UPACARA ADAT PENGANTIN (3)
1. Assalamulaikum sahabat nan santun
Kehadirat Allah do’a kita panjatkan
Marilah tuan kita melanjutkan pantun
Upacara adat pengantin kita kisahkan
2. Angin bertiup dari utara keselatan
Perobahan musim ikut ditentukan
Acara dilaksanakan berdasar urutan
Selamatan gawai pertama dilakukan
3. Kapal berlayar dilaut mengapung
Dikendalikan oleh nahoda cekatan
Upacara dipimpin dukun kampung
Rangkaian acara mohon keselamatan
4. Seraya berlayar memancing ikan
Bukan merupakan suatu kesulitan
Bangunan bangsal turut didirikan
Guna menampung segala kegiatan
5. Gangan dimasak coba dirasai
Rasa masin pedas sesuai selera
Acara pertama sudahlah selesai
Seminggu sebelum puncak acara
6. Wahai tuan jangan sampai lupa
Dari mana gerangan diri berasal
Biasanya ditebang pohon kelapa
Batang untuk bangunan bangsal
7. Berbalas pantun kalimat kiasan
Saling bertukar istilah sindiran
Daun digunakan untuk hiasan
Umbut muda dijadikan sayuran
8. Mari darmawista kepantai Punai
Menikmati alam sambil berenang
Acara kedua berpacar berinai
Dibawah komando sang mak inang
9. Pulau terluar letak diperbatasan
Dekat Philipina Pulau Miangas
Berpacar berinai adalah keharusan
Diikuiti berlanjut acara betangas
10. Ingatkah tuan kepulauan Maluku
Penduduk disana gemar berdendang
Inai adalah ramuan pemerah kuku
Dibuat dari daun tumbuhan diladang
11. Riang anak-anak bermain sendetup
Ada yang bermain silat melompat
Betangas dilakukan diruang berkatup
Ruangan amat sempit tertutup rapat
12. Nyonya pembesar asyik berdandan
Bersiap pergi belanja ke Singapura
Dibuat dari tikar beranyam pandan
Dibentuk bulat ditutup kain sutera
13. Kepada suami sangatlah manja
Emoh belanja hanya di Jakarta
Ruangan dimuat seorang saja
Oleh sang calon mempelai wanita
14. Suami pejabat bagian keuangan
Tempat orang datang menghadap
Calon pengantin masuk kurungan
Kurungan pengap beraroma sedap
15. Kalau negeri rawan bencana
Setiap saat mengungsi bersiap
Persis seperti orang mandi sauna
Didalamnya ditaruh periuk uap
16. Duduk dipantai pandangi pelangi
Perasaan terayun syahdu meresap
Periuk memuat ramuan pewangi
Menguap diair panas penuh berasap
17. Tidak terasa badan sudah penat
Pikiran jernih pandangan dilepas
Betangas dilakukan semalam tenat
Kadang tutup dibuka pengambil napas
18. Tenang meresapi jiwa dan raga
Pantai terhampar laut berombak
Kurungan dibuka bernapas lega
Sekujur tubuh harum semerbak
19. Tanda pertandingan telah usai
Wasit meniup peluit panjang
Rangkaian acara kedua selesai
Acara ketiga adalah majang
20. Pergi kehutan mencari damar
Dari getah pohon damar berasal
Menghias ruangan serta kamar
Sehari setelah mendirikan bangsal
21. Menjala ikan di Tanjung Kubu
Sambil juga memancing gurita
Dihias pula ranjang dan kelambu
Semua menjadi tugas para wanita
22. Membeli figura perak di Kotagede
Figura pembingkai gambar didinding
Dibuat dan dihias pula sebuah puade
Tempat mempelai duduk bersanding
23. Jangan tuan mencari kesalahan
Kesalahan harus dapat dibuktikan
Acara keempat upcara pernikahan
Malam Jum’at biasanya dilakukan
24. Apabila tuan pergi berwisata
Sesuatu yang antik pasti dicari
Dilakukan dirumah pihak wanita
Para undangan datang menghadiri
25. Dikota Subang mobil dihentikan
Kota nyaman tempat persinggahan
Penghulu dan para saksi dihadirkan
Untuk memimpin acara pernikahan
26. Bertubuh kecil orang liliput
Konon punya kerajaan dan istana
Calon memepelai pria dijemput
Diiringi tabuhan gendang rebana
27. Mendirikan rumah bertiang bulin
Papan nyato dijadikan jendela
Disertakan pula sebuah payung lilin
Bebentuk payung hias lilin menyala
28. Anak perempuan rambut berponi
Menari balet berputar-putar arah
Calon mempelai pria apik didandani
Memakai gamis putih berjubah merah
29. Diangkasa awan putih beredar
Burung kecil terbang melayang
Kepala memakai sorban bundar
Dihiasi setangkai kembang goyang
30. Kerumah sakit orang datang berobat
Antri panjang diloket pendaftaran
Berangkat diiringi kerabat dan sababat
Namun ayah bunda tidak disertakan
31. Turun hujan laju kendaraan dibatasi
