Tuesday, May 3, 2011

BAGIAN KEEMPATBELAS

MEMBARI’AN (2)

1. Salam serta hormat kami sampaikan
Pantun membari’an kami lanjutkan
Tentang Belitung kami ceritakan
Pulau tercinta amat menyenangkan

2. Badai melanda pasti berlalu
Angin menyepoi datang bertukar
Membari’an mengungkap masa lalu
Masyarakat bawah punya kelakar

3. Dikala pikiran tuan masih kalut
Cobalah tuan bermain ketipung
Membari’an kisah mulut kemulut
Bertukar cerita orang dikampung

4. Membuat bata lempung dibentuk
Bata dibuat dikampung Kepayang
Kumpul bergadang semalam suntuk
Berkisah riwayat nenek moyang

5. Makanan asli Betawi kerak telor
Ditempat keramaian dapat dibeli
Menyangkut silsilah disebut begalor
Riwayat asal usul ditelusuri kembali

6. Dermaga dibangun didaerah hilir
Supaya lancar segala kegiatan
Ibarat air dari gunung mengalir
Menyusuri sungai terus kelautan

7. Piawai bersilat seorang pendekar
Lawan dihadapi kalau ditantang
Menelusuri asal usul menarik akar
Akar pastilah melekat kebatang

8. Pohon nangka pohon bergetah
Bergetah pula pohon pepaya
Orang Belitung kaya pepatah
Pepatah bertalian adat budaya

9. Kalaulah tuan santun perangai
Pasti berkah datang berlimpahan
Air dari gunung turun kesungai
Air dari atap turun kepelimbahan

10. Manakala kapal sudah dilayarkan
Tantangan cuaca haruslah diterima
Perihal masa lalu jangan didebatkan
Marilah membari’an duduk bersama

11. Dikapal bertugas banyak kelasi
Masuk dermaga kapal ditambatkan
Bertukar pandangan serta berdiskusi
Berbagai solusi dapat dipecahkan

12. Berkunjung kedesa orangnya ramah
Begitulah watak penduduk pedalaman
Berkumpul membari’an punya hikmah
Adat urang Belitong sepanjang zaman

13. Jangan buang sampah sembarangan
Begitu pesan tuan guru sampaikan
Maaf tuan kami bicara kepanjangan
Marilah membari’a n kita teruskan

14. Kelapa dikupas tangan menyula
Tempurung dibakar menjadi arang
Masih menyangkut dahulu kala
Saat Belitung baru dikenal orang

15. Indah sekali pujangga menulis syair
Disusun dalam bermacam gubahan
Berawal pelaut mampir menimba air
Kemudian beramai mematok lahan

16. Kucing memanjat cukup berani
Sesudah naik tidak bisa turun
Pulau semula sepi jadi berpenghuni
Berkembang biak turun temurun

17. Gedung parlemen tinggi bertingkat
Tempat anggota berbalas tutur
Setelah ramai terbentuk masyarakat
Diangkat pemimpin sebagai pengatur

18. Buaya mengapung berenang dikali
Bersama dahan kayu hanyut disela
Penghuni pendatang menjadi asli
Karena mereka kelompok pemula

19. Berlayar tenang udaranya cerah
Perahu diarahkan kepantai Dudat
Kelompok pemula melukis sejarah
Membentuk satuan budaya dan adat

20. Sejenis cumi-cumi bertulang satu
Binatang ini dinamakan sotong
Beragam budaya dan adat menyatu
Satuan budaya adat urang Belitong

21. Penari cantik bersunting melati
Melati adalah bunga pujaaan
Bulan dan tahun terus berganti
Kesatuan menjadi sebuah kerajaan

22. Minuman kopi mencegah kantuk
Tidak mengantuk mengatur siasat
Dikampung Badau kerajaan terbentuk
Dikampung tersebut kerajaan berpusat

23. Terbang merpati sekawan lima
Terbang bebas menjelajah angkasa
Kerajaan Badau kerajaan pertama
Dibumi Belitung kerajaan berkuasa

24. Sekelompok anak bermain gundu
Gundu digelindingkan satu persatu
Penduduk negeri beragama Hindu
Anutan penduduk pada masa itu

25. Komat kami dukun mengucap mantra
Mohon terkabul segala permohonannya
Kerajaan Majapahit menguasai Nusantara
Menjadikan Belitung daerah takluknya

26. Dipancuran air jernih tercurah
Ditampung penuh didalam kendi
Menurut penelitian ahli sejarah
Abad keempatbelas peristiawa terjadi

27. Bercocok tanam orang dihuma
Sesekali menanam padi diladang
Raja penguasa dijadikan panglima
Ronggo Yudo gelar disandang

28. Kepala kampung jalan keliling desa
Mengajak rakyat hidup berkerukunan
Ronggo Yudo memerintah penuh kuasa
Bertahta di Badau beberapa keturunan

29. Kutilang berkicau merdu berirama
Bagai seorang sedang berjenaka
Setiap turunan begelar yang sama
Rakyat menyapa sesuai dialek mereka

