Sunday, February 27, 2011

BAGIAN KEDELAPAN

MEMBARI’AN (1)

1. Assalumualaikum mula kami ucapkan
Membari’an judul pantun diberikan

Bahasa Belitung demikian diungkapkan
Perihal masa lanpau kami ceritakan

2. Sehabis malam sianglah hari
Cahaya mentari mucullah pula

Kata bari’ bermakna bahari
Bahari adalah zaman dahulu kala

3. Hidup bagai melayarkan bahtera
Segala macam rona berpapasan

Bahari juga artinya samudera
Biarlah ahli bahasa punya urusan

4. Marilah bersama berjalan searah
Berpimpinan tangan kita berkawan

Maksud dihati berpantun sejarah
Tapi apa daya diri bukan sejarawan

5. Senang dan susah saling berbagi
Segala tindak saling menasehati

Sejarawan seorang berilmu tinggi
Puluhan tahun kerjanya meneliti

6. Tali persahabatan diikat selalu
Berbalas pantun bertukar kata

Sejarah menceriterakan masa lalu
Ditulis sejarawan berdasarkan fakta

7. Hadir dimuktamar tuan diutus
Bersama rombongan tuan pergi

Fakta diteliti dari berbagai situs
Diteliti berdasar ilmu arkeologi

8. Perahu ikan bongkar dipangkalan
Bermuatan kepiting dan ikan bilis

Dari artefak berbagai peninggalan
Dari daun lontar dan batu bertulis

9. Eropah dan Asia disebut Erasia
Dua benua terletak bersebelahan

Sejarah ditulis seorang manusia
Manusia tak lepas dari kesalahan

10. Dipagi hari burung berterbangan
Burung kecil bernama pentis

Kadang ditulis demi kepentingan
Kepentingan taktis maupun politis

11. Awan putih bagaikan kapas
Bumi terhampar bagai permadani

Peran penguasa tidaklah terlepas
Dari zaman dahulu sampai masa kini

12. Dikerami induk telur menetas
Anak ayam mencicit mencari makan

Ada butir disembulkan keatas
Adapula yang sengaja dikaburkan

13. Kapal berlayar ke Pulau Bengkalis
Didekat Semenanjung pulau terletak

Zaman penjajahan sejarah ditulis
Pejuang besar disebut pemberontak

14. Penari dipentas tampil menawan
Selamat datang penbuka acara

Zaman merdeka menjadi pahlawan
Pengusir penjajah dari Nusantara

15. Membuat rumah menyusun bata
Bata tanah liat berwarna merah

Seorang pemimpin pernah berkata
Janganlah kita membohongi sejarah

16. Bermain basket tubuh diperlukan
Paling bagus bertubuh jangkung

Menulis sejarah fakta dikumpulkan
Data akurat dijadikan pendukung

17. Mematut busana puan berkaca
Melihat belakang badan diputar

Dari batu bertulis dapat dibaca
Dapat dibaca pula dari daun lontar

18. Mudik kekampung dihari lebaran
Rumah didandani penuh hiasan

Apakah tulisan berisi kebenaran
Wajar dilakukan segala pembahasan

19. Keliling kampung melakukan kunjungan
Saling bermaafan sambil bersalaman

Tidakkah ditulisan terselip kepentingan
Kepentingan kekuatan penguasa zaman

20. Dipasarr tempat orang berjualan
Segala jenis barang diperdagangkan

Pelajari secara teliti logika berjalan
Semuanya relatif patut dipertanyakan

21. Membaca puisi sering dilombakan
Dinilai pembacaan serta mimik

Banyak tulisan orang perdebatkan
Bahasa kerennya disebut polemik

22. Terasi dan cabai diulak besama
Keduanya diolah menjadi sambal

Belanda maskapai bernama Mollema
Pernah menulis buku berjilid tebal

23. Pintu rumah dilapisi teralis
Menjaga supaya tidak dijarah

Perihal Belitung Mollema tulis
Tulisan disebut sebagai sejarah

24. Balapan kuda deras berpacu
Sampai kefinal banyak yang gagal

Peneliti serta sejarawan mengacu
Tulisan Mollema sumber tunggal

25. Mahkota raja dipasang dikepala
Hiasan busana gemerlap ditata

Menulis sejarah Belitung terkendala
Minim dicari materi pendukung fakta

26. Barang berharga disimpan dipeti
Barang antik ditaruh dilemari kaca

Tiada situs dan artefak bisa diteliti
Tiada pula batu bertulis bisa dibaca

27. Bantulah wahai tuan anak terlantar
Kepanti asuhan uang sumbangkan

Tiada sesuatu tersurat didaun lontar
Tiada peninggalan cukup signifikan

28. Kalau genderang telah ditabuhkan
Pasukan tempur segera siagakan

Jadi janganlah tuan perdebatkan
Marilah bersama solusi pecahkan

29. Mengiringi lagu memakai gitar
Lagu dinyanyikan anak remaja

Sejarah biarlah urusan orang pintar
Bagi awam cukup membari’an saja

30. Menuju kehulu biduk dikayuhkan
