taktis maupun politis
11. Awan putih bagaikan kapas
Bumi terhampar bagai permadani
Peran penguasa tidaklah terlepas
Dari zaman dahulu sampai masa kini
12. Dikerami induk telur menetas
Anak ayam mencicit mencari makan
Ada butir disembulkan keatas
Adapula yang sengaja dikaburkan
13. Kapal berlayar ke Pulau Bengkalis
Didekat Semenanjung pulau terletak
Zaman penjajahan sejarah ditulis
Pejuang besar disebut pemberontak
14. Penari dipentas tampil menawan
Selamat datang penbuka acara
Zaman merdeka menjadi pahlawan
Pengusir penjajah dari Nusantara
15. Membuat rumah menyusun bata
Bata tanah liat berwarna merah
Seorang pemimpin pernah berkata
Janganlah kita membohongi sejarah
16. Bermain basket tubuh diperlukan
Paling bagus bertubuh jangkung
Menulis sejarah fakta dikumpulkan
Data akurat dijadikan pendukung
17. Mematut busana puan berkaca
Melihat belakang badan diputar
Dari batu bertulis dapat dibaca
Dapat dibaca pula dari daun lontar
18. Mudik kekampung dihari lebaran
Rumah didandani penuh hiasan
Apakah tulisan berisi kebenaran
Wajar dilakukan segala pembahasan
19. Keliling kampung melakukan kunjungan
Saling bermaafan sambil bersalaman
Tidakkah ditulisan terselip kepentingan
Kepentingan kekuatan penguasa zaman
20. Dipasarr tempat orang berjualan
Segala jenis barang diperdagangkan
Pelajari secara teliti logika berjalan
Semuanya relatif patut dipertanyakan
21. Membaca puisi sering dilombakan
Dinilai pembacaan serta mimik
Banyak tulisan orang perdebatkan
Bahasa kerennya disebut polemik
22. Terasi dan cabai diulak besama
Keduanya diolah menjadi sambal
Belanda maskapai bernama Mollema
Pernah menulis buku berjilid tebal
23. Pintu rumah dilapisi teralis
Menjaga supaya tidak dijarah
Perihal Belitung Mollema tulis
Tulisan disebut sebagai sejarah
24. Balapan kuda deras berpacu
Sampai kefinal banyak yang gagal
Peneliti serta sejarawan mengacu
Tulisan Mollema sumber tunggal
25. Mahkota raja dipasang dikepala
Hiasan busana gemerlap ditata
Menulis sejarah Belitung terkendala
Minim dicari materi pendukung fakta
26. Barang berharga disimpan dipeti
Barang antik ditaruh dilemari kaca
Tiada situs dan artefak bisa diteliti
Tiada pula batu bertulis bisa dibaca
27. Bantulah wahai tuan anak terlantar
Kepanti asuhan uang sumbangkan
Tiada sesuatu tersurat didaun lontar
Tiada peninggalan cukup signifikan
28. Kalau genderang telah ditabuhkan
Pasukan tempur segera siagakan
Jadi janganlah tuan perdebatkan
Marilah bersama solusi pecahkan
29. Mengiringi lagu memakai gitar
Lagu dinyanyikan anak remaja
Sejarah biarlah urusan orang pintar
Bagi awam cukup membari’an saja
30. Menuju kehulu biduk dikayuhkan
Waspada batu biduk terhantuk
Membari’an masa lalu dikisahkan
Kelakar panjang semalam suntuk
31. Belayar tenang di Selat Berhhala
Dibawah hembusan angin semilir
Konon terjadi dizaman purbakala
Salju dipuncak gunung cair mengalir
32. Bersenandung ria mengatur suara
Senandung dimulai ucapan salam
Cairan mengalir menuju samudera
Lautan meninggi dataran tenggelam
33. Duduk termangu anak memantu
Mendengar nenek hikayat berkisah
Asia dan Nusantara semula menyatu
Peristiwa terjadi kemudian terpisah
34. Nelayan menyelam mencari lokan
Kadang didalam lokan ada mutiara
Nusantara terhampar pulau berserakan
Adalah Belitung salah satu diantara
35. Menyeberang kebandar melalui kanal
