Tuesday, February 22, 2011

BAGIAN KEENAM

MASYARAKAT DAN SOSIAL BUDAYA
1. Assalamualaikum wahai para rekan
Terima kasih Allah Yang Maha Kaya
Marilah tuan pantun kita lanjutkan
Tentang masyarakat dan sosial budaya

2. Membuat asinan dari buah kana
Buatlah pula manisan buah ceremai
Beragam penduduk hidup disana
Menempati bumi Belitung nan permai

3. Liamabelas hari bulan bulat sempurna
Para dewa dewi turun dari kahyangan
Melayu, Jawa, Sulawesi beserta China
Hidup rukun saling bergandeng tangan

4. Untuk peran saudagar sebuah drama
Diperlukan pemain bertubuh gemuk
Berbagai suku lain turut pula bersama
Sebagai petanda masyarakat majemuk

5. Berjuang terampil sipejaga gawang
Bertahan gigih saat gawang diserang
Disekitar pantai hidup suku Sawang
Berasal dari kerajaan kalah perang

6. Ayah bunda isteri disebut mertua
Hormati bagaikan orang tua sendiri
Sawang bagian dari suku Melayu tua
Berkelana dilautan hidup mandiri

7. Pangeran muda menunggang kuda
Mendaki bukit terjal jalan berbatu
Agama dan kepercayaan boleh berbeda
Namun damai dihati tetap menyatu

8. Ulat sutera sembunyi dikepompong
Berayun didahan lembut bertangkai
Lurah, penghulu dan dukun kampong
Adalah pengelola desa tiga serangkai

9. Pukul delapan perkantoran dibuka
Mengurus izin dikantor kecamatan
Seluruh rakyat menghormati mereka
Menjaga kedamaian dan keselamatan

10. Membeli padi dikampung Penirokan
Padi dijual dalam berbagai takaran
Berbagai upacara nasyarakat lakukan
Mudik bersama dihari raya lebaran

11. Pohon bambu tumbuh berumpun
Untuk bahan bangunan diniagakan
Kepada ayah bunda dimohon ampun
Atas segala kesalahan telah dilkukan

12. Tongkat khatib selalu digunakan
Berlapis tembaga pangkal dan ujung
Sesama sahabat saling memaafkan
Dari rumah kerumah saling berkunjung

13. Haturkan sembah, salam dan takzim
Restu orang tua sangat dibutuhkan
Membuat ketupat sudahlah lazim
Disantap bersama aneka masakan

14. Mengadu nasib orang mencoba
Datang keibukota mencari kerja
Bila parayaan Natal sudahlah tiba
Ummat Kristen beramai kegereja

15. Sungguh tenteram hidup damai
Rapatkan barisan rukun serukan
Tahun Baru dirayakan beramai
Kembang api meriah dinyalakan

16. Masaklah rajungan dicampur bihun
Ditumis dan diaduk sampai merata
Sehabis mengetam acara maras tahun
Sekali setahun penduduk bersuka cita

17. Sejauh layangan mata memandang
Terhampar lautan luas membentang
Bersyukur terhadap hasil berladang
Beras ditakar dalam ukuran gantang

18. Pohon bercabang rimbun dedaunan
Banyak dahannya ditumbuhi benalu
Muang jong merupakan acara tahunan
Dilakukan suku Sawang sejak dahulu

19. Pala tua dipanen diambil biji
Bijinya diolah dijadikan rempah
Dibuatkan perahu mini berisi sesaji
Tanda terima kasih hasil laut berlimpah

20. Dara cantik memakai liontin
Dileher jenjang liontin tergantung
Masyarakat China punya acara rutin
Setiap tahun ramai mudik ke Belitung

21. Sandiwara dimulai babak pertama
Dahulu sandiwara disebut tonil
Merayakan Imlek berkumpul bersama
Berikut upacara lain secara tradisionil

22. Rumah suci dipakai untuk beribadat
Ibadat khusyuk mohon pertobatan
Setiap suku mempunyai beragam adat
Dirayakan dengan bebas tanpa hambatan

23. Jauhkan diri dari menghisap madat
Badan sengsara penuh penderitaan
Berbagai ragam budaya adat istiadat
Berjalan tenteram lupakan perbedaan

24. Mari bersama duduk musyawarah
Sepakat mufakat pecahkan solusi
Gambaran nyata masyarakat daerah
Suatu komunitas penuh toleransi

25. Para pemburu menyiapkan peluru
Periksa kelengkapan sandang senapan
Berdampingan rukun tanpa seteru
Kehidupan di Belitung amatlah mapan

26. Tabik dan hormat kepada tuan guru
Ilmu diberikan bekal dimasa depan
Patut dicontoh dan patut pula ditiru
Miniatur Indonesia dalam kehidupan

27. Dara cantik pemuda memikat
Melalui kawan minta dikenalkan
Itulah gambaran kondisi masyarakat
Secara rinci kelak disampaikan

28. Nelayan kelaut menangkap ikan
Sampai kelaut ditebar pukat
Sementara kisah kami cukupkan
Biar mengenal Belitung lebih dekat

Bogor, 30 Agustus 2010

No comments:

Post a Comment