Sunday, July 31, 2011

BAGIAN KEDUAPULUH

NATAL DAN TAHUN BARU

1. Selamat sejahtera kami ucapkan
Matahari bersinar selamat pagi

Kalimat tersusun kami sampaikan
Senang sekali kita berpantun lagi

2. Pulau Belitung alamnya permai
Dinegara Indonesia mungil terletak

Kawasan tenang aman dan damai
Tiada pertikaian datang menyentak

3. Dikala sore burung berterbangan
Dipinggir pantai dapat dinikmati

Berbagai suku hidup berdampingan
Penganut agama saling menghormati

4. Angin semilir berembus menerpa
Burung elang hinggap diatas batu

Hidup keseharian saling menyapa
Tolong menolong bantu membantu

5. Mengawan ramai ikan cakalang
Tidak kalah ramai ikan tenggiri

Malam berlalu siang menjelang
Ditimur tersembul sinar matahari

6. Buah kedondong jatuh dilontar
Jatuh ketanah menimpa akar

Bola dunia terus keliling berputar
Siang dan malam saling bertukar

7. Janganlah pilu diredam dihati
Kepada rekan dapat dicurahkan

Hari demi hari terus berganti
Terus berlanjut menjadi pekan

8. Cerobong kapal asap mengepul
Paling hadapan terletak kemudi

Kedalam bulan pekan terkumpul
Bulan terkumpul tahun menjadi

9. Diatas loteng terdengar ribut
Tikus berlari kucing menguber

Duabelas bulan setahun disebut
Bulan Januari sampai Desember

10. Kucing penangkap belang berbulu
Garang menyambar tikus malang

Manakala setahun sudah berlalu
Tahun Baru datanglah menjelang

11. Membuat benang kapas dipintal
Benang ditenun kain dijadikan

Tahun Baru didahului perayaan Natal
Beramai ummat Keristen merayakan

12. Berlakulah tuan senantiasa ramah
Didepan umum tentu berbaik citra

Pohon natal indah menghiasi rumah
Umumnya dibuat dari pohon cemara

13. Menyelam teripang beserta lokan
Kadang mutiara turut ditemukan

Puji dan syukur bersama dipanjatkan
Lagu-lagu kudus syahdu dinyanyikan

14. Di Belitung teripang disebut gamat
Sedangkan lokan disebut tiram

Disemua gereja berkumpul ummat
Menjalankan ibadat dengan tenteram

15. Dimulut sungai terletak delta
Bagus dijadikan tempat wisata

Segenap keluarga turut berserta
Tua muda lelaki maupun wanita

16. Pergi berwisata diakhir pekan
Kadang sambil mengambil cuti

Segala jenis makanan disiapkan
Memakai busana baru sudah pasti

17. Membuat sambal memakai tomat
Sambal dipakai penyedap makanan

Banyak tamu mengucapkan selamat
Tiada kendala berlainan keyakinan

18. Dibumi Belitung tertimbun mineral
Bertebaran pula berbagai batuan

Suatu cerminan masyarakat plural
Menjunjung tinggi negara kesatuan

19. Tanaman peneduh pohon akasia
Ditanam teratur dialam terbuka

Merupakan sikap bangsa Indonesia
Pelaksanaan Bhineka Tunggal Ika

20. Beli durian di Pangkal Lalang
Beli kepiting di Juru Seberang

Lain padang lain pula belalang
Lain dahulu lain pula sekarang

21. Ditepi pagar ditanam beluntas
Pohon semangkok juga tanamkan

Dahulu dirayakan kalangan terbatas
Sekarang penduduk ikut meramaikan

22. Pohon mangga lebat berbuah
Ditanam disudut halaman istana

Tanjung Pandan kota bertuah
Berjenis etnis menghuni disana

23. Menakar beras gantang bersukat
Hendak memebeli pergi kedesa

Berbeda keyakinan tak menyekat
Bersukaria bersama sudah biasa

24. Reli kendaraan mobil berlomba
Sepanjang jalan ada rinntangan
Bila akhir tahun sudahlah tiba
Kepusat kota orang berdatangan

