Thursday, September 8, 2011

BAGIAN KEDUAPULUHDUA

UPACARA ADAT PENGANTIN (3)

1. Assalamulaikum sahabat nan santun
Kehadirat Allah do’a kita panjatkan

Marilah tuan kita melanjutkan pantun
Upacara adat pengantin kita kisahkan

2. Angin bertiup dari utara keselatan
Perobahan musim ikut ditentukan

Acara dilaksanakan berdasar urutan
Selamatan gawai pertama dilakukan

3. Kapal berlayar dilaut mengapung
Dikendalikan oleh nahoda cekatan

Upacara dipimpin dukun kampung
Rangkaian acara mohon keselamatan

4. Seraya berlayar memancing ikan
Bukan merupakan suatu kesulitan

Bangunan bangsal turut didirikan
Guna menampung segala kegiatan

5. Gangan dimasak coba dirasai
Rasa masin pedas sesuai selera

Acara pertama sudahlah selesai
Seminggu sebelum puncak acara

6. Wahai tuan jangan sampai lupa
Dari mana gerangan diri berasal

Biasanya ditebang pohon kelapa
Batang untuk bangunan bangsal

7. Berbalas pantun kalimat kiasan
Saling bertukar istilah sindiran

Daun digunakan untuk hiasan
Umbut muda dijadikan sayuran

8. Mari darmawista kepantai Punai
Menikmati alam sambil berenang

Acara kedua berpacar berinai
Dibawah komando sang mak inang

9. Pulau terluar letak diperbatasan
Dekat Philipina Pulau Miangas

Berpacar berinai adalah keharusan
Diikuiti berlanjut acara betangas

10. Ingatkah tuan kepulauan Maluku
Penduduk disana gemar berdendang

Inai adalah ramuan pemerah kuku
Dibuat dari daun tumbuhan diladang

11. Riang anak-anak bermain sendetup
Ada yang bermain silat melompat

Betangas dilakukan diruang berkatup
Ruangan amat sempit tertutup rapat

12. Nyonya pembesar asyik berdandan
Bersiap pergi belanja ke Singapura

Dibuat dari tikar beranyam pandan
Dibentuk bulat ditutup kain sutera

13. Kepada suami sangatlah manja
Emoh belanja hanya di Jakarta

Ruangan dimuat seorang saja
Oleh sang calon mempelai wanita

14. Suami pejabat bagian keuangan
Tempat orang datang menghadap

Calon pengantin masuk kurungan
Kurungan pengap beraroma sedap

15. Kalau negeri rawan bencana
Setiap saat mengungsi bersiap

Persis seperti orang mandi sauna
Didalamnya ditaruh periuk uap

16. Duduk dipantai pandangi pelangi
Perasaan terayun syahdu meresap

Periuk memuat ramuan pewangi
Menguap diair panas penuh berasap

17. Tidak terasa badan sudah penat
Pikiran jernih pandangan dilepas

Betangas dilakukan semalam tenat
Kadang tutup dibuka pengambil napas

18. Tenang meresapi jiwa dan raga
Pantai terhampar laut berombak

Kurungan dibuka bernapas lega
Sekujur tubuh harum semerbak

19. Tanda pertandingan telah usai
Wasit meniup peluit panjang

Rangkaian acara kedua selesai
Acara ketiga adalah majang

20. Pergi kehutan mencari damar
Dari getah pohon damar berasal

Menghias ruangan serta kamar
Sehari setelah mendirikan bangsal

21. Menjala ikan di Tanjung Kubu
Sambil juga memancing gurita

Dihias pula ranjang dan kelambu
Semua menjadi tugas para wanita

22. Membeli figura perak di Kotagede
Figura pembingkai gambar didinding

Dibuat dan dihias pula sebuah puade
Tempat mempelai duduk bersanding

23. Jangan tuan mencari kesalahan
Kesalahan harus dapat dibuktikan

Acara keempat upcara pernikahan
Malam Jum’at biasanya dilakukan

24. Apabila tuan pergi berwisata
Sesuatu yang antik pasti dicari

Dilakukan dirumah pihak wanita
Para undangan datang menghadiri

25. Dikota Subang mobil dihentikan
Kota nyaman tempat persinggahan

Penghulu dan para saksi dihadirkan
Untuk memimpin acara pernikahan

26. Bertubuh kecil orang liliput
Konon punya kerajaan dan istana

Calon memepelai pria dijemput
Diiringi tabuhan gendang rebana

27. Mendirikan rumah bertiang bulin
Papan nyato dijadikan jendela

Disertakan pula sebuah payung lilin
Bebentuk payung hias lilin menyala

28. Anak perempuan rambut berponi
Menari balet berputar-putar arah

Calon mempelai pria apik didandani
Memakai gamis putih berjubah merah

29. Diangkasa awan putih beredar
Burung kecil terbang melayang

Kepala memakai sorban bundar
Dihiasi setangkai kembang goyang

30. Kerumah sakit orang datang berobat
Antri panjang diloket pendaftaran

Berangkat diiringi kerabat dan sababat
Namun ayah bunda tidak disertakan