Waspada batu biduk terhantuk

Membari’an masa lalu dikisahkan
Kelakar panjang semalam suntuk

31. Belayar tenang di Selat Berhhala
Dibawah hembusan angin semilir

Konon terjadi dizaman purbakala
Salju dipuncak gunung cair mengalir

32. Bersenandung ria mengatur suara
Senandung dimulai ucapan salam

Cairan mengalir menuju samudera
Lautan meninggi dataran tenggelam

33. Duduk termangu anak memantu
Mendengar nenek hikayat berkisah

Asia dan Nusantara semula menyatu
Peristiwa terjadi kemudian terpisah

34. Nelayan menyelam mencari lokan
Kadang didalam lokan ada mutiara

Nusantara terhampar pulau berserakan
Adalah Belitung salah satu diantara

35. Menyeberang kebandar melalui kanal
Sampan melaju kayuh didayungkan

Sejak kapan Belitung mulai dikenal
Berbagai pendapat perlu didiskusikan

36. Memanggang lemang diatas arang
Lemang dibuat dari beras pulut

Disaat aksara belum dikenal orang
Riwayat dikisahkan mulut kemulut

37. Aik arongan tempat permandian
Kalau mencuci berhadap-hadapan

Bentuk tertulis datang kemudian
Setelah manusia maju peradapan

38. Pohon rambutan dihuni serangga
Bersembunyi dibuahnya tidak kentara

Tentang tanah Belitung dapat diduga
Dahulu merupakan hutan belantara

39. Berdaun rimbun pohon akasia
Ditanam disisi jalan berderetan

Pulau sunyi senyap tanpa manusia
Kecuali binatang penghuni hutan



40. Dari atas perahu pancing tebarkan
Umpan disambar ikan tenggiri

Keadaan demikian tentu menakutkan
Apalagi berkunjung seorang diri

41. Umpan disambar pancing ditarik
Pemancing terampil sudah terlatih

Namun demikian sesuatu menarik
Pantai Belitung indah berpasir putih

42. Padi diladang masak menguning
Mencegah gangguan ladang dipagar

Telaganya hening airnya bening
Untuk bahan minuman airnya segar

43. Burung pipit terbang memutar
Mencari padi memnjadi sasaran

Kadang pelaut singgah sebentar
Mengambil air bekal pelayaran

44. Ikan sembilang ikan berperisai
Memiliki sengat sangat menyakitkan

Beberapa kerajaan hanya menguasai
Karena tanah belum menghasilkan

45. Ambil daun sengkelut buat pajangan
Daun yang kering jangan dipakai

Belum berpenghuni ditarik sumbangan
Belum ada sesuatu yang dapat dicukai

46. Bergerak terus perputaran mentari
Dikala sore kebaratlah condong

Barulah kelak dikemudian hari
Belitung dikunjungi ramai berbondong

47. Merendang roti janganlah bantat
Jajanan dikukus penganan talam

Penulis China I Tsing pernah mencatat
Mengenai negeri Belitung dimasa silam

48. Janganlah tuan panjang bermisai
Aturlah jangan lintang sembirang

Dibawah Sriwijaya Belitung dikuasai
Pulau indah sudah dikunjungi orang

49. Ditepi kampung tempat permandian
Aik arongan orang Belitung namakan

Catatan demikian perlu perhatian
Diakhir abad ketujuh diperkirakan

50. Didaerah berawa tumbuh gelagah
Bertumbuhan subur tanpa disemai

Konon pengembara pernah singgah
Ketanah Belitung yang telah ramai

51. Dari pohon karet disadap getah
Karet ditanam didesa Pelulusan

Adalah Marco Polo dan Ibnu Batutah
Keliling buana keberbagai kawasan

52. Angin segar bertiup bukalah jendela
Dikejauhan terlihat pohon tanjung

Pada abad limabelas awal bermula
Laksamana Chengho mampir berkunjung

53. Lagu seroja merdu didendangkan
Sebagai penghibur hati yang resah

Fei Hsin dari China juga menuliskan
Tentang Belitung dia menulis kisah

54. Dihutan orang menumang arang
Arang dibuat dari pohon pelawan

Tentang Belitung banyak ditulis orang
Oleh pujangga maupun ilmuwan

55. Mengarak pengantin tabuh rebana
Melantunkan syair menarik suara

Pujangga dari segala penjuru buana
Ilmuwan dari segala pelosok negara

56. Didaerah danau hidup burung pelikan
Yang paling besar terbang memimpin

Dari semua cerita dapat disimpulkan
Bahwa Belitung letaknya campin

57. Wewangian dibuat dari bunga rampai
Harum pula baunya batang cendana

Dari segala penjuru mudah dicapai
Dari Eropah, tanah Arab maupun China

58. Berenang ketepian berakit kehulu
Rakit ditambatkan dipohon sebatang

Pantun membari’an dicukupkan dulu
Dilanjutkan pada waktu mendatang


Bogor, 08 September 2010

No comments:

Post a Comment