25. Rumput ilalang tumbuh dihuma
Tumbuh juga rumput tegari

Pusat kota bersimpang lima
Lambang daerah tegak berdiri

26. Puade tempat duduk mempelai
Dibuat berukir dari kayu jati

Ditengah malam acara dimulai
Petanda tahun sudah berganti

27. Berbau harum kayu gaharu
Bahan niaga dizaman dahulu

Selamat datang tahun baharu
Selamat jalan tahun berlalu

28. Bila piawai silat tuan inginkan
Pergilah berguru pada pendekar

Kembang api ramai dinyalakan
Diatas angkasa cahaya memekar

29. Pergi berperahu memancing cumi
Cumi dipancing di Tanjung Binga

Berwarna warni menerangi bumi
Suara dentuman memekak telinga

30. Beragam tumbuhan hidup dihutan
Hutan yang besar disebut belantara

Bunyi terompet bersahut sahutan
Seluruh pengunjung larut gembira

31. Kalah pemilu janganlah dendam
Suasana demokrasi mari dijunjung

Paling ramai di Tanjung Pendam
Pantai indah padat pengunjung

32. Dalam cerita wayang dikisahkan
Para pandawa menjaga keamanan

Digelar segala macam pertunjukan
Semua lapisan mengambil peranan

33. Gagah berani pantang menyerah
Kepada rakyat pandawa membela

Berbagai kesenian dan tarian daerah
Kesenian Tionghoa ditampilkan pula

34. Para pandawa kaum kesatria
Segala kerusuhan dapat diatasi

Tidaklah hanya sekedar bersukria
Tetapi petanda hidup bertoleransi

35. Naik kereta kencana dihela kuda
Memakai panah sebagai senjata

Dikota Manggar tidaklah berbeda
Masyarat berkumpul dipusat kota

36. Kalau hari panas payung gunakan
Paling tidak tuan memakai topi

Kota Manggar mendapat julukan
Negeri seribusatu warung kopi

37. Menunggang kuda pakai pelana
Dipacu pembalap lari berkejaran

Warung kopi ada dimana-mana
Dipelosok kota ramai bertebaran

38. Jangan menjadi orang sekakar
Rogoh saku berikan sumbangan

Menikmati kopi sambil kelakar
Bertukar pikiran antar golongan

39. Kepanti asuhan kita menderma
Kasihani nasib orang menderita

Kadang terbersit idea bersama
Populerkan daerah pulau tercinta

40. Janganlah segan merogoh saku
Pahala didapat tiada terbilang

Duduk bersama semeja sebangku
Tiada perbedaan jadi penghalang

41. Perbuatan amal tidaklah berat
Asalkan negara menjadi makmur

Tanjung Pandan terletak bibarat
Manggar terletak dibagian timur

42. Jadilah tuan orang yang konsisten
Perbuatan dan ucapan menjadi satu

Walaupun ibukota dua kabupaten
Dipulau Belitung keduanya menyatu

43. Menggubah kisah meyusun tema
Menjadi penulis hendaklah tekun

Masyarakat sosial berbudaya sama
Semua golongan berkehidupan rukun

44. Sangat dianjurkan makan pepaya
Paling bagus buah masak dibatang

Merayakan Tahun Baru bagian budaya
Berkumpul bersama berduyun datang

45. Mengasuh bayi lagu senandungkan
Adakalanya tertidur dalam pelukan

Pasukan polisi sigap mengamankan
Tetapi tidak pernah terjadi gesekan

46. Dijalan raya polantas berpatroli
Perhatikan rambu menurut aturan

Kebersamaan kelak terjadi kembali
Pada perayaan imlek serta lebaran

47. Dikala manusia nasib beruntung
Rezeki melimpah terus berdatangan
Itulah corak masyarakat Belitung
Hidup damai bergandengan tangan

48. Tongkat saudagar dipakai nyaman
Berlapis tembaga pangkal dan ujung

Suasana tenteram sepanjang zaman
Marilah beramai datang berkunjung

49. Rotan dan damar ramai diniagakan
Diniagakan pula cendana dan gaharu

Rangkaian pantun mari kita selesaikan
Perihal perayaan Natal dan Tahun Baru

50. Tempat darmawisata Gunung Klabat
Di Sulawesi Utara gunung tertinggi

Selamat sejahtera sekalian sahabat
Pada pantun mendatang bertemu lagi

Bogor, 01 Januari 2011

No comments:

Post a Comment