Waspada mengendarai jalanan licin
Pernikahan dilakukan mahar dilunasi
Kadang diikuti acara pertukaran cincin
32. Menari serimpi lemah gemulai
Penarinya cantik muka berseri
Kedua insan sudah jadi mempelai
Sudah terikat menjadi suami isteri
33. Berneka sayur dijual dipekan
Ada kangkung beserta sawi
Bubur raha dimangkuk disajikan
Sejenis sekoteng kalau di Betawi
34. Mataram perang lawan kompeni
Disana sini terpasang ranjau
Sekoteng diolah bewarna warni
Dicampur dengan kacang hijau
35. Kearah barat pandangan diarahkan
Buat melihat tenggelam matahari
Karena pernikahan telah dilakukan
Makanan suami disediakan isteri
36. Anak tertidur bunda nyanyikan
Suara nyanyian amatlah lembut
Setiap waktu makan dihantarkan
Ngantar makan acara disebut
37. Meletus gunung semburkan lahar
Kesegala jurusan lahar melanda
Makanan dihidangkan dalam pahar
Dihantar oleh serombongan pemuda
38. Demo anarkis polisi bubarkan
Mencegah agar tidak kemelut
Jenis lauk pauk terbaik dipilihkan
Berikut buah dan kue cuci mulut
39. Didinding merayap seekor cecak
Nyamuk mendekat cecak menunggu
Berlanjut tiba kepada acara puncak
Biasanya dilaksanakan hari Minggu
40. Olahraga pagi badanpun sehat
Berjalan cepat kadang berlari
Kerumah pihak wanita kita melihat
Sibuk berlangsung sejak jauh hari
41. Parpol gemar berkata muluk
Kesana kemari menebar pesona
Disiapkan perangkat bunge teluk
Telur rebus dicelup aneka warna
42. Pidato kampanye janji beribu
Berjanji korupsi akan diberantas
Digantung dibatang rautan bambu
Diberi hiasan beragam bunga kertas
43. Menurut hemat para pengamat
Janji terbatas hanya dilapangan
Ditampilkan pada acara betamat
Dibagikan kepada para undangan
44. Kuda berlari setelah dicambuk
Berlari deras diarena balapan
Pengulu gawai tentu paling sibuk
Periksa terakhir seluruh persiapan
45. Dilautan nelayan mencari gamat
Kaadang juga memancing gurita
Paling pagi biasanya acara betamat
Khataman Alqur’an pengantin wanita
46. Membeli barang bermerek paten
Tentunya tuan mendapat jaminan
Berikut acara ngambelek penganten
Sebelumnya tentu ngantar makanan
47. Dikampanye parpol janji melulu
Diarena pemilu mereka bertanding
Pengantin disuruh makan lebih dahulu
Supaya tak kelaparan kala bersanding
48. Ikan kitang digoreng dikuali besi
Sudah digoreng ditaruh diatas baki
Kendaraan penjemput indah dihiasi
Kalau rumah tak jauh berjalan kaki
49. Pertikaian pasti dapat dihindarkan
Asalkan tuan mau duduk berunding
Sekawan penabuh hadrah disiapkan
Anak kecil memyebutnya cangdingding
50. Makan nasi berlauk tupok salai
Duduk makan di membarongan
Mentari sepenggalah acara dimulai
Perlu waktu panjang tak kesiangan
51. Ingin tahu tanngal lihat almanak
Pada dinding almanak digantungkan
Kerumah pria kita melihat sejenak
Ngenjungak suat orang sebutkan
52. Hidup ketakutan dibawah tirani
Tiada keritik buat pemerintahan
Pengantin pria gagah didandani
Pakaian adat bagaimana pilihan
53. Dihutan tumbuh berjenis kayu
Kayu belangiran paling disukai
Umumnya memilih pakaian Melayu
Dandanan praktis longgar dipakai
54. Tangan bergelang akar bahar
Ditempat keramaian bermain sulap
Uang antaran disusun diatas pahar
Pahar tembaga digosok mengkilap
55. Koran dan televisi media siaran
Keadaan dunia dijadikan berita
Disertai seperangkat barang antaran
Berupa berbagai keperluan wanita
56. Pengedar narkoba dapat diringkus
Setelah dikejar polisi semalam suntuk
Barang kecil terkemas dibungkus
Barang besar ditata beragam bentuk
57. Membeli lumpia dikota Semarang
Untuk oleh-oleh boleh tuan bawakan
Ditata bagai hewan ataupun barang
Dipahar berhias barang ditempatkan
58. Anak sekolah berbaris beraturan
Dibagi berkelompok dan rombongan
Berpasangan remaja pembawa antaran
Hitungan ganjil banyaknya pasangan
59. Malam hari ayam dikejar musang
Saat pemilik sedang tidur nyenyak
Paling sedikit sejumlah lima pasang
Tujuhbelas pasang jumlah terbanyak
60. Masa berlalu terkenang selalu
Bertemu kembali kisah berbagi
Pantun pengantin ditunda dulu
Waktu mendatang dilajutkan lagi
Bogor, 15 Januari 2011
No comments:
Post a Comment