31. Turun hujan laju kendaraan dibatasi
Waspada mengendarai jalanan licin

Pernikahan dilakukan mahar dilunasi
Kadang diikuti acara pertukaran cincin

32. Menari serimpi lemah gemulai
Penarinya cantik muka berseri

Kedua insan sudah jadi mempelai
Sudah terikat menjadi suami isteri

33. Berneka sayur dijual dipekan
Ada kangkung beserta sawi

Bubur raha dimangkuk disajikan
Sejenis sekoteng kalau di Betawi

34. Mataram perang lawan kompeni
Disana sini terpasang ranjau

Sekoteng diolah bewarna warni
Dicampur dengan kacang hijau

35. Kearah barat pandangan diarahkan
Buat melihat tenggelam matahari

Karena pernikahan telah dilakukan
Makanan suami disediakan isteri

36. Anak tertidur bunda nyanyikan
Suara nyanyian amatlah lembut

Setiap waktu makan dihantarkan
Ngantar makan acara disebut

37. Meletus gunung semburkan lahar
Kesegala jurusan lahar melanda

Makanan dihidangkan dalam pahar
Dihantar oleh serombongan pemuda

38. Demo anarkis polisi bubarkan
Mencegah agar tidak kemelut

Jenis lauk pauk terbaik dipilihkan
Berikut buah dan kue cuci mulut

39. Didinding merayap seekor cecak
Nyamuk mendekat cecak menunggu

Berlanjut tiba kepada acara puncak
Biasanya dilaksanakan hari Minggu

40. Olahraga pagi badanpun sehat
Berjalan cepat kadang berlari

Kerumah pihak wanita kita melihat
Sibuk berlangsung sejak jauh hari

41. Parpol gemar berkata muluk
Kesana kemari menebar pesona

Disiapkan perangkat bunge teluk
Telur rebus dicelup aneka warna

42. Pidato kampanye janji beribu
Berjanji korupsi akan diberantas

Digantung dibatang rautan bambu
Diberi hiasan beragam bunga kertas

43. Menurut hemat para pengamat
Janji terbatas hanya dilapangan

Ditampilkan pada acara betamat
Dibagikan kepada para undangan

44. Kuda berlari setelah dicambuk
Berlari deras diarena balapan

Pengulu gawai tentu paling sibuk
Periksa terakhir seluruh persiapan

45. Dilautan nelayan mencari gamat
Kaadang juga memancing gurita

Paling pagi biasanya acara betamat
Khataman Alqur’an pengantin wanita

46. Membeli barang bermerek paten
Tentunya tuan mendapat jaminan

Berikut acara ngambelek penganten
Sebelumnya tentu ngantar makanan

47. Dikampanye parpol janji melulu
Diarena pemilu mereka bertanding

Pengantin disuruh makan lebih dahulu
Supaya tak kelaparan kala bersanding

48. Ikan kitang digoreng dikuali besi
Sudah digoreng ditaruh diatas baki

Kendaraan penjemput indah dihiasi
Kalau rumah tak jauh berjalan kaki

49. Pertikaian pasti dapat dihindarkan
Asalkan tuan mau duduk berunding

Sekawan penabuh hadrah disiapkan
Anak kecil memyebutnya cangdingding

50. Makan nasi berlauk tupok salai
Duduk makan di membarongan

Mentari sepenggalah acara dimulai
Perlu waktu panjang tak kesiangan

51. Ingin tahu tanngal lihat almanak
Pada dinding almanak digantungkan

Kerumah pria kita melihat sejenak
Ngenjungak suat orang sebutkan

52. Hidup ketakutan dibawah tirani
Tiada keritik buat pemerintahan

Pengantin pria gagah didandani
Pakaian adat bagaimana pilihan

53. Dihutan tumbuh berjenis kayu
Kayu belangiran paling disukai

Umumnya memilih pakaian Melayu
Dandanan praktis longgar dipakai

54. Tangan bergelang akar bahar
Ditempat keramaian bermain sulap

Uang antaran disusun diatas pahar
Pahar tembaga digosok mengkilap

55. Koran dan televisi media siaran
Keadaan dunia dijadikan berita

Disertai seperangkat barang antaran
Berupa berbagai keperluan wanita

56. Pengedar narkoba dapat diringkus
Setelah dikejar polisi semalam suntuk
Barang kecil terkemas dibungkus
Barang besar ditata beragam bentuk

57. Membeli lumpia dikota Semarang
Untuk oleh-oleh boleh tuan bawakan

Ditata bagai hewan ataupun barang
Dipahar berhias barang ditempatkan

58. Anak sekolah berbaris beraturan
Dibagi berkelompok dan rombongan

Berpasangan remaja pembawa antaran
Hitungan ganjil banyaknya pasangan

59. Malam hari ayam dikejar musang
Saat pemilik sedang tidur nyenyak

Paling sedikit sejumlah lima pasang
Tujuhbelas pasang jumlah terbanyak

60. Masa berlalu terkenang selalu
Bertemu kembali kisah berbagi

Pantun pengantin ditunda dulu
Waktu mendatang dilajutkan lagi


Bogor, 15 Januari 2011

No comments:

Post a Comment