Sampan melaju kayuh didayungkan
Sejak kapan Belitung mulai dikenal
Berbagai pendapat perlu didiskusikan
36. Memanggang lemang diatas arang
Lemang dibuat dari beras pulut
Disaat aksara belum dikenal orang
Riwayat dikisahkan mulut kemulut
37. Aik arongan tempat permandian
Kalau mencuci berhadap-hadapan
Bentuk tertulis datang kemudian
Setelah manusia maju peradapan
38. Pohon rambutan dihuni serangga
Bersembunyi dibuahnya tidak kentara
Tentang tanah Belitung dapat diduga
Dahulu merupakan hutan belantara
39. Berdaun rimbun pohon akasia
Ditanam disisi jalan berderetan
Pulau sunyi senyap tanpa manusia
Kecuali binatang penghuni hutan
40. Dari atas perahu pancing tebarkan
Umpan disambar ikan tenggiri
Keadaan demikian tentu menakutkan
Apalagi berkunjung seorang diri
41. Umpan disambar pancing ditarik
Pemancing terampil sudah terlatih
Namun demikian sesuatu menarik
Pantai Belitung indah berpasir putih
42. Padi diladang masak menguning
Mencegah gangguan ladang dipagar
Telaganya hening airnya bening
Untuk bahan minuman airnya segar
43. Burung pipit terbang memutar
Mencari padi memnjadi sasaran
Kadang pelaut singgah sebentar
Mengambil air bekal pelayaran
44. Ikan sembilang ikan berperisai
Memiliki sengat sangat menyakitkan
Beberapa kerajaan hanya menguasai
Karena tanah belum menghasilkan
45. Ambil daun sengkelut buat pajangan
Daun yang kering jangan dipakai
Belum berpenghuni ditarik sumbangan
Belum ada sesuatu yang dapat dicukai
46. Bergerak terus perputaran mentari
Dikala sore kebaratlah condong
Barulah kelak dikemudian hari
Belitung dikunjungi ramai berbondong
47. Merendang roti janganlah bantat
Jajanan dikukus penganan talam
Penulis China I Tsing pernah mencatat
Mengenai negeri Belitung dimasa silam
48. Janganlah tuan panjang bermisai
Aturlah jangan lintang sembirang
Dibawah Sriwijaya Belitung dikuasai
Pulau indah sudah dikunjungi orang
49. Ditepi kampung tempat permandian
Aik arongan orang Belitung namakan
Catatan demikian perlu perhatian
Diakhir abad ketujuh diperkirakan
50. Didaerah berawa tumbuh gelagah
Bertumbuhan subur tanpa disemai
Konon pengembara pernah singgah
Ketanah Belitung yang telah ramai
51. Dari pohon karet disadap getah
Karet ditanam didesa Pelulusan
Adalah Marco Polo dan Ibnu Batutah
Keliling buana keberbagai kawasan
52. Angin segar bertiup bukalah jendela
Dikejauhan terlihat pohon tanjung
Pada abad limabelas awal bermula
Laksamana Chengho mampir berkunjung
53. Lagu seroja merdu didendangkan
Sebagai penghibur hati yang resah
Fei Hsin dari China juga menuliskan
Tentang Belitung dia menulis kisah
54. Dihutan orang menumang arang
Arang dibuat dari pohon pelawan
Tentang Belitung banyak ditulis orang
Oleh pujangga maupun ilmuwan
55. Mengarak pengantin tabuh rebana
Melantunkan syair menarik suara
Pujangga dari segala penjuru buana
Ilmuwan dari segala pelosok negara
56. Didaerah danau hidup burung pelikan
Yang paling besar terbang memimpin
Dari semua cerita dapat disimpulkan
Bahwa Belitung letaknya campin
57. Wewangian dibuat dari bunga rampai
Harum pula baunya batang cendana
Dari segala penjuru mudah dicapai
Dari Eropah, tanah Arab maupun China
58. Berenang ketepian berakit kehulu
Rakit ditambatkan dipohon sebatang
Pantun membari’an dicukupkan dulu
Dilanjutkan pada waktu mendatang
Bogor, 08 September 2010
No comments:
Post a Comment