30. Ada manfaatnya memelihara kuda
Kuda diapakai untuk penarik sado
Ada yang megucapkan Rangga Uda
Ada pula yang menyebut Ronggo Udo

31. Setiap sore penduduk menanti
Nelayan pulang tiba dipangkalan
Abad demi abad datang berganti
Dunia berputar perobahan berjalan

32. Dilaut elang sambar menyambar
Mengintai ikan dilaut berkelana
Agama Islam datang menyebar
Menyebar kesegala pelosok buana

33. Pejabat adalah abdi negara
Mengabdi bangsa tugas utama
Menyebar pula Islam di Nusantara
Pasai paling utara penerima pertama

34. Jika negara makmur aman sentosa
Pastilah rakyat menjadi bangga
Para saudagar sangatlah berjasa
Menyebarkan agama sambil berniaga

35. Peraturan dibuat memakai pasal
Pasal demi pasal disusun cermat
Dari Parsi dan Gujarat mereka berasal
Menyampaikan pesan keseluruh ummat

36. Ayam berkokok bersahut-sahutan
Embun jernih mulai bermunculan
Dari utara berkembang keselatan
Barat dan timur tidak ketinggalan

37. Hidup manusia didunia yang fana
Kepangkuan Allah akhirnya kembali
Kerajaan Islam berdiri dimana-mana
Ditanah Jawa dipelopori para wali

38. Dikaki gunung kita berjalan
Dikanan kiri jurang menganga
Sangatlah terkenal wali sembilan
Di Pulau Jawa disebut wali sanga

39. Dari mana tuan tujuan kemana
Waspada selalu dalam perjalanan
Seraya berdakwah wali membina
Membina moral serta pembangunan

40. Rumah tua jangan jadi hunian
Atap dan dinding tentulah rapuh
Sunan Gresik mengajarkan pertanian
Sunan Ampel dijadikan sesepuh

41. Ambil tampah jadikan tampian
Padi ditumbuk menjadi beras
Sunan Bonang mengajarkan kesenian
Sunan Drajat membina kerja keras

42. Belukar penuh rumput dan ranting
Kalau tak ditebas menjadi semak
Sunan Kudus berperan penting
Sebagai penasehat Sultan Demak

43. Pergelaran wayang mari menonton
Kisah pandawa mengatur siasat
Sunan Giri medirikan Giri Kedaton
Dakwah Islam disana berpusat

44. Nyaring kokok ayam bekisar
Menyongsong terbit sang surya
Sunan Kalijaga berperan besar
Meningkatkan seni serta budaya

45. Riuh kicauan burung bersukaria
Dipagi hari nyaman didengarkan
Sunan Muria tinggal di Gunung Muria
Dengan kehalusan dakwah disampaikan

46. Batu bertulis riwayat tersurat
Situs ditemukan ditengah sawah
Sunan Gunungjati di Jawa Barat
Menjadikan Cirebon pusat dakwah

47. Kapal berlayar ditengah samudera
Diselingi suara ombak gemuruh
Segala peristiwa terjadi di Nusantara
Terhadap Belitung tentu berpengaruh

48. Polisi berderet pejabat dikawal
Keselamatan pejabat dijaga bersama
Pada abad enambelas mula berawal
Belitung dikunjungi seorang ulama

49. Janganlah tuan hidup terpencil
Hubungan putus tuan menyesal
Berlayar dengan rombongan kecil
Dari tanah Jawa mereka berasal

50. Berperahu bersama ke Pulau Lima
Banyak nelayan menyelam gamat
Maksud ulama menyiarkan agama
Pesan Illahi penyelamat ummat

51. Kepiting batu sembunyi dikarang
Hendak ditangkap selalu gagal
Berlabuh perahu di Sungai Berang
Dikampung Pelulusan mereka tinggal

52. Dari Jepang berasal bunga seruni
Ditanam ditaman didepan rumah
Kampung Pelulusan ramai penghuni
Hidupnya rukun dan ramah tamah

53. Dikala mendengar alunan musik
Perasaan berayun mata mengantuk
Sang ulama bernama Mayang Gresik
Oleh masyarakat dipanggil Datuk

54. Rumah dibangun untuk kediaman
Dinding dibuat dari papan meranti
Datuk Mayang Gresik santun budiman
Menyampaikan syi’ar sepenuh hati

55. Bantal tuan putri sarung bersulam
Ranjang berkelambu hiasan indah
Beramai penduduk mengimani Islam
Kepercayaan lama ditinggalkan sudah

56. Jikalau menembak tariklah pelatuk
Laras senapang kesasaran arahkan
Rakyat sangat hormat kepada Datuk
Pimpinan kerajaan Datuk dipercayakan

57. Berdandan puan indah busana
Mendampingi tuan hadiri upacara
Datuk memimpin sangat bijaksana
Hingga rakyat hidup aman sejahtera

58. Belitung satu kabupaten dimasa lalu
Dimasa reformasi menjadi dua dibagi
Pantun sementara dicukupkan dulu
Waktu mendatang dilanjutkan lagi


Medan, 01 Nopember 2010

No comments:

Post a Comment